Connect with us

Kota Tangerang

Festival Budaya Kota Tangerang Jadi Miniatur Budaya Indonesia

Published

on

Walikota Tangerang H. Arief Wismansyah saat menerima plakat dari peserta festival budaya Nusantara, Minggu (11/11). (*)

TANGERANG – Pemerintah Kota Tangerang kembali menggelar festival budaya nusantara, Minggu (11/11/2018) pagi. Event tahunan yang sudah kedua kalinya ini pun sukses menarik perhatian masyarakat luas.

Bukan hanya dari warga Kota Tangerang, festival budaya ini juga diikuti oleh beberapa perwakilan luar daerah Kota Tangerang. Diantaranya Kota Cilegon, Serang Banten, Sulawesi Selatan dan Kediri Jawa Timur.

Peserta festival budaya Nusantara. (Ist)

Tampak ribuan orang memadati alun-alun Ahmad Yani Kota Tangerang. Mereka terbagi dalam 51 rangkaian peserta yang mengenakan pakaian daerah dari 34 Provinsi di Indonesia.

Rangkaian pawai festival budaya Nusantara melalui rute Lapangan Ahmad Yani, Pintu Utara Lapangan (Masjid), Jl. Dewi Sartika dan berpusat di Puspem Kota Tangerang ini dimeriahkan oleh Dinas, Badan, Kantor dan kecamatan di lingkungan Pemerintah Kota Tangerang serta berbagai komunitas seni budaya lainnya.

Walikota Tangerang, H. Arief R. Wismansyah mengatakan, event tersebut bertujuan dalam rangka menyambut hari pahlawan yang jatuh pada 10 November kemarin.

“Tahun ini ada 2.100 peserta dan 51 rangkaian yang ikut berpartisipasi. Mudah mudahan kegiatan ini menjadi semangat bagi warga Kora Tangerang untuk melestarikan lebudayaan Indonesia,” ujarnya, Minggu (11/11).

Dalam kesempatan itu, Walikota juga berharap agar generasi milineal juga dapar menjaga dan melestarikan budaya yang ada di Indonesia.

“Bagaimanapun juga ini adalah warisan dari para leluhur dan pejuang yang harus dilestarikan. Inilah kebudayaan Indonesia,” tambahnya.

Lebih lanjut, dengan adanya keberagaman yang ada menjadikan di Kota Tangerang sebagai miniatur Negara Indonesia. Kehadiran mereka menunjukkan keberagaman budaya di Kota Tangerang, mulai dari etnis Tionghoa, hingga berbagai komunitas budaya lokal.

“Ini menunjukkan bahwa walaupun beragam budaya, namun Tangerang tetap kondusif dan aman,” terang Walikota.

Dia juga menyatakan kebanggaannya pada pagelaran Festival Budaya Nusantara dan berharap ditengah era kaum milenial budaya tetap dilestarikan.

“Kita Tangerang, kita Indonesia dan kita bangga berbudaya Indonesia, kita harus kobarkan semangat untuk melestarikan budaya terlebih pada generasi millenial yang terkadang lebih menyukai budaya luar,” ujarnya.

“Semoga Indonesia senantiasa disatukan dalam keindahan budaya demi keberlangsungan dan kemajuan Kota Tangerang,” tandasnya.

Acara yang digelar mulai dari tanggal 11-15 November 2018 ini, akan menampilkan suguhan menarik diantaranya Tari Kolosal, Wayang Golek, Gambang Kromong, Barongsai & Liong, Wayang Orang Brata Yudha, Lenong Betawi, Calung, Light Dance, dan masih banyak lagi.

Dalam Festival Budaya Nusantara II ini juga digelar berbagai macam perlombaan seperti lomba fotografi, lomba fashion carnaval (nasional), lomba kreasi bela diri se Jabodetabek, lomba Gambang Kromong se Jabodetabek, lomba kreatifitas seni tari Nusantara, lomba parade seni musik tradisi, lomba desain dan fashion batik Nusantara tingkat nasional. (ADV)

Kota Tangerang

Sachrudin Ajak Orang Tua Berperan Aktif dalam Pendidikan Anak

Published

on

TANGERANG, MO – Salah satu pelayanan dasar yang diberikan Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang adalah peningkatan kualitas pendidikan bagi pelajar di Kota Tangerang.

Untuk itu, Pemerintah Kota Tangerang telah menggratiskan biaya pendidikan di sejumlah sekolah mulai dari tingkat SD dan SMP naik Negeri maupun swasta.

Hal tersebut disampaikan Wakil Wali Kota Tangerang H. Sachrudin saat memberikan sambutan dalam acara peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Yayasan Pendidikan Islam Al-Istiqomah Karang Tengah Kota Tangerang pada Selasa, (12/11).

“Jadi pilihan untuk sekolah gratis bukan hanya di sekolah-sekolah negeri saja, sekolah swasta juga sudah banyak yang gratis,” jelas Sachrudin.

Wakil menambahkan langkah – langkah yang ditempuh Pemkot di dunia pendidikan adalah sebagai upaya untuk meningkatkan kualitas pendidikan serta mencetak generasi yang berkualitas.

“Tugas pemerintah sebagai fasilitator, terlebih pendidikan merupakan salah satu faktor yang utama,” jelasnya.

Tak lupa Wakil juga berpesan kepada para orang tua murid yang hadir dalam peringatan Maulid tersebut untuk turut berpartisipasi secara aktif pada perkembangan pendidikan anak di sekolah.

“Jalin komunikasi yang baik dengan pihak sekolah, apa yang kurang pada anak atau mungkin kelebihan yang ada pada anak. Supaya kita sebagai orang tua mengerti apa yang dibutuhkan anak,”.

” Jangan cuma sekedar nitipin anak di sekolah, pantau terus perkembangannya,” tutup Wakil.(bono)

Continue Reading

Kota Tangerang

DPRD Solok Selatan Belajar Perda Tramtibum ke Satpol PP

Published

on

TANGERANG, MO – Anggota DPRD Kabupaten Solok Selatan, Provinsi Sumatera Barat melakukan kunjungan kerja ke Satpol PP KotaTangerang, Selasa (12/11/2019). Rombongan wakil rakyat daerah yang memiliki motto Sarantau Sasurambi ini, dipimpin Ketua Pansus Raperda Tramtibum, Mursiwal.

Ada 13 anggota DPRD Kabupaten Solok Selatan yang bertandang guna melihat keberhasilan Satpol PP Kota Tangerang dalam menjaga ketenteraman, ketertiban umum dan perlindungan masyarakat tanpa kesan angker.

Pada kesempatan itu, rombongan DPRD Kabupaten Solok Selatan, diterima Plt Sekretaris Satpol PP Kota Tangerang, Wawan Fawzi. Wawan menyebut, di Kota Tangerang ada Perda yang cakupannya luas yakni Perda No. 8/ 2018 tentang Trantibum Linmas.”Kami sangat bangga Satpol PP Kota Tangerang dijadikan referensi untuk belajar oleh daerah lain dalam penegakan dan penindakan pelanggar Perda tentang Tramtibum.

Perda di Kota Tangerang dinilai oleh daerah lain telah cukup mumpuni dalam hal implemantasinya,” paparnya.

Sementara itu, Mursiwal, menjelaskan, berdasarkan berita di media, pihaknya melihat Satpol PP Kota Tangerang berhasil dalam menegakkan Perda serta menjaga ketenteraman ketertiban umum secara persuasif. Oleh karena itu, ia memilih Satpol PP Kota Tangerang sebagai tempat studi banding.(bono)

Continue Reading

Kota Tangerang

Pegawai Wajib Gunakan Aplikasi Tangerang LIVE

Published

on

TANGERANG, MO – Seluruh pegawai Kelurahan dan Kecamatan Pinang, terlihat sibuk mempelajari aplikasi Tangerang LIVE untuk mempermudah pelayanan kepada masyarakat yang saat ini menggunakan sistem online.

Seluruh pegawai berkumpul di aula guna melakukan pengecekan handphonenya dan memastikan apakah sudah ada apikasi Tangerang Live atau tidak. Jika tidak ada, maka pegawai tersebut harus menginstal dan diwajibkan menggunakan aplikasi tersebut.

Camat Pinang, M. Agun Djumhendi, mengatakan, pelayanan di Kecamatan Pinang saat ini sudah menggunakan sistem online, maka itu pegawai kelurahan dan Kecamatan yang ada di Kecamatan Pinang harus menggunakan aplikasi Tangerang LIVE. Hal tersebut untuk mempermudah semua pelayanan dan mengetahui apa saja yang menjadi keluhan yang disampaikan di Laksa.

“Memang saya wajibkan semua pegawai mulai dari kelurahan dan Kecamatan harus ada Tangerang LIVE, jangan sampai ada pegawai yang tidak mengerti menggunakan aplikasi tersebut. Karena semua pelayanan ada didalam aplikasi Tangerang LIVE,”ujarnya, Selasa (12/11).

Agun menambahkan, mulai dari pembuatan surat pengantar RT dan RW saat ini sudah online, jadi pegawai harus lebih cepat dari masyarakat agar bisa melayani masyarakat dengan baik dan benar.

“Kalau sudah ada aplikasi Tangerang LIVE, pegawai yang ada di Kelurahan dan Kecamatan bisa dipantau. Jadi masyarakat jika ada permasalahan tidak perlu melapor ke kantor, langsung saja di Tangerang Live karena semua menu yang dibutuhkan ada didalamnya,”paparnya.

Ia menjelaskan, aplikasi Tangerang LIVE satu aplikasi banyak fungsinya, mulai dari lapangan pekerjaan sampai dengan event di Kota Tangerang ada di dalamnya. Bahkan jika terjadi bencana seperti kebakaran atau lainnya bisa langsung disampaikan dan langsung di respon.

“Maka itu, jika pegawai saya tidak mengerti dan tidak menggunakan aplikasi Tangerang Live mana bisa tahu. Apalagi pak wali sudah mengintruksikan seluruh pegawai yang ada di lingkungan Pemkot Tangerang harus ada aplikasi Tangerang LIVE agar bisa update perkembangan wilayah,”ungkapnya.

Semua pelayanan di Kecamatan Pinang, Kata Agun, sudah tidak ada lagi yang menggunakan manual. Semua sistem yang ada sudah online dan itu mempermudah masyarakat karena sangat cepat dan tidak harus menunggu waktu.

“Selain pelayanan masyarakat online, kita juga memberikan jaminan pelayanan seperti akte lahir, KIA, dan juga adminstrasi penduduk lainnya sudah bisa ditunggu. Untuk E-KTP juga menggunakan online tetapi sistemnya, untuk masalah jadi biasanya paling lama satu minggu dan tidak lebih karena memang blanko terbatas,”tutupnya.(bono)

Continue Reading

Trending