Connect with us

Kab Tangerang

HIPMI Diminta Bantu Kembangkan UMKM di Banten

Published

on

Wagub Andika Hazrumy meminta HIPMI kembangkan UMKM, Selasa (6/3). (SOLEH/METAONLINE)

TANGERANG,MO – Wakil Gubernur Banten Andika Hazrumy melakukan pukulan bola pertama membuka HIPMI Open Golf Tournament 2018 di Lapangan golf Imperial Golf Club, Lippo Karawaci, Tangerang, Selasa (6/3).

Pada kesempatan tersebut Andika mengaku Pemprov Banten sangat mendukung dunia usaha dan investasi di Banten dengan akan melakukan hal-hal yang dapat mempermudah para pengusaha untuk melakukan bisnis di Banten.

Namun demikian, Andika meminta kepada organisasi pengusaha muda Indonesia tersebut untuk membantu mengembangkan sektor UMKM di Banten.

“Kehadiran saya mewakili Gubernur sebagai salah satu bentuk dukungan Pemprov Banten kepada dunia usaha,” kata Andika kepada pers di sela-sela acara.

Terkait permintaannya agar HIPMI membantu mengembangkan UMKM di Banten, Andika mengatakan, hal itu sejalan dengan landasan pembentukan HIPMI pada 10 Juni 1972, yaitu HIPMI berperan dalam menumbuhkan semangat wirausaha di kalangan pemuda.

Menurutnya, untuk memenangkan kompetisi di era Masyarakat Ekonomi Asean (MEA) Indonesia membutuhan 5,8 juta pengusaha baru. Saat ini jumlah pengusaha Indonesia, baru mencapai 1,56% dari total penduduk Indonesia.

Angka tersebut masih jauh dibawah standar World Bank yang mensyaratkan jumlah pengusaha harusnya mencapai 4% dari total penduduk. “Karena itu, HIPMI diharapkan menjadi mitra strategis Pemerintah Provinsi Banten untuk mendorong dan berperan serta dalam mengembangkan jiwa kewirausahaan di kalangan generasi muda,” ujarnya.

Andika melanjutkan, pelatihan kepada para pemuda Banten agar mampu melahirkan perusahaan-perusahaan start-up adalah salah satu bantuan yang bisa diberikan HIPMI terkait permintaannya itu. Melalui kerjasama HIPMI dan OPD terkait diharapkan pembinaan dan pengembangan wirausaha baru yang berkorelasi terhadap penurunan angka tingkat pengangguran di Provinsi Banten dapat terwujud.

Dikatakan Andika, data Badan Pusat Statistik menunjukkan bahwa pada tahun 2016, UMKM menyerap hampir 97 persen dari total tenaga kerja nasional. Di lihat dari perspektif penyerapan tenaga kerja, UMKM diproyeksikan mampu menurunkan angka tingkat pengangguran terbuka di Provinsi Banten.

“Karenanya, Pemerintah Provinsi Banten berharap kemitraan strategis antara HIPMI dengan pemerintah kabupaten/ kota se-Provinsi Banten dapat terjalin dalam rangka meningkatkan semangat berwirausaha pada generasi muda serta peningkatan daya saing dan produktivitas UMKM di Provinsi Banten,” paparnya.

A. SOLEH

Continue Reading
Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Banten Raya

Lantik Zaki, WH Minta Kabupaten-Provinsi Akur

Published

on

Bupati Tangerang terpilih Ahmad Zaki Iskandar dan wakilnya, Mad Romli dilantik Gubernur Banten, Wahidin Halim di Pendopo Gubernur, KP3B, Curug, Kota Serang, Jumat (21/9/2018).

SERANG, MO – Bupati Tangerang terpilih Ahmad Zaki Iskandar dan wakilnya, Mad Romli resmi menjabat kepala daerah usai dilantik Gubernur Banten, Wahidin Halim, Jumat (21/9/2018).

WH, sapaan akrab Wahidin Halim meminta pembangunan yang telah berjalan dilanjutkan pasangan kepala daerah asal partai Golkar tersebut. WH menekankan pentingnya kerjasama Bupati dan wakilnya dalam pembangunan.

“Terutama kepada Wakil Bupati Tangerang, saya amanatkan bantu Pak Zaki dalam  membangun Kabupaten Tangerang karena masih banyak program pembangunan yang harus dilaksanakan. Kerja sama dengan baik, karena Bupati dan Wakil Bupati satu kotak,” terangnya.

Dia juga berpesan agar dijalin hubungan yang baik dengan Pemerintah Provinsi.

“Karena kita punya tujuan yang sama yaitu untuk mensejahterakan masyakat. Tidak harus ada Gubernur dengan Bupati/Walikota bermusuhan satu sama lain karena sesuai UU Nomor 23 Tahun 2014 bahwa Gubernur bertindak sebagai pembina, pengawas, serta perwakilan pemerintah pusat di daerah,” katanya dalam sambutan di Pendopo Gubernur Banten, KP3B, Curug Kota Serang.

Acara pelantikan ini diisi dengan pengucapan sumpah jabatan, penandatanganan Berita Acara Pengucapan Sumpah Jabatan, pemasangan tanda pangkat jabatan dan penyematan tanda jabatan.

Petikan Keputusan Menteri Dalam Negeri turut dibacakan dalam kesempatan itu. Gubernur Banten serta Bupati dan Wakil Bupati Tangerang juga menandatangani Pakta Integritas.

Zaki-Mad Romli dilakukan hari sesuai Surat Keputusan Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia Nomor 131.36-5896 Tahun 2018 tentang Pemberhentian Penjabat Bupati Tangerang Provinsi Banten.

Pasangan kepala daerah ini ditetapkan sebagai pemenang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Tangerang 2018 Juli lalu. Zaki-Mad Romli mengungguli kotak kosong dengan 941.804 suara atau 83,72 persen suara. Sementara untuk kolom kosong mendulang 83.095 suara atau 16 persen suara. (FI)

Continue Reading

Kab Tangerang

Rawat Keberagaman, Ananta Usung Dakwah Parlemen

Published

on

Anggota DPRD Provinsi Banten, Ananta Wahana saat menghadiri peringatan malam 10 Muharam 1440 Hijiria di Yayasan Pendidikan Islam Pondok pesantren Al-Khoirot, Kampung Gebang, Desa Suka Damai, Cikupa, Tangerang, Kamis (20/9/2018).

TANGERANG, MO – Tugas menyebarkan kebaikan dan mennjauhkan keburukan merupakan tugas ulama dan umara (pemerintah). Tugas dakwah itu karenanya bukan tak mungkin dilakukan anggota parlemen (legislatif).

Hal itu diungkapkan Anggota DPRD Provinsi Banten, Ananta Wahana saat peringatan malam 10 Muharam 1440 Hijiria di Yayasan Pendidikan Islam Pondok pesantren Al-Khoirot, Kampung Gebang, Desa Suka Damai, Cikupa, Tangerang, Kamis (20/9/2018).

Ananta menjelaskan, dakwah parlemen bertujuan menghasilkan keputusan negara yang mensejahterakan rakyat. Keberagaman Indonesia, sambungnya, perlu diutamakan dalam membuat keputusan tersebut.

“Karena Ke-Bhinneka-an yang hidup di Republik Indonesia tercinta ini merupakan kekayaan yang tak terhingga yang dikaruniakan oleh Sang Pencipta. Sehingga keragaman (perbedaan) yang ada, jangan dijadikan bahan politik yang meghilangkan persaudaraan tapi mempersatukan seluruh elemen masyarakat sebagai Keluarga Besar Bangsa Indonesia,” jelasnya.

Acara yang digelar malam hari tersebut dihadiri sejumlah tokoh agama Tangerang. Sejumlah habib turut serta dalam rangkaian kegiatan sunatan dan masal, santunan Anak Yatim hingga prosesi potong rambu pertama beberapa bayi.

Habib Nagib bin Syekh Abu Bakar, dalam ceramahnya menjelaskan, kegiatan Asyura atau peringatan 10 Muharam merupakan kegiatan yang memiliki nilai sangat penting.

“Karena diperingatan ini, selain merayakan tahun baru Islam, kita diminta selalu peduli dengan anak yatim. Karena mereka tentunya merupakan sumber kebajikan yang tidak akan habis,” pungkasnya. (FI)

Continue Reading

Kab Tangerang

Rancangan RPJMD Kabupaten Tangerang Diuji Publik

Published

on

Salah seorang tim pendamping dari Fisipol MAP UGM, Dr. Luthfi Mutaali memaparkan kajian pihaknya di diskusi publik, Pendopo Bupati, Pasar Lama, Selasa (4/9/2018).

TANGERANG, MO – Perhatian Pemerintah Kabupaten Tangerang terhadap konservasi lingkungan dinilai belum optimal. Draft program jangka menengah yang disarikan dari visi misi bupati terpilih belum secara eksplisit mencantumkan konservasi lingkungan. Hal ini terungkap dalam Forum Konsultasi Publik di Pendopo Bupati, Pasar Lama, Kota Tangerang, Selasa (4/9/2018).

Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2019-2023 Kabupaten Tangerang diuji publik oleh akademisi Universitas Gajah Mada (UGM). Sebanyak 15 program unggulan dari janji kampanye bupati terpilih dan wakilnya, Ahmad Zaki Iskandar – Mad Romli dibahas untuk dimasukkan dalam RPJMD.

Salah satu akademisi Magister Administrasi Publik UGM, Luthfi Mutaali menjelaskan, konservasi lingkungan baru tercantum di kegiatan program draft RPJMD tersebut. Secara eksplisit, sambungnya, belum ada program tersebut mencantumkan konservasi lingkungan.

Lutfi melanjutkan, tekanan terhadap lingkungan hidup di Kabupaten Tangerang meningkat seiring pembangunan. Menurutnya, upaya menyeimbangkan ketimpangan dampak lingkungan dan pembangunan perlu dilakukan.

“Semua itu (pembangunan) berdampak pada tekanan lingkungan. Tekanan lingkungan yang besar itu pasti karena faktor penduduk yang makin banyak,” jelasnya.

Sejumlah tekanan itu di antaranya, peningkatan volume sampah, penurunan kualitas maupun jumlah air, serta ancaman bencana. Luthfi menerangkan, Pemerintah Daerah mesti mengarus-utamakan pembangunan berkelanjutan dalam RPJMD-nya agar tidak terjadi ketimpangan pembangunan dengan dampak lingkungan.

“Perlu ada kajian daya tampung dan daya dukung lingkungan hidup untuk menyeimbangkan. Supaya diketahui wilayah mana yang daya dukung lingkungannya sesuai dengan rencana pembangunan.
Tugas kita memberikan saran-saran kalau program itu masih kurang bisa diperkaya lagi,” tukasnya.

Penjabat Bupati Tangerang, Komarudin menerangkan, penyempurnaan RPJMD akan terus dilakukan hingga nanti di-perda-kan.

Komarudin menambahkan, pengentasan sejumlah isu lingkungan juga memerlukan kerjasama lintassektor. Pemerintah, katanya, tidak bsia bekerja sendiri tanpa dukungan pihak swasta serta masyarakat.

“Selain dari sisi lingkungan, saya juga berharap keterpaduan antarsektor juga perlu, swasta dan masyarakat. Jadi pemerintah tidak bisa sendiri menyelesaikan masalah,” pungkasnya. (FI)

Continue Reading

Trending