Connect with us

Kota Tangerang

GMNI Tangerang: Pancasila Sebagai Pelita Pemersatu Bangsa

Published

on

GMNI Tangerang buka puasa bersama dan santunan anak yatim, Minggu (3/6). (CANDRA/METAONLINE)

TANGERANG,MO – Dewan Pimpinan Cabang Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (DPC GMNI) Kota Tangerang gelar peringatan Hari Lahir Pancasila dan Haul Bung Karno di Aula DPD KNPI Kota Tangerang, Minggu (3/6).

Acara tersebut juga diisi dengan kegiatan sosial dengan memberikan santunan anak yatim piatu sebanyak 50 orang. Selain uang, diberikan juga bingkisan berupa tas untuk anak yatim piatu.

Hadir dalam kesempatan tersebut, Anggota DPRD Banten Mukhlis, Ketua KNPI Kota Tangerang yang diwakili Uis Adi Dermawan yang juga pengurus alumni GMNI, Ketua PA GMNI Kota Tangerang Bung Toha, Sekjen DPD GMNI Banten Bung Abdur Rozak dan tamu undangan lainnya.

Ketua Pelaksana, Maulana mengucapkan terima kasih kepada donatur dan para senior yang telah mensukseskan acara ini. Tentunya kegiatan ini dilaksanakan untuk memperingati hari Pancasila dan Haul Bung Karno, dimana bulan Juni adalah bulan yang istimewa bagi GMNI.

“Ini adalah kegiatan rutin kami dan sangat baik karena dilaksanakan saat bulan suci Ramadan. Kami dari GMNI ingin berbagi kebahagiaan bagi anak yatim piatu, apalagi menjelang lebaran,” ucap Bung Maul, sapaan akrabnya.

Ketua DPC GMNI Tangerang, Khamaludin Renaldi menuturkan, kegiatan ini mengambil tema Pancasila sebagai pelita pemersatu bangsa. Dimana, kondisi bangsa saat ini terguncang oleh persatuan yang mulai pudar.

“Momen Bulan Suci Ramadhan mari kita jaga Pancasila sebagai pelita pemersatu bangsa kemanapun kita pergi, dimanapun kita berada, amalkanlah nilai-nilai Pancasila,” tegas Khamaludin.

Ketua KNPI Kota Tangerang, yang diwakili Wakil Ketua Uis Adi Dermawan juga mengungkapkan, bahwa Bulan Juni adalah bulan yang special bukan hanya lahirnya Pancasila, lahirnya Bung Karno, wafat Bung Karno tapi juga lahir orang-orang besar lainnya, khusus tahun ini bertepatan dengan bulan Ramadhan.

“Dengan kegiatan ini kita tetap peduli dengan anak yatim untuk kembali menanamkan nilai-nilai Pancasila sejak dini,” terangnya.

Sementara anggota DPRD Banten, Mukhlis menambahkan, Bulan Juni adalah bulan yang spesial bagi orang-orang Nasionalis. Ia mengucapkan selamat untuk GmnI dengan disahkannya Hari Lahir Pancasila sebagai hari Libur Nasional

“Pancasila lebih baik dari Kapitalisme karena memilik sila Keadilan Sosial. Pancasila lebih baik dari Komunisme karena memiliki sila Ketuhanan Yang Maha Esa. Pancasila juga lebih baik dari Khilafah karena memiliki sila Persatuan Indonesia. Maka kewajiban kita untuk terus membumikan Pancasila,” paparnya.

Dalam kesempatan tersebut Mukhlis juga turut mendoakan Bung Uis Adi Dermawan yang juga kader GMNI untuk bisa terus maju sebagai Calon Ketua KNPI Kota Tangerang.

CANDRA IRAWAN

Kota Tangerang

Jasa Raharja Beri Santunan Korban Kecelakaan KRL di Tangerang

Published

on

Jasa Raharja saat memberikan santunan korban kecelakaan tabrak kereta, Senin (18/6). (CANDRA/METAONLINE)

TANGERANG, MO – Jasa Raharja Cabang Tangerang, turut berduka atas kecelakaan antara kereta rel listrik (KRL) yang menghantam sebuah mobil Avanza yang menewaskan tiga orang di Stasiun Batu Ceper, Kota Tangerang. Bantuan berupa santunan diberikan untuk korban selamat dan korban meninggal.

“Almarhum Nanang, Almarhumah Maryanah, dan Almarhumah Atun yang merupakan korban meninggal dunia dalam insiden kecelakaan itu masing-masing disantuni senilai Rp 50 juta. Korban selamat yaitu Dumyati, Naura, dan Dahwan, biaya perawatannya di rumah sakit akan ditanggung Jasa Raharja dengan maksimal senilai Rp 20 juta,” ujar Sulaiman, Kepala Perwakilan Jasa Raharja Cabang Tangerang.

Ia menjelaskan, terkait korban selamat yang dirawat intensif di RSUD Kabupaten Tangerang yakni Dahwan sudah bisa pulang. Tetapi untuk korban selamat balita yaitu Naura hingga saat ini masih dalam perawatan. Ia juga berjanji untuk biaya perawatan selama di RS akan dijamin pihaknya hingga korban pulih kembali.

“Siapapun masyarakat yang menjadi korban kecelakaan baik luka-luka maupun meninggal dunia akan disantuni Jasa Raharja sebagai bentuk kepedulian. Jadi setiap orang yang ditabrak kendaraan bermotor maupun kereta api itu mendapatkan santunan oleh Jasa Raharja baik luka-luka maupun meninggal dunia,” kata dia, Senin (18/6).

Kecelakaan di Tangerang Raya, lanjut dia sejak H-8 menjelang H+3 jumlah korban kecelakaan mencapai 54 korban. Jumlah tersebut hampir sama dengan tahun lalu.

“Kecelakaan ada 4 korban meninggal dunia dan luka-luka ada 50 korban. Jika dibandingkan dengan tahun lalu ini hampir sama beda selisih satu korban saja. Artinya masih ada penurunan tapi tidak signifikan,” tukasnya.

CANDRA IRAWAN

Continue Reading

Kota Tangerang

Kebocoran Tabung Gas, 6 Ruko di Tangerang Hangus Terbakar

Published

on

Ruko di Kecamatan Jatiuwung Kota Tangerang hangus terbakar, Senin (18/6). (CANDRA/METAONLINE)

TANGERANG, MO – Sedikitnya enam ruko yang berada di Kampung Ledug, RT 004/001 Kelurahan Pasir Jaya, Kecamatan Jatiuwung ludes dilahap si jago merah. Kebakaran yang terjadi pukul 13.00 itu disebabkan oleh tabung gas milik salah satu penghuni ruko mengalami kebocoran.

Kapolsek Jatiuwung Kompol Eliantoro Jalmaf mengatakan bahwa kebakaran itu disebabkan akibat kebocoran tabung gas itu  tidak menimbulkan korban jiwa. Namun hanya mengalami kerugian material yang belum bisa ditaksir pihaknya.

“Penyebabnya karena tabung gas bocor. Kerugian materil belum bisa ditaksir, jumlah korban jiwa nihil,” ujar dia, Senin (18/6).

Meskipun sempat membuat heboh warga sekitar, petugas pemadam kebakaran (Damkar) berhasil menjinakkan si jago merah. Sedikitnya dua unit mobil pemadam kebakaran diterjunkan.

Ia menjelaskan, pihaknya memeriksa dua orang saksi terkait dengan kebakaran tersebut. Sementara itu, sumber api bersumber dari salah satu ruko yang dialih fungsikan menjadi warteg.

“Warteg itu milik Kasnari yang tabung gasnya meledak karena bocor. Poses pemadamannya juga sudah usai,” tandasnya.

CANDRA IRAWAN

Continue Reading

Kota Tangerang

Korban Selamat, KRL Vs Mobil Avanza di Tangerang Dirawat Intensif

Published

on

Polisi meminta keterangan korban selamat kecelakaan tabrak kereta, Minggu (17/6). (CANDRA/METAONLINE)

TANGERANG, MO – Kepala Humas RSUD Kabupaten Tangerang Yudi mengatakan, tiga korban selamat tabrakan kereta rel listrik (KRL) dan mobil Avanza bernopol B1025CKR masih dalam penanganan intensif pihaknya. Ketiga korban selamat itu yakni Dawan (72), Dumiyati (38) serta Naura balita berumur empat tahun.

“Yang meninggal tadi Ibu Maryanah (59) pukul 17.51 WIB, itu meninggalnya karena korban mengalami cedera kepala berat. Korban lainnya masih dalam perawatan intensif dan yang balita saya masih belum dapat informasi lagi,” ujar dia, saat dihubungi Metaonline.id, Minggu (17/6).

Diketahui kecelakaan tersebut terjadi pada pukul 14.45 WIB disebuah perlintasan liar di Stasiun Batuceper. Kecelakaan tersebut mobil yang ditumpangi satu keluarga ini mengakibatkan tiga orang tewas dan tiga orang lainnya selamat.

Kanit Laka Lantas Polres Metro Tangerang Kota AKP Isa Anshori menjelaskan, kronologis kejadian itu saat kereta KRL jurusan Jakarya-Tangerang yang datang dari arah Jakarta menuju Tangerang. Menghantam kendaraan Avanza yang menerobos pintu perlintasan yang terbuat dari bambu.

“Pintu perlintasan itu oleh penjaga perlintasan sudah diturunkan sebagai tanda KRL akan melintas, sehingga terjadi kecelakaan,” jelas dia.

CANDRA IRAWAN

Continue Reading

Trending