Connect with us

Kota Tangerang

Gubernur Jumatan Bersama Warga Terdampak Banjir di Masjid Pinang Griya

Published

on

TANGERANG, MO – Gubernur Banten Wahidin Halim (WH) melaksanakan Shalat Jumat (3/01/2020) di Masjid Uswatun Hasanah Komplek Pinang Griya bersama warga terdampak banjir. Sehari sebelumnya (2/01), komplek perumahan ini terendam banjir.

Sebelum menuju masjid, Gubernur Banten berkesempatan untuk keliling untuk melihat dari dekat serta menyapa warga. Sekaligus, mendengarkan keluhan langsung paska terjadinya banjir.

Beberapa warga mengucapkan terima kasih karena merasa sangat terbantu dengan adanya posko bantuan banjir yang ada di kediaman Gubernur Banten. Berbagai kebutuhan warga dapat segera terpenuhi. Di posko ini juga berdiri posko kesehatan dan logistik selama 24 jam.

Bahkan, pagi sebelum berangkat Shalat Jumat, Gubernur Banten Wahidin Halim turut membantu memasak makanan yang disediakan untuk para korban bencana banjir. Gubernur WH menyatu bersama para relawan, ibu-ibu PKK di sekitar rumah Gubernur, di dapur umum yang selama ini berada di belakang rumah kediamannya.

Dikatakan jika dapur umum, posko kesehatan dan perbekalan kebutuhan yang ada di rumahnya diperuntukkan bagi para korban banjir yang ada di Kota Tangerang.

“Selain bisa langsung berobat, di sini juga kita mendukung untuk kebutuhan kabupaten/kota yang membutuhkannya,” tegasnya.

Sebagai informasi, Gubernur Banten Wahidin Halim menetapkan bencana banjir bandang di Lebak dan banjir di Tangerang sebagai Status Tanggap Darurat. Status tanggap darurat untuk wilayah Provinsi Banten meliputi Kabupaten Lebak, Kabupaten Serang, Kabupaten Tangerang, Kota Tangerang dan Kota Tangerang Selatan berlangsung selama 14 hari terhitung 1 Januari 2020 hingga 14 Januari 2020.

Surat Keputusan Gubernur Banten nomor 362/Kep.I-Huk/2020 tentang Penetapan Status Tanggap Darurat Bencana Banjir Bandang dan Tanah Longsor di Wilayah Provinsi Banten Tahun 2020 didasarkan atas pernyataan Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika nomor UM.103/106/KTSL/XII/2019 pada hari Kamis (16/12/2019) tentang Informasi Puncak Musim Hujan 2019/2020 dan Prakiraan Curah Hujan hingga 3 bulan ke depan di Provinsi Banten dan DKI Jakarta, Keputusan Bupati Lebak nomor 366/Kep.1-BPBD/2020 tentang Penetapan Status Keadaan Darurat Penanganan Bencana Alam Banjir Bandang dan Tanah Longsor di Kabupaten Lebak dan Surat Pernyataan Tanggap Darurat Bencana dari Walikota Tangerang Nomor 366/04364-BPBD/2020 tanggal 1 Januari 2020.

Berdasarkan data sementara, banjir bandang di Kabupaten Lebak mengakibatkan ada kurang lebih 2000 rumah terdampak, sebanyak 14 jembatan yang rusak termasuk 2 jembatan milik Provinsi Banten dan 1 ruas jalan yang rusak.

Sedangkan untuk banjir wilayah Tangerang yang melanda hingga 56 titik banjir dan saat ini sudah disiapkan posko. Pemerintah daerah saat ini terus melakukan inventarisasi di titik-titik banjir dari yang terparah, sedang hingga ringan.(BS)

Kota Tangerang

Upaya Pemkot Tangerang Hadapi Novel Coronavirus

Published

on

TANGERANG, MO – Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang menerapkan Sistem Kewaspadaan Dini dan Respon (SKDR) untuk menanggulangi merebaknya Virus Corona yang telah menyebar ke beberapa negara.

Menurut Kepala Dinas Kesehatan Kota Tangerang, dr. Liza Puspadewi, upaya kewaspadaan dini dan kesiapsiagaan telah diupayakan Pemkot Tangerang dalam menghadapi pneumonia 2019-ncov atau virus corona. Seperti Puskesmas dan Dinas Kesehatan melakukan pengamatan terhadap peningkatan kasus Pneumonia yang terjadi di Kota Tangerang melalui Sistem Kewaspadaaan Dini dan Respon (SKDR).

“Puskesmas dan Rumah Sakit (RS), memantau ketat dan melakukan isolasi penderita dengan gejala pneumonia dan mempunyai riwayat perjalanan dari negara terjangkit,” paparnya, Selasa (28/01).

Selain itu, lanjut dr. Liza pihaknya juga secara rutin memberikan edukasi kepada masyarakat terkait pencegahan dan penularan Novel Coronavirus melalui media elektronik, media sosial dan penyuluhan langsung baik di dalam dan di luar gedung.

“Kami juga membuat surat edaran kewaspadaan terhadap Pneumonia Novel Coronavirus (nCoV) kepada Rumah Sakit, Puskesmas untuk meningkatkan kewaspadaan, menyiapkan Alat Pelindung Diri (APD) sesuai standar, meningkatkan kompetensi petugas kesehatan dan mengatur alur rujukan pasien terduga pneumonia akibat Novel Coronavirus,” paparnya.

dr. Liza juga menegaskan bahwa untuk kasus Virus Corona di Kota Tangerang sampai saat ini belum ditemukan.

“Sampai dengan saat ini, tidak ditemukan penderita pneumonia akibat Novel Coronavirus di Kota Tangerang,” jelas dr. Liza.

Selain itu sebagai upaya pencegahan dan kewaspadaan, pihak Dinkes juga beberapa tip pencegahan seperti dengan mencuci tangan dengan sabun sebelum dan setelah aktifitas kurang lebih 20 detik dengan air mengalir atau menggunakan antiseptic. Menerapkan etika batuk dan bersin dengan cara menutup hidung dan mulut menggunakan tisu/saputangan atau lengan dalam baju. Menggunakan masker jika menderita sakit dengan gejala infeksi saluran nafas (demam, batuk dan flu) dan segera berobat. Jika sedang sakit, kurangi aktifitas di luar rumah dan batasi kontak dengan orang lain.

Hindari kontak erat dengan orang yang memiliki gejala batuk dan pilek khususnya dengan yang mempunyai riwayat perjalanan dari negara terjangkit. Masak daging dan telur hingga matang sempuna. Dan, hindari bersentuhan dengan hewan liar dan ternak.

Pihak Dinas Kesehatan juga menghimbau bagi masyarakat yang mengalami gejala demam, batuk dan sesak nafas dan baru kembali dari negara terjangkit, agar segera berobat ke Puskesmas atau RS terdekat.

“Jangan ragu untuk segera ke puskesmas atau rumah sakit,” pungkasnya.(BS)

Continue Reading

Kota Tangerang

DLH Kota Tangerang Amankan Truk Pengangkut Sampah Asal Tangsel

Published

on

TANGERANG, MO – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Tangerang melaksanakan kegiatan penertiban armada yang mengangkut sampah dari luar Kota Tangerang, Senin (27/1/2020).

Penertiban ini untuk penegakan yang sesuai dengan Peraturan Daerah (Perda) Nomor 3 Tahun 2009 Tentang Pelanggaran Sampah Dari Luar Kota Tangerang.

Dari penertiban itu, ditemukan truk asal Kota Tangerang Selatan (Tangsel) yang membuang sampah di TPA Rawa Kucing Negelasari, Kota Tangerang.

Kepala DLH Kota Tangerang, Dedi Suhada mengatakan, saat pihaknya melakukan penertiban, banyak truk yang berputar arah. Namun, pihaknya sementara menahan satu truk pengangkut sampah asal Tangsel.

“Setelah kita cek, ini dari Tangerang Selatan. Sebetulnya kita tak lebih dari bisnis orientednya, kita lebih kepada penertiban,” ucap Dedi di TPA Rawa Kucing, Negelasari, Kota Tangerang.

Selain itu, ia menjelaskan penertiban ini juga berpacu kepada kekhawatiran dengan kapasitas dan umur TPA Rawa Kucing lebih dari 30 tahun. Katanya, tentu tanpa penataan akan lambat laun menumpuk.

“Penindakan ini akan kita serahkan kepada pihak yang berwenang. Kita saat ini didampingi Satpol PP dan instansi terkait. Sementara truk ini kita amankan,” katanya.

Ia menambahkan, pihaknya sudah mencatat, disinyalir ada 20 kendaraan pengangkut sampah dari luar Kota Tangerang yang memasukannya ke Kota Tangerang.

“Kalau hasil pantauan di TPA ini sudah cukup lama, kita sudah memberikan teguran, melalui kepala UPT. Mudah-mudahan tak ada orang dalam yang bermain soal ini. Tapi pasti akan kita selidiki,” tegasnya.

“Karena sudah terbukti ada yang satu ini akan kita dalami keterlibatannya. InsyaAllah tentu giat penertiban ini tidak cukup sehari, selanjutnya kita lakukan pengawasan lebih ketat lagi,” tukasnya.(*/BS)

Continue Reading

Kota Tangerang

Wakil Hadiri Maulid Nabi dan Haul Alm. KH. Buya Tasmuni

Published

on

TANGERANG, MO – Wakil Wali Kota Tangerang, H. Sachrudin, berkesempatan hadir dalam acara Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW sekaligus Haul Alm. KH. Buya Tasmuni, yang bertempat di Jl. Prof. DR. Hamka, Kelurahan Larangan Selatan, Kecamatan Larangan.

Sachrudin mengutarakan, Pemerintah Kota Tangerang selalu mendukung kegiatan-kegiatan keagamaan untuk bisa menciptakan Kota Tangerang yang damai dan religius.

“Ini momentum buat kita semua, diacara Maulid Nabi dan Haul jangan lupa do’akan Kota Tangerang,” kata Wakil, Sabtu (25/1).

Disela sambutannya Sachrudin juga menitipkan pesan kepada seluruh masyarakat, untuk memeriksakan kesehatan anak-anaknya di Puskesmas yang tersedia.

“Jaga kesehatan anak-anaknya bu, sekarang masih musim hujan. Kalau sakit datang ke Puskesmas atau yang punya balita bisa ke Posyandu,” ungkap Wakil.

“Fasilitasnya sudah bagus, bahkan bisa rawat inap. Manfaatkan apa yang pemerintah sudah bangun untuk masyarakat,” sambungnya.

Sachrudin menerangkan Haul yang dilaksanakan ini juga sebagai ungkapan rasa syukur dan terima kasih dari masyarakat kepada Alm. KH. Buya Tasmuni karena telah memberikan ilmu keagamaan semasa hidupnya.

“Kita do’akan semoga beliau dilapangkan dalam kuburnya dan diampuni segala dosanya,” ucapnya.

Diakhir sambutannya Sachrudin berharap Kota Tangerang senantiasa menjadi kota yang damai karena selalu dipenuhi dengan pengajian-pengajian di majelis.(BS)

Continue Reading

Trending