Connect with us

Kota Tangerang

Greget 2018, Program Gaya Hidup Menjaga Kesehatan Anak Kota Tangerang

Published

on

Ratusan siswa SD minum obat cacing secara serentak. (Ist)

TANGERANG – Pemerintah Kota Tangerang terbilang serius dalam meningkatkan angka harapan hidup. Melalui Dinas Kesehatan (Dinkes), Pemkot melaunching gerakan Gebyar Sehat Untuk Tangerang Kita (Gereget) 2018.

Greget merupakan program yang bertujuan untuk mewujudkan Kota Tangerang yang sehat, yang dimulai dari usia anak-anak hingga orang tua. Peluncuran program ini ditandai dengan pelaksanaan Gerakan Minum Obat Cacing dan Imunisasi ORI Tahap 3 secara serentak, termasuk juga pemeriksaan kesehatan terhadap anak usia 0 (nol) tahun sampai dengan 19 tahun.

Walikota Tangerang H. Arief R Wismansyah mengatakan bahwa gerakan tersebut merupakan komitmen Pemkot Tangerang menjaga kesehatan masyarakatnya. Terlebih dalam mewujudkan Kota Tangerang yang lebih sehat..

“Ini bagian dari program kita menjaga dan merawat kesehatan masyarakat melalui anak sekolah. Karena jumlah anak sekolah inikan ada 400 ribuan ya, artinya kita harapkan kegiatan ini bisa menular ke orang tua dan masyarakat,” ujar Arief saat ditemui di acara Gereget 2018, di SDN 04,06 dan 08 Kunciran, Kota Tangerang.

Walikota Tangerang sedang memotivasi pelajar yang sedang diberikan vaksin. (Ist)

Ia menjelaskan, program tersebut merujuk pada program nasional yang mengharuskan anak-anak untuk minum obat cacing dan pemeriksaan kesehatan termasuk Vaksin Difetry. Tidak sampai disitu Arief juga berkeinginan untuk menambahkan pemeriksaan mata kepada setiap murid di Kota ini.

Pemeriksaan mata itu berdasarkan untuk menjaga kesehatan mata anak-anak yang mendapatkan tempat duduk atau kursi di belakang, agar tidak menghambat proses belajar mereka karena mata buram.

Maka dari itu Arief mengajak kepada seluruh masyarakat untuk mendukung Gereget 2018, dengan mendatangi Posyandu maupun Sekolah dimana anaknya belajar.

“Kepada seluruh masyaarkat mari kita sukseskan program Greget 2018 ini. Dalam rangka mewujudkan Tangerang Sehat,” kata Walikota, Senin (6/8).

Gereget 2018 ini akan menyasar 560 ribu anak usia balita sampai remaja. Kegiatan itu  juga akan dilakukan preventif promotif, dengan pemeriksaan kesehatan terhadap 560 ribu masyarakat kota Tangerang usia 0 (nol) tahun sampai dengan kurang dari 19 tahun.

Hal itu diakui Kepala Dinkes Kota Tangerang dr. Liza Puspadewi. Menurutnya, dalam pelaksanaan Gereget 2018 ini akan dibagi menjadi dua kelompok, yaitu Balita dan diatas Balita.

“Untuk Balita meliputi Stimulasi Deteksi  dan Intervensi Dini Tumbuh Kembang (SDIDTK) melalui Pemberian Vitamin A, Imunisasi ORI Tahap 3, dan survey Stunting. Kalau untuk usia 5 tahun sampai menjelang 19 itu ada pemberian obat cacing dan Imunisasi ORI juga termasuk Penjaringan Anak Sekolah, semacam pemeriksaan kesehatan untuk anak kelas 1 dan kelas 7,” jelas dr. Liza sapaan akrabnya.

Bahkan Dinkes Kota Tangerang telah menargetkan kegiatan ini akan selesai pada akhir bulan Agustus ini. Selain itu, masyarakat bisa mengetahui lebih jauh soal Gereget 2018 melalui Posyandu dan Puskesmas terdekat dan juga sekolah di seluruh Kota Tangerang.

“Itu bisa didapatkan melalui Posyandu dan Puskesmas termasuk juga Sekolahan,” ungkap dr.Liza. (ADV)

Kota Tangerang

PMI Kota Tangerang Gelar Pelatihan Kehumasan

Published

on

TANGERANG, MO  – Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Tangerang terus melakukan peningkatan kapasitas relawan bukan hanya bidang pertolongan  tapi juga bidang kehumasan, Minggu (16/12/2018).

Dalam pelatihan ini relawan diajarkan berkomunikasi dan menyebarkan informasi kepada masyarakat dengan efektif.

Salah seorang pelatih, Mirza mengatakan dalam kegiatan ini, para peserta diajarkan praktik kehumasan, fotografi dan penulisan dalam berita.

“Saya berharap dengan materi yang saya paparkan menjadi bahan untuk kalian aplikasikan terhadap PMI kota tangerang maupun di masyarakat luar,” harap Mirza.

Salah satu peserta, Samsul Bahri mengaku senang mengikuti pelatihan ini karena untuk menambah wawasan dan pengalaman bahkan bisa membantu mempublikasikan dan mensosialisasikan kegiatan-kegiatan PMI.

“Selanjutnya semoga ilmu yang saya dapet hari ini bisa saya sharing kepada temen-temen relawan PMI kota tangerang yang tidak bisa mengikuti kegiatan hari ini,” tandasnya. (idn)

Continue Reading

Kota Tangerang

Sambut Natal, Lima Maskot Tangcity Hibur Pengunjung

Published

on

Seorang pengunjung anak berfoto bersama maskot TangCity Mall, Minggu (16/12/2018).

TANGERANG, MO – Tangerang City Mall meluncurkan lima maskot terbarunya yaitu Leon (Singa), Zaba (Zebra), Mochi (Monyet), Danila (Kudanil) dan Garard (Jerapah). Kelimanya akan hadir dalam rangka menyambut datangnya hari Natal dan Tahun Baru.

Mengusung konsep Jungle Bells, pusat perbelanjaan terbesar di Kota Tangerang ini menghadirkan hiburan tersendiri bagi pengunjung dengan tema jungle (Hutan) yang berlangsung dari tanggal 7 Desember – 6 Januari mendatang. Kelima maskot tersebut dapat dijumpai di main Atrium pada saat akhir pekan tima yaitu pada pukul 17.00 wib pada hari jumat dan 20.00 wib khusus hari Sabtu dan Minggu dan hari libur lainnya selama even berlangsung.

Pada29 – 30 Desember mendatang, pengunjung akan dihibur oleh penampilan binatang eksotis yang akan ditampilkan oleh Hendriko. Selain itu, suasana natal akan lebih terasa dengan adanya penampilan parade 10 santa cilik yang akan berkeliling membagikan hadiah kepada pengunjung saat akhir pekan dan saat hari libur tiba.

Building Manager Tangerang City Mall l, Wina Andriani mengatakan, alasannya menghadirkan acara tersebut adalah untuk memberikan pengalaman baru sehingga pengunjung dapat berinteraksi terhadap binatang yang ditampilkan.

“Bagi para orang tua ini lah saatnya memberikan edukasi kepada buah hati untuk mencintai binatang,” ujarnya, Minggu (16/12/2018).

Pengunjung  juga akan mendapatkan hadiah menarik berupa snack twist corn.  Caranya adalah dengan menukarkan struk belanja di rame – rame food carnival dengan minimal berbelanja Rp 50 ribu mulai dari 14 Desember – 6 Januari 2019 mendatang.

“Khusus pengguna smart shopper card akan mendapatkan keuntungan lebih. Dimana pemilik kartu akan mendapatkan hediah terbatas edisi jungle belles setiap berbelanja minimal Rp 200 ribu,” pungkasnya.

Pantauan langsung, lokasi Main Atrium dipadati pengunjung yang antusias ingin menyaksikan kelucuan binatang diarea tersebut. (agr)

 

Continue Reading

Kota Tangerang

30 Unit Apartemen Skandinavia Tahap I Diserahkan

Published

on

Sales Manager Apartemen Skandinavia, Hene Putro.

TANGERANG, MO – PT Pancakarya Griyatama, pengembang apartemen Skandinavia melakukan serah terima kunci (STK) apartemen tahap I, Sabtu (15/12/2018). itu dilakukan agar para pemilik apartemen dapat mengecek langsung kondisi huniannya dan menempatinya.

Sales Manager Apartemen Skandinavia, Hene Putro mengatakan, serah terima kunci akan dilakukan sercara bertahap. Khusus tahap satu, sambungnya, 30 unit diserahkan dari total 1.065 unit.

“Dengan diserahkannya unit, peenghuni dapat melakukan dekorasi sesuai dengan keinginannya. Pemilik apartemen pun senang saat serah terima, karena kami menghadirkan sesuatu yang baik,” ucapnya.

Adapun Apartemen Skandinavia tahap I yang diserahterimakan berada di lantai bawah berfasilitas 1 kamar tutid, dan 2 bed room deluxe.

“Berikutnya yang akan kami serahterimakan 2 bad room corner, dan 3 badroom corner. Kita punya periode serah terima, perbulannya 100-200 unit kita akan serahkan sampai nanti Juni 2019 kita full operasionalkan dalam satu gedung,” tambahnya.

Penghuni akan dimanjakan dengan kehadiran Starbucks dan QQ kopitiam pada 19 Januari mendatang. Selain itu, beberapa bank ternama juga akan berkantor dilokasi tersebut.

“BCA sudah pesan 6 ruko, dan saat ini sedang dalama proses penyelesaian. Dari 420 unit tahap II 120 unit di antaranya sudah laku terjual selama 1,5 tahun terakhir. Dan untuk tahap I sudah 98t persen terjual,” tambahnya.

Data yang diperoleh selama 1,5 tahun terkhir, total hunian yang berhasil dijual mencapai Rp 300 miliar. (agr)

Continue Reading

Trending