Gubernur Banten Berduka Cita atas Meninggalnya Pasien Luka Bakar

0
546

PANDEGLANG, MO – Setelah lebih dari 24 jam, Ibu Nining pasien yang selama ini secara intensif dalam penanganan tim gabungan dokter spesialis di RSUD Malingping, hanya karena kondisi luka bakarnya yg luas dan sudah terinfeksi dan meskipun sudah dilakukan usaha yang maksimal oleh tim gabungan dokter spesialis RS Malingping, Allah SWT berkehendak lain, dan pada pkl. 19.15 WIB Ibu Nining dinyatakan telah meninggal dunia.

Sebelumnya RSUD Malingping telah menjemput pasien dari rumahnya dan menerjunkan 3 dokter Spesialis dan di rawat khusus di Ruang intensif.

Direktur RS Malingping, dr. Danang telah menugaskan 3 dokter spesialis, terdiri dari 2 dr spesialis penyakit dalam dan 1 dokter spesialis anestesi untuk merawat Ibu Nining.

Namun setelah sehari dirawat kondisi yang bersangkutan belum membaik karena luka bakar dan infeksi, dan kondisinya semakin menurun bahkan memburuk dan dipindah ke ruang intensif khusus. Dalam kondisi perawatan intensif kondisinya yang memburuk, dan atas permintaan keluarga tidak dapat dirujuk ke RS di luar Banten.

Walaupun pihak RS Malingping untuk persiapan sudah menghubungi RSCM, tetapi kondisi pasien yang tidak memungkinkan melakukan perjalanan jauh sehingga atas persetujuan pihak keluarga tidak dapat dirujuk ke RSCM.

Sehingga dalam keadaan tersebut
Pihak RS Malingping juga memberikan fasilitasi Rohani dengan menawarkan ustad untuk membimbing doa bagi ibu Nining yang kondisinya semakin kritis.

Menanggapi hal tersebut Gubernur Banten Wahidin Halim mengungkapkan rasa duka cita sedalam-dalamnya kepada pihak keluarga Ibu Nining, seraya mendoakan semoga almarhumah diterima segala iman islamnya. Dan kepada jajaran RS Malimping Gubernur menyampaikan terima kasih dan penghargaannya yang telah berupaya keras dalam membantu pasien dari menjemput ke rumah, perawatan hingga melaporkan setiap saat perkembangan pasien tersebut.(rils)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here