Connect with us

Kota Tangsel

Dinsos Tangsel Percepat Penanganan Sosial

Published

on

Forum OPD Dinas Sosial Tangerang Selatan membahas percepatan Penanganan Sosial. (ADI/METAONLINE)

TANGSEL,MO – Dinas Sosial Kota Tangerang Selatan (Tangsel) saat ini sedang melakukan percepatan pendataan Basis Data Terpadu (BDT) yang bertujuan untuk memperbaiki kualitas penerapan sasaran program-program perlindungan sosial.

Hal ini dikatakan oleh Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Sosial, Teddy Meiyadi dalam Forum Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Dinas Sosial di Puspitek, Serpong, Tangsel.

Dengan menggunakan data dari BDT, maka akan membantu mengurangi kesalahan dalam penetapan sasaran program perlindungan sosial yang ada di Kota Tangsel. Ia juga menekankan, akan menggunakan sistem berbasis outcome dengan sasaran kemiskinan sehingga masalah sosial lainnya dapat teratasi.

“Saat ini sudah terdapat 15.009 ribu Kartu Keluarga (KK) atau 45 ribu jiwa warga miskin yang terdata. Perubahan data demikian ditetapkan oleh Walikota Tangsel kepada Menteri Sosial agar dapat dijadikan BDT, agar tidak salah sasaran dalam penyempurnaan data,” ujar Teddy.

Lanjutnya, dari data tersebut juga telah digulirkan bantuan pangan non tunai senilai Rp 110 ribu/KK bahkan sebanyak 8.582 jiwa dari 15.009 mendapat bantuan senilai Rp 1,7 hingga Rp 2 juta tiap tahun yang didapat dari Program Keluarga Harapan (PKH).

“Oleh karena itu kami percepat dengan target 50 persen dalam waktu satu tahun, kami berharap di tahun 2021 dapat selesai,” ungkapnya.

Selain data dan waktu yang tepat sasaran, Teddy juga mengatakan ingin mengumpulkan sumber dana lain untuk membantu percepatan penanganan sosial melalui Corporate Social Responsibility perusahaan yang dibantu dengan data dari Dinas Pemukiman.

“Kita perjuangkan dana juga untuk disabilitas, dan persoalan yang ada di dalam rumah yang harus dipetakan secara detail. Kemudian, usulan-usulan tersebut akan masuk kedalam tahap bottom up hingga Musrenbang tingkat Kota,” pungkas Teddy.

Sementara Walikota Tangsel, Airin Rachmi Diany berharap Dinas Sosial mampu meng-upgrade data dan menurunkan angka orang miskin di tiap Kecamatan yang ada di Kota Tangsel. Ia pun berharap, jangan sampai program ini tidak berjalan dengan baik.

“Kalau ada orang miskin, kita tempel stiker di rumahnga. Jadi jangan sampai warga mampu juga mendapat bantuan. Jangan sampai pendataan salah. Saya berharap angka kemiskinan bisa turun, jadi pemerintah bisa fokus ke pemberdayaan dalam rangka peningkatan kesejahteraan masyarakat Tangsel,” ungkap Airin.

Yang terpenting, kata Airin, urusan sosial jangan menjadi sebuah pencitraan. Masyarakat yang tidak mampu harus merasakan bantuan langsung dari pemerintah.

ADI DARMA

Continue Reading
Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kota Tangsel

Andika Bertekad Tagana Banten Mandiri Tanpa Hibah

Published

on

Wagub Andika Hazrumy yang juga ketua Tagana bertekad ingin organisasi mandiri tanpa hibah. (ADI/METAONLINE)

TANGSEL,MO – Ketua Forum Komunikasi Tagana Provinsi Banten Andika Hazrumy menyatakan tekad organisasi yang dipimpinnya itu untuk mandiri dalam menjalankan roda dan fungsi organisasi, yakni tanpa bantuan dana hibah dari Pemprov Banten.

Pernyataan ini menyusul pernyataaan dia sebelumnya sebagai Ketua Karang Taruna (KT) Provinsi Banten, yang juga menyatakan Karang Taruna Banten akan dikelola secara mandiri tanpa dana hibah.

“Saya ingin menyebarkan virus kemandirian di kalangan organisasi dan lembaga kemasyarakatan. Secara konkrit saya mulai dari beberapa organisasi yang kebetulan saya pimpin dulu,” kata Andika usai menghadiri acara Pembinaan Kompetensi Tagana Provinsi Banten 2018 di halaman kantor Kecamatan Setu, Tangerang Selatan, belum lama ini.

Sama dengan peryataan sebelumnya dalam kapasitasnya sebagai Ketua Karang Taruna Banten, kali ini Andika sebagai Ketua Forum Komunikasi Tagana Banten juga mengatakan, organisasi kemasyarakatan seperti yang dipimpinnya itu tetap bisa menjalankan roda dan fungsi organisasi meski tanpa bantuan dana dari pemerintah.

“Tagana, sama seperti juga Karang Taruna, saya akan dorong untuk menjadi mitra strategis pemerintah daerah, swasta, BUMN atau BUMD. Dengan adanya kreatifitas dan inovasi serta kemauan yang kuat, tidak mustahil justru organisasi bisa lebih berjalan lancar dibanding sebelumnya,” imbuhnya.

Terlebih, lanjut Andika, secara kebetulan dua organisasi yang dipimpinnya itu bersifat sebagai organisasi sosial yang keberadaannya dimaksudkan untuk membantu pemerintah dalam mengatasi persoalan-persoalan sosial yang terjadi di tengah-tengah masyarakat.

“Jadi ya fokusnya justru kami sebagai organisasi sosial ya melakukan pembantuan-pembantuan sosial kepada masyarakat, alih-alih sibuk dengan meminta-minta bantuan kepada pemerintah,” ujarnya.

Untuk diketahui, sebelumnya Andika juga mengungkapkan komitmen serupa saat bertindak selaku Ketua Karang Taruna Banten pada acara buka puasa bersama dan santuanan bersama 1.000 anak yatim se-Banten di Plaza Aspirasi, Kawasan Pusat Pemerintahan Provinsi Banten (KP3B) Curug, Kota Serang, Rabu (6/6) lalu.

ADI DARMA

Continue Reading

Kota Tangsel

Giant Bagikan 8.000 Paket Fried Chicken Untuk Anak Yatim

Published

on

Giant berbagi kebahagiaan dengan ribuan anak yatim dan dhuafa. (ADI/METAONLINE)

TANGSEL,MO – Mewarnai Bulan Suci Ramadan 2018, Giant mengajak pelanggan setianya untuk berbagi kebahagiaan dan beramal melalui program satu makanan satu kebaikan bertajuk “Berbagi Buka Puasa dengan Giant Fried Chicken (GFC)”.

Mekanisme dari program Berbagi Buka Puasa dengan GFC sangat mudah, dimana setiap pelanggan meiakukan pembelian Paket Donasi GFC pada periode 11 Mei- 6 Juni 2018, maka Giant akan mendonasikan paket yang sama untuk anak yatim dan dhuafa di masing-masing lokasi yang telah ditentukan.

Program ini melibatkan 43 toko Giant dari DIY, Jawa Tengah, Jawa Timur, Bali, NTB, Kalimantan Selatan, Kalimantan Timur, Sulawesi Utara, hingga Sulawesi Selatan. Dari program tersebut.

Sejumlah lebih dari 8.000 paket GFC telah diberikan kepada anak yatim dan dhuafa yang penyalurannya dilakukan menjadi 2 sesi, dimana penyaluran pertama dilakukan pada tanggai 24 Mei 2018 dan penyerahan kedua dilakukan pada hari ini, Kamis 7 Juni 2018.

Sebelumnya di tahun 2017, program serupa telah dilakukan oieh Giant dan membagikan Iebih dari 3.200 paket GFC kepada 11 Yayasan di sekitar Giant yang terpilih. Saat ini, Paket Donasi GFC dijual dengan harga Rp12.000, untuk daerah DIY, Jawa Tengah, dan Jawa Timur, serta Rp13.000, untuk daerah lainnya.

“Kami berterima kasih atas partisipasi pelanggan Giant dalam program ini, semoga apa yang kita lakukan dapal menambah dan melengkapi kebahagiaan mereka,” ungkap Tony Mampuk, GM Corporate Affairs Giant.

ADI DARMA

Continue Reading

Kota Tangsel

PAC GP Ansor Setu Gelar Dialog Kebangsaan

Published

on

PAC GP Ansor Kecamatan Setu gelar dialog kebangsaan. (ADI/METAONLINE)

TANGSEL,MO – Di bulan suci Ramadhan PAC GP Ansor Kecamatan Setu mengadakan dialog kebangsaan dan buka puasa bersama di rumah makan Pondok Rizki Keranggan, Setu, Tangsel.

“Acara ini terlaksana sebagai bentuk follow up dari kegiatan kami sebelumnya yaitu Diklat Terpadu Dasar (DTD) GP Ansor Setu, agar terjaganya komunikasi yang intens kami mengadakan dialog kebangsaan sekaligus silaturahim dan buka puasa bersama,” ujar ketua PAC GP Ansor Setu, Irfan Alamsyah.

Kegiatan ini dibuka oleh KH Munhadi perwakilan Rais aam PCNU Kota Tangsel dan Pemerintah setempat yang diwakilkan Sekretaris Camat Setu Syaifudin. Dilanjut setelahnya dengan dialog kebangsaan demi terjaganya nilai-nilai kecintaan NKRI dalam setiap anggota GP Ansor Tangsel.

Ketua PC GP Ansor Kota Tangsel, Asrori Fakhrezi mengatakan acara seperti ini akan terus dilakukan sebagai bentuk GP Ansor untuk menjaga keutuhan NKRI di Kota Tangsel khususnya.

“Karena belakangan ini banyak kelompok radikalisme yang sudah menyasar kepada anak muda dan masyarakat. Semoga langkah dan niat kami selalu dipermudah oleh Allah SWT,” tutup Aktifis muda NU tersebut.

Sementara, Sekretaris Camat Setu Syaifudin mengatakan bahwa kegiatan silaturahmi dan buka puasa bersama yang di selenggarakan oleh GP Anshor merupakan kegiatan yang positif dalam rangka mempererat tali persaudaraan kita.

“Di samping itu, juga untuk mempererat ukhuwah Islamiah kita sebagai sesama muslim dan mempererat ukhuwah watoniah kita sebagai anak bangsa. Pemerintah Kecamatan Setu tentu mendukung kegiatan semacam ini,” ungkap Syaifudin.

ADI DARMA

Continue Reading

Trending