Disbudpar Kota Tangerang Dorong Warga Kreatif Ciptakan Motif Batik

0
2680

TANGERANG – Dalam rangka pelestarian dan aktualisasi adat budaya daerah, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Tangeran mengadakan pelatihan membatik. Pelatihan ini berlangsung pada 21 Maret 2019 lalu.

Kegiatan ini merupakan agenda tahunan Disbudpar Kota Tangerang untuk memberdayakan masyarakat. Kepala Disbudpar Rina Hernaningsih menuturkan, pelatihan membatik guna mendorong masyarakat yang kreatif dalam menciptakan motif batik.

“Dengan begitu, diharapkan bisa tercipta motif batik khas Kota Tangerang yang juga bisa menambah penghasilan masyarakat di kemudian hari,” tutur Rina.

Tambahnya, pelatihan membatik ini merupakan tahun kedua. Dimana pelaksanaan tahun lalu hanya satu kecamatan, yaitu kecamatan Larangan yang baru mendapatkan pelatihan. Tahun ini ada dua kecamatan yang mendapatkan kesempatan yakni kecamatan Larangan dan Neglasari.

“Seperti halnya tahun lalu, kegiatan kali ini pun dipusatkan di Kelurahan Larangan Selatan. Ada pun pemilihan Kelurahan Larangan Selatan sebagai pusat kegiatan karena kelurahan ini telah ditetapkan sebagai Kampung Batik Larangan,” katanya.

Diketahui, sebutan Kampung Batik di wilayah Kecamatan Larangan karena warga setempat memiliki keterampilan dalam membuat batik. Selain itu, warga pun secara mandiri menghias lingkungan dengan motif batik seperti tembok pemukiman dan beberapa ruang publik lainnya.

Sebagai bagian dari pengembangannya, Pemkot Tangerang rutin melakukan pelatihan membatik kepada warga.

Pengembangan juga dilakukan melalui sanggar batik yang dilaksanakan pada hari Rabu dan Jumat. Pelatihan akan kita lakukan rutin dalam pengembangan kreativitas warga.

Dari sisi pariwisatanya, Kabid Pariwisata Rizal Ridallah menambahkan, Kampung Batik Larangan telah banyak dikenal warga. Hal tersebut terlihat dari banyak warga yang datang untuk melakukan swafoto. Selain itu, sosialisasi melalui berbagai forum pun terus dilaksanakan. Diakuinya, kehadiran Kampung Batik semakin menambah pilihan bagi warga dalam melaksanakan wisata lokal.

Bahkan Menteri Pariwisata Arief Yahya mengapresiasi Pemerintah Kota Tangerang yang terus meningkatkan potensi pariwisata di daerahnya. Menurutnya dengan mengadopsi konsep destinasi digital ini. Pariwisata di Kota Tangerang akan tumbuh dengan pesat.

“Baik Kampung Bekelir dan Kampung Batik Larangan sangat bagus dan berkarakter. Kalau ingin semakin ramai, harus lebih instagramable. Nanti pengembangan akan dilakukan. Sebab, ini untuk memenuhi kebutuhan para milenial,” pungkasnya. (ADV)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here