Connect with us

Kota Tangerang

Imigrasi Bandara Soetta Tolak 278 Orang Asing Masuk ke Indonesia

Published

on

Imigrasi Bandara Soetta Tangerang gelar konferensi pers, Kamis (24/5). (CANDRA/METAONLINE)

TANGERANG, MO – Kantor Imigrasi Kelas 1 Khusus Soekarno-Hatta sebagai penopang Bandara Internasional terbesar di lndonesia, menghadapi berbagai ancaman dari aspek keamanan dan penegakan hukum akibat tingginya lalu lintas Orang Asing (OA) yang masuk dan keluar wilayah indonesia.

Petugas imigrasi Soekarno Hatta telah membuktikan kesigapan dalam menjaga keamanan negara yang dibuktikan dengan tingkat pro-justitia tertinggi yakni 19 kasus di Indonesia pada tahun 2017 dan hingga saat ini telah ada 5 kasus pro-justitia yang sedang diproses.

Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Khusus Soekarno Hatta, Enang Supriyadi Syamsi mengatakan bahwa pihak telah menolak 278 orang asing yang berasal dari negara berkembang. Bahkan WN Asing yang berasal dari negara maju seperti Amerika, Rusia, Australia, Jepang, Korea yang hendak masuk ke wilayah RI, sebanyak 114 kasus.

“Kasus pencegahan keberangkatan dimana 63 di antaranya adalah TKI Non Prosedural. Pada periode Januari Mei 2018, Petugas lmigrasi menolak masuk OA sejumlah 278 orang yang di antaranya berasal dari Afghanistan, Afrika Selatan, RRC, India, dan beberapa negara berkembang lainnya yang masuk dalam kategori calling visa (negara yang perlu diwaspadai),” ujar dia dalam keterangan pres rilis kepada Metaonline.id.

Beberapa OA yang ditolak tersebut dikarenakan mereka tidak memiliki tujuan yang jelas, masuk dalam daftar cekal, dan lain-lain. Petugas Imigrasi juga berhasil melakukan pencegahan keberangkatan di TPI Soekamo Hatta sejumlah 114 kasus, diantara modusnya adalah penggunaan paspor palsu dan penyalahgunaan izin tinggal.

“Dalam rangka menegakan prinsip selective policy dimana hanya OA bermanfaat yang diizinkan masuk ke wilayah RI, saat ini Kantor Imigrasi Kelas 1 Khusus Soekarno Hatta telah menahan 10 orang di ruang detensi imigrasi, diantaranya adalah warga negara Bangladesh, Afahistan, Nigeria, Ghana, Pantai Gading, dan Uganda,” kata dia, Kamis (24/5).

Mayoritas penahanan dikarenakan kasus pemalsuan dokumen imigrasi (paspor & visa) serta overstay. Dari sepuluh 10 kasus penangkapan tersebut, lima di antaranya sedang menjalani proses penyidikan atau pro justitia.

“Hal ini bertujuan agar dapat menimbulkan efek jera bagi OA yang ingin melanggar hukum keimigrasian di Indonesia. Sisanya, sedang menunggu proses hukum seIanjutnya dan ada yang tengah menerima sanksi Tindak Adminstratif Keimigrasian (TAK) berupa deportasi ke negara asal serta penangkalan (penolakan masuk wilayah Indonesia),” ungkap dia.

Ia melanjutkan, pada kasus pro-justitia yang melibatkan WN Bangladesh dengan insial MHF (40) mengaku sebagai pemuka agama bermaksud menjadikan Indonesia sebagai transit country ketika akan berangkat Yunani. MHF masuk ke Indonesia menggunakan paspor asli atas nama TM, namun ketika hendak berangkat ke Yunani, MHF menggunakan paspor palsu / impostor dan juga memalsukan visa yunani dan cap keimigrasian.

“Melalui kecakapan profiling dan pengetahuan tentang security feature pada paspor, petugas dapat mendeteksi haI tersebut. Saat ini kasusnya sedang dalam penyidikan dan dalam waktu dekat akan maju ke persidangan,” tukas dia.

CANDRA IRAWAN

Kota Tangerang

Korban Selamat, KRL Vs Mobil Avanza di Tangerang Dirawat Intensif

Published

on

Polisi meminta keterangan korban selamat kecelakaan tabrak kereta, Minggu (17/6). (CANDRA/METAONLINE)

TANGERANG, MO – Kepala Humas RSUD Kabupaten Tangerang Yudi mengatakan, tiga korban selamat tabrakan kereta rel listrik (KRL) dan mobil Avanza bernopol B1025CKR masih dalam penanganan intensif pihaknya. Ketiga korban selamat itu yakni Dawan (72), Dumiyati (38) serta Naura balita berumur empat tahun.

“Yang meninggal tadi Ibu Maryanah (59) pukul 17.51 WIB, itu meninggalnya karena korban mengalami cedera kepala berat. Korban lainnya masih dalam perawatan intensif dan yang balita saya masih belum dapat informasi lagi,” ujar dia, saat dihubungi¬†Metaonline.id, Minggu (17/6).

Diketahui kecelakaan tersebut terjadi pada pukul 14.45 WIB disebuah perlintasan liar di Stasiun Batuceper. Kecelakaan tersebut mobil yang ditumpangi satu keluarga ini mengakibatkan tiga orang tewas dan tiga orang lainnya selamat.

Kanit Laka Lantas Polres Metro Tangerang Kota AKP Isa Anshori menjelaskan, kronologis kejadian itu saat kereta KRL jurusan Jakarya-Tangerang yang datang dari arah Jakarta menuju Tangerang. Menghantam kendaraan Avanza yang menerobos pintu perlintasan yang terbuat dari bambu.

“Pintu perlintasan itu oleh penjaga perlintasan sudah diturunkan sebagai tanda KRL akan melintas, sehingga terjadi kecelakaan,” jelas dia.

CANDRA IRAWAN

Continue Reading

Kota Tangerang

KRL Tabrak Mobil di Tangerang, Tiga Orang Tewas

Published

on

Pulang halal bila halal, sekeluarga tertabrak kereta, Minggu (17/6) siang. (CANDRA/ISTIMEWA)

TANGERANG, MO – Kecelakaan kembali terjadi antara kereta rel listrik (KRL) dan mobil Avanza bernopol B1025CKR, di perlintasan tanpa palang pintu Stasiun Batuceper, Kota Tangerang. Tiga orang penumpang mobil tewas ditempat sementara tiga penumpang lainnya termasuk balita luka-luka.

Kanit Laka Lantas Polres Metro Tangerang Kota AKP Isa Anshori mengatakan bahwa kecelakaan tersebut terjadi saat kereta KRL jurusan Jakarta-Tangerang yang datang dari arah Jakarta menuju Tangerang melintas di daerah Al-Fitroh, Batuceper. Kemudian dari arah lain datang kendaraan Avanza yang menerobos pintu perlintasan yang terbuat dari bambu.

“Sementara oleh penjaga perlintasan bambu tersebut sudah diturunkan sebagai tanda KRL akan melintas. Sehingga terjadi kecelakaan karena Avanza menerobos,” ujar dia, Minggu (17/6).

Ketiga penumpang yang meninggal dunia yakni Nanang Yulian (39), Robiatun Munawaroh (34) dan Maryanah (59). Sementara itu korban selamat yaitu Dawan (72), Dumiyati (38) serta Naura (4).

Diketahui seluruh korban merupakan satu keluarga yang beralamat di Gang Sawo, Poris Plawad, Kecamatan Cipondoh. Kini ketiga korban selamat sedang dalam penanganan intensif RSUD Kabupaten Tangerang.

CANDRA IRAWAN

Continue Reading

Kota Tangerang

Disbudpar Kota Tangerang Optimis Pariwisata Meningkat Selama Libur Lebaran

Published

on

Pengunjung Taman Potret saat libur lebaran. (CANDRA/METAONLINE)

TANGERANG,MO – Dinas Budaya dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Tangerang mencatat sepanjang awal tahun 2018, dari Januari hingga April kemarin jumlah wisatawan mencapai 400 ribu. Terlebih di libur Lebaran tahun ini jumlah wisatawan diprediksi meningkat empat kali lipat dari hari biasanya.

“Saya optimis di libur lebaran tahun ini wisatawan ke Kota Tangerang meningkat, kalau untuk ke taman-taman jumlah pengunjung bisa meningkat empat kali lipat. Karena hari biasanya pengunjung itu hanya 150 orang, lebaran itu bisa 600 orang di satu taman,” ujar Rizal Ridolloh, Kepala Bidang Pariwisata pada Disbudpar Kota Tangerang, Senin (18/6).

Diketahui dalam kurun waktu lima tahun terakhir Pemerintah Kota Tangerang telah membangun puluhan taman tematik dan taman lingkungan, guna meningkatkan pariwisata di Kota ini. Selain taman Pemkot juga menyediakan pariwisata unggulan lainnya seperti wisata air, wisata religi dan wisata sejarah.

Target libur lebaran tahun ini, lanjut dia lebih dari tahun libur lebaran tahun kemarin yang mencapai jutaan wisatawan. Bahkan pihaknya terus berkoordinasi dan bekerjasama dengan Dinas terkait untuk meningkatkan jumlah wisatawan, dengan memakai promosi media sosial (medsos).

“Kami telah mengirimkan surat ke tempat-tempat destinasi wisata agar terus menjaga kebersihan, keamanan dan lainnya. Beberapa penunjang wisata lainnya seperti hotel dan restauran juga telah membuat paket-paket promosi,” tandasnya.

CANDRA IRAWAN

Continue Reading

Trending