Connect with us

Kota Tangerang

H-1 Lebaran, Harga Daging di Kota Tangerang Tembus Rp 140 Ribu Per Kg

Published

on

Walau melonjak, daging tetap diminati warga jelang lebaran. (CANDRA/METAONLINE)

TANGERANG, MO – H-1 lebaran, harga daging sapi di Kota Tangerang mulai merangkak naik di kisaran harga Rp 130 ribu hingga Rp 140 ribu per kilogram. Kendati mengalami kenaikan, para pedagang daging di kota ini mengaku lumrah.

Pasalnya menjelang hari-hari besar seperti saat ini harga daging sudah dipastikan naik. Seperti Ichwan salah satu pedagang di pasar Anyar mengatakan bahwa kenaikan harga terjadi sejak H-2 kemarin.

“H-7 itu harga daging sapi masih stabil, saya jual itu berkisar Rp 100 ribu sampai 120 ribu lah. Tetapi dari H-2 kemarin harga mulai naik, naik nya juga perlahan ga langsung Rp 140 ribu,” ujar Ichwan, Kamis (14/6).

Meski pasokan daging tak mengalami kendala, ia tidak menjelaskan lebih lanjut  terkait kenaikan harga tersebut. Sementara itu salah satu pembeli daging, Sulastri (22) warga Cipondoh mengatakan bahwa kenaikan harga ini sedikit memberatkan dirinya. Terlebih selisih kenaikan harga itu mencapai Rp 20 ribu.

“Ini saya beli daging sapi untuk keperluan lebaran nanti mas, saya beli sekilonya Rp 135 ribu. Tetapi ada juga yang dagang 140 ribu sekilonya,” ungkap dia.

“Pokonya hari biasa mah kisaran Rp 85 ribu  hinggap Rp 95 ribu. Tp kalo hari-hari besar kaya gini mah emang harga pada naik,” imbuhnya lagi.

Selain itu, pantauan di lokasi meski mengalami kenaikan masyarakat tetap antusias untuk membeli daging. Harga daging ayam sendiri diketahui tidak terjadi lonjakan harga.

CANDRA IRAWAN

Ekonomi

Garuda Indonesia Berambisi Pertahankan Predikat Top 5 Maskapai Global

Published

on

Maskapai Garuda Indonesia. (net)

TANGERANG, MO – Maskapai penerbangan nasional Garuda Indonesia bertekad mempertahankan capaian sebagai salah satu dari  jajaran 5 besar maskapai global dengan capaian On Time Performance (OTP) terbaik. Predikat itu diberikan bagi maskapai global dengan jumlah flights diatas 15 ribu.

Berdasarkan laporan lembaga pemeringkatan OTP  independen OAG (Official Airline Guide) Flightview, Garuda Indonesia berhasil mencatatkan capaian OTP arrivals sebesar 90.5 persen selama bulan September 2018 dengan jumlah penerbangan mencapai 17.746 flight.

Sebelumnya, pada bulan Mei 2018 Garuda Indonesia juga berhasil masuk jajaran 10 besar arrival OTP penerbangan maskapai global terbaik dengan capaian sebesar 88.0 persen (dengan jumlah flights diatas 15 ribu).

Adapun secara keseluruhan, Garuda Indonesia menjadi satu-satunya maskapai Indonesia yang masuk dalam top 30 maskapai global dengan capaian OTP terbaik di periode September 2018 versi OAG Flight View.

Direktur Operasi Garuda Indonesia, Bambang Adisurya Angkasa mengungkapkan, pencapaian tingkat OTP tersebut tentunya tidak terlepas dari upaya Garuda Indonesia untuk memberikan layanan terbaik bagi pengguna jasanya – khususnya dalam aspek operasional penerbangan.

“Garuda Indonesia terus berupaya mempertahankan capaian OTP yang terus menunjukan pertumbuhan positif. Kami tentunya terus melakukan koordinasi intensif dalam me-maintain capaian ini, khususnya dengan optimalisasi lini layanan operasional agar selalu mengedepankan komitmen “Operation Excellence” dalam menyediakan standar layanan penerbangan maskapai global,” katanya.

Sementara itu, pada tanggal 26 September lalu, Garuda Indonesia secara resmi telah menyelesaikan rangkaian operasional penerbangan haji tahun 2018/1439H dengan tingkat OTP sebesar 94.75 persen. Pada musim Haji tahun 2018/1439 H Garuda Indonesia mengangkut 107 ribu jemaah yang terbagi dalam 277 kloter. Gelombang pemulangan Jemaah haji Indonesia dimulai pada 27 Agustus 2018 lalu, sementara gelombang pemberangkatan dari 9 embarkasi Indonesia dimulai sejak 17 Juli 2018 lalu. (fi)

Continue Reading

Kota Tangerang

Sachrudin Minta Pegawai Bekerja Sesuai Aturan

Published

on

Wakil Wali Kota Tangerang, Sachrudin dalam arahannya saat membuka kegiatan fasilitasi Pembinaan Administrasi Bagi Pegawai di lingkungan Kecamatan Karang Tengah di aula kantor kecamatan Karang Tengah, Tangerang, Kamis (18/10/2018).

TANGERANG, MO – Salah satu sikap profesional pegawai pemerintahan adalah taat aturan. Banyak dampak negatif yang akan muncul jika pegawai pemerintah bekerja menyimpang dari aturan yang sudah ditetapkan.

Hal tersebut disampaikan Wakil Wali Kota Tangerang, Sachrudin dalam arahannya saat membuka kegiatan fasilitasi Pembinaan Administrasi Bagi Pegawai di lingkungan Kecamatan Karang Tengah di aula kantor kecamatan Karang Tengah, Tangerang, Kamis (18/10/2018).

Sachrudin berpesan agar pegawai pemerintah kota Tangerang dapat melaksanakan tugasnya sebagai abdi negara sesuai dengan koridor dan aturan yang berlaku.

Gak usah niat macem-macem apalagi sampe kegiur kesenangan sesaat,” ujar mantan Camat Pinang tersebut.

Selain itu, Sachrudin mengajak para pegawai agar selalu bekerja dengan baik sesuai tugas serta tidak keluar dari koridor aturan yang berlaku.

Sachrudin juga mengajak para pegawai agar terus memperbarui pengetahuannya tentang aturan yang berlaku baik peraturan yang dikeluarkan dari pusat atau daerah.

“Tidak sedikit pegawai yang kena masalah karena ketidaktahuan tentang aturan,” pesannya.

Sachrudin menegaskan agar pegawai terus menanamkan pemikiran dalam dirinya bahwa pegawai pemkot Tangerang adalah pelayan masyarakat.

“Pandai-pandailah menerjemahkan kebijakan dan program-program yang menjadi agenda Pemerintah agar terus disiarkan pada masyarakat,”

“Jadilah pelayan yang baik bagi masyarakat kita. Ingat kita selalu diawasi oleh banyak pihak,” tutup Wakil. (fi)

 

Continue Reading

Kota Tangerang

Warga Serbu Pameran Koperasi dan UMKM Kota Tangerang Ke-71

Published

on

Wali Kota Tangerang, Arief R Wismansyah beserta wakilnya, Sachrudin meninjau salah satu stan di Pameran Harkopnas ke-71 di Lapangan Green Lake City, Cipondoh, Kamis (18/10/2018).

TANGERANG, MO – Sebanyak 130 stand dengan berbagai produk UMKM unggulan Kota Tangerang dijajakan dalam pagelaran Pameran Koperasi dan UMKM Ke-71 di Lapangan Green Lake City, Kamis (18/10/2018). Kegiatan itu digelar Pemerintah Kota Tangerang melalui Dinas Koperasi dan UMKM.

Lokasi acara nampak sesak dipadati warga yang ingin melihat dan membeli produk-produk bahkan sebelum pameran resmi dibuka. Wali Kota Tangerang, Arief R. Wismansyah yang datang didampingi wakilnya ,Sachrudin dan beberapa kepala OPD, unsur Forkopimda serta camat dan lurah hadir dalam pembukaan pameran ini.

Dalam sambutannya Wali Kota menyampaikan koperasi dan UMKM menjadi salah satu roda penggerak yang mampu meningkatkan perekonomian masyarakat.

“Mudah-mudahan menjadi wadah untuk UMKM dan koperasi mengembangkan produk-produk yang bisa dibanggakan buat Kota Tangerang dan Indonesia,” katanya.

“Hasil dari produk ini bisa menjadi buah tangan dan meningkatkan perekonomian masyarakat,” ujar Wali Kota.

Dalam acara pembukaan ini diluncurkan aplikasi Koperasi dan UMKM yang terintegrasi dalam aplikasi Tangerang LIVE. Selain itu juga terjalin kerjasama atau penandatangan MoU antara Walikota Tangerang dengan Rektor Swiss German University (SGU) dan MoU antara Kepala Dinas Koperasi & UMKM dengan Dekan Swiss German University (SGU).

“Kerjasama dengan UMKM melakukan focus group discussion serta pendampingan dengan para koperasi dan masyarakat sehingga bisa membantu menyelesaikan masalah-masalah di masyarakat,” jelas Arief.

Selain itu dilakukan juga penandatangan MoU Kadin PB Kota Tangerang dengan PT. Visionet Internasional (OVO) dan PT. Visionet Data Internasional yang bertujuan agar pembayaran di stand-stand produk serta pemasaran dan pembayarannya melalui OVO.

“Memasarkan UMKM, kerjasama OVO jadi nanti dengan aplikasi pembayarannya,” tambah Arief.

Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Kota Tangerang, Sayuti mengatakan kegiatan pameran ini digelar ditempat berbeda dari tahun sebelumnya untuk meningkatkan pendapatan dari stand-stand yang ada.

“Lokasinya kan rame nih mudah-mudahan produknya terjual banyak,” ucapnya.

Sayuti juga menerangkan pihaknya akan terus meningkatkan jumlah koperasi dan UMKM yang dibentuk ditingkat kelurahan dari tahun sebelumnya.

“Sudah ada 53 koperasi, mudah-mudahan tahun depan semuanya sudah punya jadi totalnya 104 koperasi,” harapnya.

Sebagai informasi, acara pameran yang dibuka dengan pemukulan kentongan ini akan diselenggarakan hingga lima hari kedepan, yaitu tanggal 18 hingga 22 Oktober 2018. Dan diisi dengan berbagai sajian menarik, seperti pentas seni, pelayanan masyarakat, serta kuliner. (fi)

Continue Reading

Trending