Connect with us

Serang

DPRD Banten Bakal Tindaklanjuti Temuan BPK Dengan Pengawasan

Published

on

DPRD Banten melakukan pengawasan terhadap temuan BPK. (ADI/METAONLINE)

SERANG,MO – Pemprov Banten kembali meraih opini WTP pengelolaan keuangan. Kendati demikian Ketua DPRD Provinsi Banten Asep Rahmatullah mengaku pihaknya bakal menindaklanjuti yang menjadi temuan BPK, dengan meningkatkan sistem pengendalian dan pengawasan internal Pemerintah Provinsi Banten.

Menurut dia, hal itu sesuai dengan Peraturan Tata Tertib DPRD No.1 Tahun 2014 Pasal 135, DPRD melakukan pembahasan atas LHP BPK dilaksanakan oleh Badan Anggaran DPRD selambat-lambatnya dua minggu setelah menerima LHP BPK.

“Selanjutnya DPRD meminta BPK melakukan pemeriksaan lanjutan dalam hal menemukan aspek-aspek tertentu atau temuan-temuan di satuan kerja tertentu yang tertuang dalam LHP BPK yang memerlukan pendalaman lebih lanjut,” terang Asep.

Ditempat yang sama, Anggota V BPK RI Isma Yatun mengatakan, Gubernur benar-benar konsern terhadap hasil rekomendasi BPK sehingga pihaknya tetap menyampaikan opini pada WTP.

Terhadap beberapa temuan, seperti pengalihan aset merupakan perintah dari undang-undang, kelebihan membayar dari pekerja sudah ditindaklanjut dengan menyetorkannya kembali. Ia berharap, untuk tahun-tahun kedepannya, pencapaian opini WTP dapat dipertahankan.

“Berdasarkan hasil pemeriksaan BPK atas LKPD Provinsi Banten Tahun Anggaran 2017, termasuk rencana aksi yang dilakukan Pemprov Banten, maka terhadap Laporan Keuangan Pemerintah Daerah Provinsi Banten Tahun Anggaran 2017 BPK memberikan opini wajar tanpa pengecualian (WTP),” kata Isma Yatun

Meski demikan,lanjutnya, beberapa catatan didapat oleh BPK RI seperti adanya pengalihan kewenangan aset dari kabupaten dan kota ke provinisi yang belum seluruhnya diinventarisir.

Kemudian, penataan hibah uang pada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan yang tidak tertib, dan terakhir adanya ketidaksesuaian paket pengadaan bangunan gedung garasi di Dinas Kelautan dan Perikanan.

Dia menyebutkan, Provinsi Banten berhasil mempertahankan predikat WTP yang tahun lalu juga diperolehnya. “Terus memperbaiki laporan APBD-nya,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah Provinsi Banten, Nandy Mulya menyayakan, pihaknya siap menindaklanjuti apa yang menjadi temuan BPK. Menurut Nandy, Pengalihan aset dari pemerintah kabupaten/kota yang belum selesai adalah aset yang berupa inventarisasi buku-buku pada SMA/SMK.

“Saat ini, aset-aset tersebut sudah mulai ditelusuri dan diinventarisasi.  Mudah-mudahan selama 60 hari masa tindak lanjut BPK bisa diselesaikan,” ujar Nandy.

ADI DARMA

Banten Raya

Gubernur Banten Copot Spanduk Salah Cetak Bertuliskan Asean Games 2018

Published

on

Gubernur Banten Wahidin Halim bersama Satpol PP Kota Serang mencopot spanduk salah cetak bertuliskan Asean Games di kawasan Stadion Maulana Yusuf, Kota Serang, Kamis (9/8/2018).

SERANG, MO – Spanduk salah cetak soal Asian Games 2018 di Kota Serang dicopot Gubernur Banten, Wahidin Halim, Kamis (9/8/2018). Aksi mencopot spanduk tersebut dilakukan Wahidin saat meninjau lokasi yang bakal dilintasi kirab obor Asian Games 2018.

Aksi tegas dilakukan Gubernur Banten, Wahidin Halim, kemarin. Gubernur yang akrab disapa WH ini mencopot spanduk promosi Asian Games berukuran besar di pintu masuk kawasan Stadion Maulana Yusuf, Jalan Ahmad Yani, Kota Serang. Ejaan yang mestinya Asian ditulis Asean pada spanduk berukuran jumbo tersebut.

Melihat spanduk salah tulis tersebut, spontan Gubernur Banten dibantu Satpol PP bergegas mencopotnya. Saat itu, WHtengah berkeliling sambil meninjau lokasi-lokasi yang akan dijadikan pawai obor Asian Games 2018.

Rencananya, Kamis (9/9/2018) ini, Banten akan dilewati oleh kirab obor Asian Games, mulai dari Kota Cilegon, sampai ke Kota Serang. Pawai tersebut rencananya bakal disambut langsung Gubernur Banten Wahidin Halim. Obor tersebut akan tinggal selama sehari di Banten. Usai itu, kirab obor Asian Games akan dilanjutkan menuju Kota Purwakarta, Jawa Barat.

UIS ADI

Continue Reading

Serang

Lepas Pemandu Haji, Wagub Andika Titip Jamaah Asal Banten

Published

on

Wagub Banten Andika Hazrumy diajak foto usai melepas petugas haji, Kamis (12/7). (ADI/METAONLINE)

SERANG,MO – Wakil Gubernur Banten, Andika Hazrumy melepas 200 Petugas Haji terkait dengan Pelaksanaan Ibadah Haji tahun 1439 H/2018 M di Pendopo Gubernur Banten, KP3B, Serang, Kamis, (12/7/2018).

200 petugas haji tersebut terdiri dari Tim Pemandu Haji Daerah (TPHD), Tim Kesehatan Haji Daerah (TKHD), Tim Pemandu Haji Indonesia (TPHI), Tim Pembimbing Ibadah Haji Indonesia (TPIHI) dan Tim Kesehatan Haji Indonesia (TKHI).

Pada kesempatan tersebut, Wakil Gubernur Andika meminta para petugas haji agar senantiasa dapat bekerja dengan penuh dedikasi, kesabaran, ketekunan dan ikhlas dalam melayani para jemaah. Serta dapat meningatkan profesionalisme petugas, agar dapat memberikan pelayanan prima kepada para jemaah haji, khusunya jamaah haji asal banten.

“Tugas petugas haji merupakan tugas yang berat tapi mulia. Oleh karenanya persiapkan segala sesuatunya dengan baik, baik berupa ilmu pengetahuan yang terkait dengan manasik haji, fisik, kesehatan, maupun perbekalan yang sekiranya dibutuhkan disana,” pesan Wagub.

Wagub juga menitipkan doa kepada petugas dan jemaah haji yang akan berangkat menjalankan ibadah haji tahun 2018, agar dapat mengemban amanah dengan baik sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat Banten.

Dia berharap kepada para petugas juga dapat menyampaikan kepada seluruh jemaah haji untuk dapat mendoakan Gubernur Banten Wahidin Halim dan dirinya agar diberikan kekuatan serta kesehatan untuk dapat mengemban amanah dan bertanggung jawab.

“Sehingga visi pembangunan Provinsi Banten yang maju, mandiri, berdaya saing, sejahtera dan berakhakul karimah sebagaimana tertuang dalam visi Gubernur dan Wakil Gubenur Banten dapat terwujud dan dirasakan oleh masyarakat Banten,” ucapnya.

Senada diungkapkan Kepala Kantor Wilayah Kementrian Agama Provinsi Banten, A Bazari Syam mengingatkan tiga hal penting yang harus diketahui petugas haji dalam menjalankan tugas, yaitu memegang teguh prinsip serta meluruskan niat untuk dapat melayani para jemaah haji selama menjalankan ibadahan, lantaran pintu surga petugas haji adalah ketika menjalankan tugas melayani jemaah yang tengah beribadah haji. Kemudian menjaga kesehatan, agar pelayanan dapat maksimal.

“Yang terpenting adalah menuntun agar seluruh semaah haji mengikuti aturan yang ada, itu yang terpenting,” pungkasnya.

Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat Irvan Santoso menyebutkan, pada tahun 2018ini setidaknya sebanyak 9.545 orang jemaah haji termasuk petugas haji diberangkatkan ke dalam 2 gelombanng, dimana pada glombang pertama sebanyak 10 kloter kemudian pada gelombang kedua 15 keloter dengan jumlah total sebanyak 25 kloter.

ADI DARMA

Continue Reading

Serang

Gubernur WH Ajak HMI Duduk Bareng Bangun Banten

Published

on

Gubernur Banten Wahidin Halim saat sambutan halal bihalal KAHMI, Rabu (4/7). (ADI/METAONLINE)

SERANG,MO – Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) Wilayah Banten menggelar halal bihalal guna menjalin silaturahmi antar alumni bertempat di Pendopo Gubernur Banten , KP3B, Curug, Kota Serang, Rabu (4/7/2018).

Turut hadir Ketua Dewan Penasehat Majelis Nasional KAHMI Akbar Tanjung, Gubernur Banten Wahidin Halim, Ketua Presidium KAHMI Siti Zuhro, Ketua Presidium Majelis Wilayah KAHMI Banten Udin Safarudin, Ketua MUI Banten A.M Romli dan Keluarga besar KAHMI Banten.

Gubernur Banten Wahidin Halaim mengharapkan KAHMI dan HMI dapat memberikan kontribusi dan dukungan kepada Provinsi Banten untuk melaksanakan pembangunan sesuai dengan aturan yang berlaku.

“Saya harapkan HMI dapat memberikan atau menyapaikan koreksi kepada Provinsi Banten dengan baik-baik, apabila ada sesuatu yang perlu di musyawarahkan bersama mari kita duduk bersama, jika diperlukan kita adakan pertemuan tiga  bulan sekali untuk bersilaturahmi,” ajak Gubernur WH.

Sebagai Gubernur, Wahidin menyapaikan bahwa misinya yang pertama adalah mereformasi birokrasi di Provinsi Banten, hal ini dilakukan untuk meningkatkan kinerja aparatur sipil negara (ASN).

“Tugas sebagai Gubernur itu sangat berat,tantanganya luar biasa,” tegas Gubernur.

Ia melanjutkan, Provisi Banten setelah satu tahun saya menjabat sudah mendapatkan WTP dari BPK, selain itu Provinsi Banten juga sudah menggunakan Sistem Informasi Manajemen Perencanaan, Penganggaran, dan Pelaporan (SIMRAL).

“Bagaimana penganggaran, perencanaan menjadi satu. Hanya satu dari 33 Provinsi yaitu Banten yang melaksanakan Simral,” ungkapnya.

Pada kesempatan ini Gubernur WH mengajak kepada seluruh alumni HMI dan kader HMI yang masih aktif untuk berperan aktif menyumbangkana tenaga dan pikirannya agar bersama-sama pemerintah untuk mewujudkan banten yang lebih baik dan sejahtera.

“Banyak anggota KAHMI yang menjadi pejabat dan pemborong. Saya harapkan jadi pejabat dan pemborong yang jujur, yang sama-sama memperjuangkan untuk kesejahtraan rakyat,” ujar Gubernur seraya menambahkan pada saat ini Provinsi Banten sedang konsen terhadap tiga  program prioritas yaitu pendidikan, kesehatan dan infrastruktur.

ADI DARMA

Continue Reading

Trending