Connect with us

general

Felix Ajak Warga Ramaikan Malam Puncak Festival Visual 2018

Published

on

Pamflet Malam Puncak Penganugerahan Gestival Visual 2018 Kota Tangerang, Senin (3/12/2018).

TANGERANG, MO – Malam puncak penganugerahan Festival Visual 2018 akan segera digelar dalam hitungan jam. Malam puncak yang recananya akan dimulai besok, Senin (3/12/2018), pukul 19.00 WIB di Plaza Puspem Kota Tangerang.

Kepala Bagian Humas, Felix Mulyawan mengatakan, masih ada lomba yang akan digelar pada Hari H yaitu mural. Mural memang diadakan terpisah lantaran proses penilaiannya tak memakan waktu cukup lama dan berkonsep pertunjukan langsung.

“Panitia menyiapkan lomba mural untuk sekitar 10 peserta. Mereka akan mulai membuat karya mural dengan tema Festival Visual Kota Tangerang 2018 “Tangerang Terus Terang”. Perlombaan dimulai pukul 13.00 WIB hingga 17.00 WIB dengan juri Seniman Kota Tangerang Mukahfi Miing Solihin,” jelas Felix, Minggu (2/12/2018)

Disinggung terkait karya dari kategori yang lainnya, Felix dan tim panitia Festival Visual 2018 sudah mengantongi nama-nama yang masuk nominasi dan menjadi juara.

“Sebelumnya, juri juga sudah memilih karya foto, film, dan vidgram yang dikirim ratusan peserta selama bulan Oktober hingga November 2018. Foto-foto terbaik dipamerkan di area Gala Dinner SAIK 2018. Sementara karya vidgram dam film akan diputar saat malam anugerah,” paparnya.

Tak hanya mural yang akan dilombakan pada hari H, tapi juga ada Lomba Foto Selfie bertemakan SAIK dan Fesvikotang 2018 yang akan diumumkan melalui instagram.

“Akan ada hadiah juga untuk Lomba Foto Selfie, foto dengan gaya terkeren jasaaa boleh di foto booth yang sudah disediakan atau bebas cari lokasi yang asyik buat background,” ujar Felix.

Felix berharap kompetisi ini memberi kesempatan kepada penggiat visual di Kota Tangerang untuk menampilkan karya terbaik secara jujur dan apa adanya.

“Setiap tahun, peserta workshop dan lomba bertambah. Hal ini menunjukkan tingginya minat masyarakat terhadap pemanfaatan teknologi komunikasi. Untuk itu sportifitas harus dijunjung tinggi,” tambahnya.

Terakhir, Felix mengajak kepada para peserta yang sudah mengirimkan karyanya untuk datang dan meramaikan malam puncak Festival Visual 2018.

“Jangan lupa datang. Besok jam 7 malam di Plaza Puspem Kota Tangerang. Salam Visual,” tukasnya. (fi)

general

TUBERKULOSIS / TBC

Published

on

Tuberkulosis atau TBC atau yang sering disebut flek adalah penyakit menular yang disebabkan oleh kuman TB (Mycobacterium Tuberkulosis) . Kuman TBC terutama menyerang paru-paru akan tetapi dapat juga menyerang anggota tubuh lainnya seperti tulang, sendi, usus, kulit, kelenjar getah bening dan selaput otak. TBC bukan penyakit turunan, bukan disebabkan oleh kutukan dan bukan pula karena guna-guna.

Gejala TBC antara lain batuk berdahak maupun batuk tidak berdahak > 2 minggu, batuk berdarah, sesak nafas, nyeri dada, keluar keringat di malam hari tanpa kegiatan, nafsu makan dan berat badan menurun, demam meriang lebih dari satu bulan., pembesaran kelenjar getah bening leher, ketiak atau selangkagan.

TBC menular melalui udara (melalui droplet atau percikan dahak) pada waktu penderita batuk atau bersin, meludah ataupun berbicara. Kemudian masuk ke paru-paru dan menyebar kebagian tubuh lainnya melalui pembuluh darah.

Tuberkulosis/ TBC bias dicegah dengan cara
a. Vaksinasi BCG untuk bayi
b. Olahraga secara teratur
c. Tidak merokok dan minum minuman keras
d. Makan makanan yang bergizi
e. Membuka jendela dan pintu setiap pagi agar udara dan sinar matahari masuk
f. Menjemur kasur dibawah inar matahari karena kuman tbc akan mati dibawah sinar matahari
g. Selalu menutup mulut saat batuk/bersin
h. Tidak membuang dahak di sembarang tempat tetapi dahak dibuang pada tempat khusus dan tertutup
i. Pasien yang terkena TBC meminum obat secara lengkap dan teratur sampai sembuh Setelah dinyatakan positif TBC, pasien diberi obat yang harus diminum secara teratur sampai tuntas selama 6-8 bulan.

Pengobatan yang lama ini dibutuhkan karena kuman TBC lama matinya, tidak seperti kuman yang lain. Pengobatan TBC ada 2, tahap awal obat yang diminum setiap hari selama 2 bulan dan tahap lanjutan yang harus diminum 3 kali seminggu selama 4 bulan.

Ada sebagian kecil pasien yang mengalami efek samping setelah minum obat, misalkan :
1. Hilangnya nafsu makan, mual
2. Nyeri sendi
3. Kesemutan sampai rasa terbakar di kaki
4. Warna kemerahan pada air seni/ urine
Jangan berhenti minum obat jika ada kondisi seperti diatas. Segeralah konsultasikan ke dokter atau petugas kesehatan terdekat.

Continue Reading

general

DIABETES MELITUS/KENCING MANIS

Published

on

Diabetes Melitus atau yang sering disebut kencing manis adalah suatu penyakit yang ditandai oleh kadar glukosa darah yang melebihi nilai normal secara menahun.

Gejala utama/ klasik dari penyakit diabetes adalah sering kencing (poliuri), cepat lapar (polifagia),dan sering haus (polidipsi). Sedangkan gejala tambahan dari diabetes adalah berat badan menurun cepat tanpa penyebab yang jelas, kesemutan, gatal di daerah kemaluan wanita, keputihan pada wanita, luka sulit sembuh, bisul yang hilang timbul, penglihatan kabur, cepat lelah, mudah mengantuk, impotensi pada pria.

Penderita didiangnosa diabetes mellitus jika Pemeriksaan glukosa plasma puasa ≥ 126mg/dl atau Pemeriksaan glukosa plasma 2 jam setelah tes toleransi glukosa oral ≥ 200 mg/dl atau pemeriksaan HbA1c ≥ 6,5 %.
Penyakit Diabetes memiliki beberapa tipe, antara lain :
– DM Tipe 1 : DM yang disebabkan tidak adanya produksi insulin sama sekali, biasanya diderita oleh anak-anak.
– DM Tipe 2 : DM yang disebabkan tidak cukup dan tidak efektifnya kerja insulin.
– DM Gestasional : DM yang terjadi saat kehamilan.
– DM tipe lainnya : DM tipe lain yang disebabkan oleh pemakaian obat, penyakit lain-lain,dsb
Faktor resiko diabetes bias dikelompokkan menjadi factor resiko yang tidak dapat dimodifikasi dan yang dapat dimodifikasi. Faktor resiko yang tidak dapat dimodifikasi adalah ras dan etnik, umur, jenis kelamin, riwayat keluarga dengan diabetes mellitus, riwayat melahirkan bayi dengan berat badan lebih dari 4000 gram, dan riwayat lahir dengan berat badan lahir rendah (kurang dari 2500 gram).

Sedangkan factor resiko yang dapat dimodifikasi erat kaitannya dengan perilaku hidup yang kurang sehat, yaitu berat badan lebih, obesitas abdominal/sentral, kurang aktifitas fisik, hipertensi, dislipidemia, diet tidak sehat/tidak seimbang, riwayat Toleransi Glukosa Terganggu (TGT) atau Gula Darah Puasa terganggu (GDP terganggu), dan merokok.

Kadar gula yang tinggi dalam jangka waktu yang lama dapat menyebabkan kerusakan berbagai system tubuh terutama syaraf dan pembuluh darah. Beberapa komplikasi Diabetes Melitus yang sering terjadi adalah
– penyakit jantung,
– stroke
– Neuropati ( kerusakan syaraf) di kaki yang meningkatkan kejadian ulkus (borok) di kaki, infeksi dan bahkan keharusan untuk amputasi kaki.
– Retinopati Diabetikum, yang merupakan salah satu penyebab kebutaan, terjadi akibat kerusakan pembuluh darah kecil di retina.
– Gagal ginjal
– Disfungsi seksual.
– Resiko kematian penderita diabetes secara umum adalah dua kali lipat dibandingkan bukan penderita diabetes.
Yang dapat dilakukan untuk mencegah diabetes adalah mempertahankan berat badan ideal, Makan makanan sehat antara 3-5 porsi buah dan sayuran sehari , rutin beraktivitas fisik 30 menit setiap hari, kelola stress, hindari penggunaan tembakau ( merokok, tembakau kunyah), dan hindari mengkonsumi alkohol.
Komplikasi diabetes dapat dicegah dengan melakukan hal-hal penting berikut ini :
– Minum obat secara teratur sesuai anjuran dokter
– Jaga kadar gula darah/ test rutin kadar gula darah
– Makan sehat, memperbanyak konsumsi sayur dan buah, kurangi lemak, gula dan makanan asin
– Aktivitas fisik secara teratur
– Waspada infeksi kulit dan gangguan kulit
– Periksa mata secara teratur
– Waspada jika ada kesemutan, rasa terbakar, hilangnya sensasi, dan luka pada bagian bawah kaki
Konsultasikan kepada dokter/tenaga kesehatan untuk mendiskusikan bagaimana menghindari komplikasi dan cara penangaannya jika memiliki beberapa komplikasi.

 

Continue Reading

Opini

Alun-alun Kabupaten Tangerang Sebagai Identitas Daerah

Published

on

Alun-alun Kabupaten Tangerang. (Ist)

TANGERANG,MO – Setiap orang yang berkeliling ke kabupaten/kota di pulau jawa mulai dari Jawa Barat sampai ke Jawa Timur pasti menjumpai alun-alun pada pusat kabupaten/kota, sebagai Identitas Pemerintah Kabupaten maupun kota.

Kini impian warga Kabupaten Tangerang memiliki alun-alun telah terwujud sebagai taman bermain dan berkumpul untuk mengisi waktu liburnya. Pembangunan alun-alun Pemkab Tangerang, mengalokasikan anggaran sampai miliaran untuk membangun alun-alun tersebut. Lokasi alun-alun tersebut berada di depan kantor Gedung Usaha Daerah (GUD).

Mengutip statment Bupati Tangerang Ahmad Zaki Iskandar disalahsatu media menjelaskan tentang pembangunan alun-alun merupakan komitmen Pemkab Tangerang dalam merealisasikan program unggulan. Program ini tertuang dalam RPJMD 2013 – 2018.

Dalam pernyataannya Bupati berharap, alun-alun ini bisa bermanfaat bagi masyarakat Kabupaten Tangerang. Karena, program pengembangan kota hijau (P2KH) merupakan amanat UU No 26 Tahun 2007 tentang Penataan Ruang.

Masih kata Bupati, Alun-alun ini nantinya dilengkapi dengan taman, jogging track, podium, taman bermain, dan tempat kuliner. Program pengembangan kota hijau (P2KH) merupakan inisiatif untuk mewujudkan kota hijau secara inklusif dan komprehensif.

Namun pada faktanya, menurut penulis, persoalan sampah di Kabupaten/Kota kini tak kunjung selesai. Banyak pengunjung dan padatnya penduduk membuat konsumsi masyarakat pun tinggi. Di sisi lain, lahan untuk menampung sisa konsumsi sangat terbatas.

Jadi alun-alun sebenarnya berpotensi untuk menjadi salah satu identitas bagi kabupaten/kota di Pulau Jawa. Hal ini penting mengingat sekarang kita sedang dilanda krisis identitas baik dalam bidang arsitektur maupun perencanaan kota.

Tapi sayangnya alun-alun di Kabupaten Tangerang sekarang keadaannya sangat menyedihkan sekali seolah-olah seperti “hidup segan matipun tak mau”.

Melihat kondisi saat ini alun-alun seperti Pasar Kaget. Banyak sekali sampah yang berserakan dimana-mana tanpa ada kepedulian dari masyarakat untuk membuang sampah pada tempatnya. Hal tersebut karena pemerintah Kabupaten Tangerang belum memfasilitasi tempat sampah di area alun-alun dan terjadilah pembuangan sampah secara masal oleh pengujung dan pedagang di area alun-alun Pemkab Tangerang.

Maka dari itu pemerintah daerah Kabupaten Tangerang harus sigap dalam menyelesaikan semua persoalan alun – alun dan permasalahan yang terjadi diwilayah Kabupaten Tangerang. Harapan penulis Slogan Gemilang yang sering digaungkan tak hanya jadi obat bius bagi masyarakat semata namun direalisasikan secara nyata.

Penulis Oleh : Rano Nursalam
*Founder Intelektual Muda Indonesia
*Mahasiswa Universitas Pramita Indonesia

Continue Reading

Trending