Connect with us

Hukum Kriminal

Ditinggal Natalan, Spesialis Rumsong Bobol Rumah Mewah di Tangerang

Published

on

Rumah korban yang dibobol maling saat merayakan natal di rumah kerabatnya. (CANDRA/METAONLINE)

TANGERANG, MO – Nasib malang menimpa Hendayat Dachlan (54). Dirinya harus menderita kerugian setelah rumah mewah miliknya yang berlokasi di perumahan Budi Indah Jl. Semeru Rt. 01/07 Kelurahan Poris gaga, dibobol kawanan pencurian spesialis rumah kosong (Rumsong), Selasa (26/12).

Kejadian tersebut bermula ketika korban bersama istri dan ketiga anaknya meninggalkan rumah, pada pukul 19.30 WIB, untuk mengikuti acara Natalan dirumah saudara mereka yang berada di Jakarta. Posisi rumah saat ditinggalkan dalam keadaan tidak terkunci.

“Rumah pada Senin (25/12) dalam keadaan kosong dengan lampu depan (teras) menyala. Pintu gerbang tidak dikunci dan digembok,” ujar Iptu Imron Masadi selaku Kanit Reskrim Polsek Batuceper, saat ditemui di tempat kejadian perkara (TKP).

Dirinya melanjutkan, pukul 19.30 WIB korban bersama keluarganya kembali ke rumah dan kaget seketika melihat mobil Honda CRV yang diparkir dalam garasinya sudah tidak ada. Korban melihat pintu depan rumah sudah dalam keadaan terbuka.

“Kemudian korban langsung masuk kedalam rumah dan melihat pintu kayu depan sudah dalam keadaan rusak, lalu masuk kekamar korban dan melihat lemari dalam keadaan berantakan. Recorder cctv pun ikut yang berada didalam kamar korban pun dicuri,” imbuhnya.

Mendapati hal tersebut, korban segera mengecek ke lantai 2 dan brangkas yang berisikan uang tersebut sudah hilang. Korban juga sempat mengecek kamar anaknya dan lemari sudah dalam keadaan berantakan dengan 1 unit laptop milik anak korban sudah hilang.

Kerugian yang dialami korban yakni 1 buah brangkas berisi uang tunai 15 ribu dolar amerika, 13 ribu ringgit malaysia, 1.500 dolar singapura, uang rupiah senilai 60 jt, 100 gram perhiasan emas seharga 50 jt, 4 lembar izasah, SD, SMP, SMA, S 1, 4 buah pasport, 4 lembar akte kelahiran dan 1 buah BPKB mobil Honda crv beserta 1 unit mobil Honda Crv, npol B-163-HHD, tahun 2011.

Barang-barang elektronik milik korban turut digasak gerombolan pencuri, yaitu 1 buah laptop merk Apple, 1 unit recorder cctv. Pihaknya saat ini berada di TKP untuk melakukan penyelidikan lebih lanjut.

CANDRA IRAWAN

Hukum Kriminal

150 Kg Ganja di Tangerang Dimusnahkan

Published

on

KAB. TANGERANG, MO – Sebanyak 150 kg ganja berhasil dimusnahkan, Kamis (1/8/2019). Ganja dimusnahkan dengan cara dibakar di alun-alun Tigaraksa, Kabupaten Tangerang.

Barang bukti yang dimusnahkan adalah hasil kasus penangkapan bandar narkoba berinisial RSU (34) pada Senin (15/07) lalu.

Turut hadir Kapolres Kota Tangerang Kombespol Sabilul Alif, Wakil Bupati Tangerang Mad Romli, Kejaksaan Kabupaten Tangerang dan ulama MUI Kabupaten Tangerang.

Wakil Bupati Tangerang, Mad Romli mengatakan, peredaran narkoba dinilai telah menyentuh seluruh lapisan masyarakat, baik itu anak-anak hingga orang dewasa. Bagaimanapun, yang menjadi korban narkoba ini adalah masyarakat.

Menurut dia, Narkoba ini sangat merusak generasi muda. Karena itu pemkab Tangerang ke depannya akan selalu mendukung upaya-upaya Polres Kota Tangerang dalam melakukan  pemberantasan narkoba di wilayah Kabupaten Tangerang.

“Semoga generasi muda kabupaten Tangerang terhindar dari narkoba dan menjauhinya,” ucap Romli.

Kapolres Kota Tangerang, Kombespol Sabilul Alif mengatakan, pihaknya telah mengamankan barang bukti narkoba jenis ganja seberat 150kg  pada semester awal tahun 2019. Jumlah ini meningkat dari tahun sebelumnya.

“Pencapaian ini membuat kami (Polres Kota Tangerang) bangga sekaligus prihatin, karena  pada saat penangkapan disitu ada nelayan, guru, petani, hampir semua lapisan masyarakat. Artinya narkoba ini sudah hidup berdampingan dan mudah masuk ke masyarakat,” tuturnya.

Kapolres pun menghimbau agar seluruh lapisan masyarakat dapat menginformasikan jika di temukan kecurigaan-kecurigaan terkait narkoba. Dia minta dari lapisan  masyarakat, jika ditemukan mohon diinformasikan.

”Narkoba sama dengan teroris, narkoba merupakan kejahatan tingkat tinggi,” tukasnya. (darma)

Continue Reading

Hukum Kriminal

Saksi Sidang Serobot Lahan Dianggap Bohong

Published

on

Continue Reading

Hukum Kriminal

12.415 Botol Miras di Kota Tangerang Dilindas Alat Berat

Published

on

Alat berat melindas belasan ribu botol miras, Kamis (28/2). (Ist)

TANGERANG,MO – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Tangerang memusnahkan 12.415 botol minuman keras (miras) dari berbagai merk dengan kandungan alkohol lebih dari 5% di halaman Pusat Pemerintah Kota Tangerang, Kamis (28/2). Miras tersebut dimusnahkan dengan cara dilindas alat berat.

Keseluruhan barang bukti miras tersebut merupakan hasil dari kegiatan Operasi Terpadu yang didapat dari kios-kios atau warung wilayah kecamatan se-Kota Tangerang yang dilakukan Satpol PP Kota Tangerang bersama elemen Kepolisian dan TNI, operasi ini di lakukan mulai Februari 2018 – Februari 2019.

Walikota Tangerang Arief R. Wismansyah menjelaskan, pemusnahan barang bukti miras ini untuk menghindari rusaknya generasi penerus bangsa.

“Mudah-mudahan masyarakat tau bahwa bahaya miras ini dapat merusak generasi bangsa sehingga dengan adanya pemusnahan miras ini hal itu dapat dihindari,” ujar Arief.

“Untuk itu, kita akan terus beroprasi untuk mewujudkan Kota Tangerang yang Berakhlakul Karimah,” jelasnya lagi.

Selain itu, Arief juga mengatakan terima kasih kepada Satpol PP Kota Tangerang serta dukungan dari Kepolisian dan TNI yang terus membantu program pemerintah untuk membangun Kota Tangerang.

“Terima kasih kepada aparatur pemerintah khususnya Satpol PP Kota Tangerang serta Kepolisian dan TNI atas dukungannya yang terus menswiping agar masyarakat Kota Tangerang tidak terdampak penyakit sosial,” terangnya.

Arief pun mengintruksikan kepada Sekretaris Daerah Dadi Budaeri dan Dinas Industri dan Perdagangan serta Dinas Perizinan Kota Tangerang untuk melakukan pendataan kepada semua pelaku usaha serta menghimbau agar melakukan perizinan berusaha.

“Kita melakukan pendataan, miminta kepada semua pelaku usaha agar berizin, sehingga kita bisa menindak tegas kedepannya yang melanggar akan kita tutup,” tegasnya.

Sebagai informasi, kegiatan Pemusnahan Miras Tahun 2019 ini dihadiri oleh unsur Polri, Kodim 0506, Kepala Kejaksaan Negeri Kota Tangerang, Pengadilan Negeri Kota Tangerang, dan Ketua DPRD Kota Tangerang. (uad)

Continue Reading

Trending