Connect with us

Kota Tangerang

HMI-KAHMI Tangerang Minta Aparat Stop Tindakan Represif Terhadap Mahasiswa

Published

on

Foto bareng HMI dan KAHMI Kota Tangerang. (Ist)

TANGERANG,MO – Selasa 12 Juni 2018 bertepatan 27 Ramadhan 1439 H, Himpunan mahasiswa Islam Cabang Tangerang mengadakan Simposium HMI-KAHMI Kota Tangerang dan Buka Puasa Bersama yang dilaksanakan di Hotel Allium Kota Tangerang.

Acara yang diawali dengan diskusi publik dihadiri oleh Dandim 0506 Tangerang Letkol. Inf. M. Imam Gogor AA dan Kasat Intelkam Polres Metro Tangerang AKBP. Suparmin. Tema diskusi “Stop Tindakan Represif Terhadap Mahasiswa”.

Dandim dalam presentasinya menyampaikan pentingnya sinergitas antara mahasiswa dengan TNI. Ia mengapresiasi komunikasi baik yang dibangun oleh HMI cabang Tangerang dengan kodim 0506.

“Dalam keadaan tertentu, TNI dalam perbantuan terhadap Polri adalah dalam menghadapi unjuk rasa dan mogok kerja serta juga menghadapi kerusuhan massa. Disini perbantuan TNI mengamankan objek vital nasional. Saya rasa penanganan terhadap demonstrasi harus sesuai dengan protap yang ada,” ungkap Dandim.

Kasat intelkam Polres Metro Tangerang AKBP Suparmin menyampaikan permohonan maaf atas kelalaian pihak kepolisian dalam pengamanan unjuk rasa MPO di depan Istana memperingati 20 tahun reformasi bulan mei yang lalu.

“Ini berawal karena kurangnya komunikasi antara demonstran dengan polri yang mengamankan,” kilahnya.

Beliau menyatakan bahwa Polri terus berbenah untuk lebih baik dalam penanganan aksi massa yang dilakukan oleh mahasiswa. Insyaallah di Tangerang, polres siap persuasif dalam mengamankan demonstrasi.

Acara yang dimulai pukul 16.00 WIB, dilanjutkan buka puasa bersama, sholat Maghrib dan makan bersama antara HMI dan KAHMI. Setelah makan dilanjutkan acara simposium HMI-KAHMI Tangerang.

Ir. Turidi Susanto selaku Presidium MD KAHMI Kota Tangerang yang juga penggagas terlaksananya acara ini merasa senang dengan antusiasnya Kader HMI dan KAHMI yang hadir.

“Saya prihatin atas kondisi kebebasan berpendapat di negara ini akhir-akhir ini. Penindakan represif terhadap mahasiswa mengingatkan kejadian sebelum reformasi, yang mana pembungkaman dan represif terhadap mahasiswa sering terjadi,” tegasnya.

Turidi berharap ke depannya kepolisian lebih profesional dalam menangani demontrasi mahasiswa. Jangan maen kekerasan, lakukanlah dengan cara yang elok, persuasif dan edukatif.

Sementara, Abdul Kadir ketua umum HMI Cabang Tangerang menyampaikan tujuan dari Simposium HMI-KAHMI Tangerang ini adalah untuk menjalin silaturahmi antara kader HMI dengan senior HMI di kota Tangerang.

Agenda seperti ini jarang kali diadakan, berharap moment ini bisa dijadikan Pioneer ke depannya agar HMI dan KAHMI sering mengadakan kegiatan bersama, sehingga semangat kebersamaan dalam menuju tujuan himpunan dapat tercapai.

“Kedua kita sengaja mengundang Dandim dan Kapolres, tujuannya adalah untuk kembali menguatkan komitmen yang pernah dibangun antara HMI Cabang Tangerang dan TNI-POLRI dan menjaga keamanan dan ketertiban di Kota Tangerang,” ujarnya seraya berharap di Kota Tangerang tidak terjadi tindakan Represif oleh kepolisian terhadap aksi mahasiswa dalam menyampaikan aspirasinya sebagai Agent off control.

CANDRA IRAWAN

Hukum Kriminal

Published

on

Tangerang metaonline.id– Satuan reserse narkoba (satresnarkoba) Polres Metro Tangerang Kota berhasil mengungkap peredaran gelap narkotika jenis ekstasi sebanyak 5.000 butir di wilayah Neglasari Kota Tangerang. Pada Jumat (08/02/2019) lalu.

Ribuan butir pil berwarna coklat muda dengan terbungkus 3 plastik klip tersebut berhasil ditemukan setelah tersangka digeledah oleh anggota pimpinan Kanit 1 Satnarkoba AKP. Riyanto dilokasi penangkapan.

Hal tersebut dijelaskan oleh Kapolres Metro Tangerang Kota Kombes Abdul Karim Tangerang didampingi Kasat Narkoba AKBP R. Bagoes Wibisono saat konfersensi pers di Lobby Mapolres, Senin (11/2) siang.

“Awalnya dapat informasi dari masyarakat ada seseorang yang dicurigai di wilayah tersebut. Setelah memberikan identitas pelaku, kemudian tim melakukan pemantauan selama 1 minggu di daerah Neglasari. Kemudian melakukan pembuntutan dari lokasi penemuan barang bukti hingga akhirnya ditangkap di depan Kecamatan Benda,” ujar Kombes Abdul Karim.

Dari identitas yang ditemukan tersangka berinisial FTH, dan mengaku mendapatkan barang tersebut dari seseorang inisial AS yang kini tengah diburu oleh jajarannya dan masuk dalam DPO (daftar pencarian orang).

Tersangka FTH mengaku melakukan hal tersebut lantaran tidak memiliki pekerjaan tetap. Karena mendapatkan telpon dan perintah dari dalam Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Tangerang kemudian melakukan transaksi hingga akhirnya tertangkap oleh pihak kepolisian.

“Nantinya akan terus dilakukan pengembangan atas pengungkapan ini. Untuk pelaku yang berhasil diamankan akan dijerat dengan Pasal 114 ayat (2) dan Pasal 112 ayat (2) UU RI No. 35 tahun 2009 tentang Narkotika, dengan ancaman maksimal 20 tahun penjara dan atau dapat diancam seumur hidup atau pidana mati,” tukas Kapolres. iwan/nose

Continue Reading

Kota Tangerang

KNPI Apresiasi Warung Makan Gratis Dhuafa Pemuda Muhammadiyah Tangerang

Published

on

Ketua DPD KNPI Kota Tangerang Uis Adi Dermawan ikut melayani kaum dhuafa mendapatkan makan gratis di Masjid Al Azhom. (ist)

TANGERANG,MO – Ketua Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kota Tangerang, Uis Adi Dermawan mengapresiasi warung makan gratis untuk dhuafa yang didirikan oleh PC Pemuda Muhammadiyah Tangerang.

Warung makan gratis untuk dhuafa tersebut tersebut berdiri di Masjid Al Azhom setiap Jumat. Sedikitnya sekitar 250 paket nasi dibagikan gratis untuk dhuafa, sementara bagi yang mampu disediakan kotak infaq seikhlasnya.

“Jujur hati saya sangat terketuk melihat kawan-kawan Pemuda Muhammadiyah melakukan gerakan sosial menunjukan kepedulian dengan memberikan makan gratis kepada kaum dhuafa,” ucap Bung Uis, sapaan akrabnya.

Alumni GMNI ini membayangkan andaikan OKP yang berhimpun di KNPI Kota Tangerang mengadakan kegiatan serupa, maka menjadi suatu kebanggaan yang tak ternilai. Ia pun mendorong agar OKP yang berhimpun bisa bergerak yang positif untuk masyarakat.

“Kami pun di KNPI punya cita-cita yang sama, insyaallah kami juga akan berkontribusi bekerjasama dengan Pemuda Muhammadiyah Tangerang,” terangnya.

Sementara, Ketua PC Pemuda Muhammadiyah Tangerang Milana Abdilah mengungkapkan, kegiatan sosial warung makan gratis untuk dhuafa ini sudah berjalan hampir satu tahun. Awalnya diadakan Warung Dhuafa dari pimpinan pusat Pemuda Muhammadiyah. Kemudian didopsi dan diterapkan di Kota Tangerang.

Dijelaskannya lagi, bahwa tujuan kegiatan itu ialah menyampaikan pesan dakwah yang tidak selalu dapat disampaikan di dalam masjid. “Kita berfikir, bagaimana caranya kita bisa menyampaikan dakwah melalui kegiatan sosial seperti ini. Ya, meskipun hanya memberi makanan siang di hari Jumat. Tapi Insyaallah berkah,” ujarnya.

Ia mengatakan, bahwa pada setiap Jumat mereka menyiapkan 250 porsi makan siang untuk dhuafa, namun tidak menutup kemungkinan bagi yang mampu untuk ikut makan dengan syarat memberi infaq seikhlasnya untuk kegiatan Jumat yang akan datang.

Adapun untuk pembiayaan kegiatan itu, Milana menyebut bila mereka memiliki donatur internal Muhammadiyah. Mereka juga telah mengajukan kerjasama dengan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas), dan apabila direspon dengan baik mereka akan membuka cabang baru.

“Saya berharap, semangat berbagi ini dapat ditularkan baik-baik oleh pemuda Muhammadiyah cabang lain atau diluar pihak Muhammadiyah,” tutupnya. (nose)

Continue Reading

Kota Tangerang

KNPI Kota Tangerang Diminta Atasi Masalah Kepemudaan

Published

on

Wakil Walikota Tangerang Sachrudin foto bareng pengurus DPD KNPI Kota Tangerang, Jumat (8/2/2019). (nose)

TANGERANG,MO – Wakil Walikota Tangerang, Sachrudin didampingi Kadispora Dedi Suhada dan Kabid Pemuda Amed Suhaely menerima audiensi pengurus DPD KNPI Kota Tangerang, Jumat (8/2/2019).

Dalam pertemuan tersebut Wakil Walikota menyampaikan pesan bahwa KNPI harus berperan aktif dalam setiap pembangunan di Kota Tangerang. KNPI menjalankan tugas fungsinya sebagai wadah berhimpunnya Organisasi Kepemudaan (OKP).

“KNPI juga diharapkan bisa memberikan pembinaan kepada OKP dan berkarya nyata untuk kesejahteraan masyarakat,” tegas Sachrudin.

Menurut dia, KNPI harus mampu berkontribusi untuk kemajuan pemuda Kota Tangerang dan membantu pemerintah dalam menyelesaikan persoalan-persoalan kepemudaan seperti pengangguran dan kenakalan remaja.

“Jika ingin diakui oleh masyarakat KNPI harus memberikan manfaat untuk masyarakat itu sendiri, caranya buat komitmen bersama untuk membesarkan organisasi, jangan numpang besar di organisasi,” terangnya.

Dalam kesempatan tersebut, Ketua KNPI Kota Tangerang, Uis Adi Dermawan menyampaikan beberapa program. Diantaranya menyelenggarakan event nasional Tangerang Saturday Night City Slalom dalam rangka HUT Kota Tangerang ke 26 tahun.

“Kegiatannya insyaallah tanggal 9-10 Maret 2019 yang akan dihadiri oleh promotor nasional Gunawan Tjahyadi dari Genta. Diharapkan kegiatan ini bisa menjadikan Kota Tangerang sebagai Kota yang layak dikunjungi,” ucap Bung Uis, sapaan akrabnya

Kemudian, saat ini KNPI juga sedang tahap pembenahan organisasi secara internal yakni penyelenggaraan Muscam se Kota Tangerang dan melakukan pembinaan kepada OKP yang berhimpun.

“Terkait persoalan Kepemudaan, KNPI tengah berupaya mengurangi angka pengangguran dengan cara meningkatkan wirausaha kreatif pemuda dan memanfaatkan teknologi untuk hal yang positif karena bekerja tidak selalu identik dengan kantor tapi bisa berkarya yang menghasilkan uang,” paparnya.

Masalah kenakalan remaja seperti tawuran dan narkoba, Uis menambahkan, bahwa pihaknya sudah berkomunikasi dengan OSIS se Kota Tangerang dengan menggelar kegiatan positif serta sosialisasi melalui program KNPI Goes To School. Termasuk Masalah narkoba di kalangan pemuda dengan meningkatkan kinerja Tim Pantas Juara (Pemberantas Judi Aids dan Narkoba).

“Kami juga tegaskan komitmen bahwa KNPI siap mendukung program Pemerintah dan berpartisipasi aktif dalam setiap pembangunan. Akan tetapi KNPI juga turut memberikan masukan saran pemikiran atas isu masalah yang berkembang di masyarakat agar menjadi solusi,” tukasnya. (nose)

Continue Reading

Trending