Connect with us

Kota Tangsel

Dindikbud Tangsel Bakal Gelar Ikrar 1.000 Siswa

Published

on

Dewan Pendidikan Banten serta Pejabat Dindikbud Tangsel bertemu membahas komitmen cegah tawuran, Jumat (10/8/2017).

Dewan Pendidikan Banten Berkunjung Bahas Komitmen Berantas Kenakalan Remaja

TANGSEL, MO – Pengurus Dewan Pendidikan Provinsi Banten berkunjung ke Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Jumat (10/8/2018). Permasalahan tawuran antar pelajar yang terjadi beberapa pekan lalu disinggung dalam kunjungan tersebut.

Persolan tawuran pelajar turut disoroti Dewan Pendidikan Banten. Ketua Dewan Pendidikan Banten, Dadang Setiawan mengatakan, pembangunan pendidikan berkualitas mesti dibarengi pendidikan karakter yang baik. Pendidikan karakter menurutnya, merupakan upaya mencegah kenakalan remaja.

“Kita dari Dewan Pendidikan berdiskusi langsung dengan Dinas Pendidikan Tangsel dalam rangka bersama-sama membangun pendidikan yang berkualitas, khususnya mencegah dan memberantas aksi tawuran antar pelajar,” ujar Dadang kepada MetaOnline.

Bentrok antarpelajar di Tangsel berujung duka. Bentrok anatara pelajar SMK Sasmita Pamulang dan SMK Bhupuri Serpong itu menewaskan Ahmad Fauzan (18).

Kepala Dindikbud Kota Tansel, Taryono telah menyikapi persoalan tawuran yang telah menewaskan 1 orang pelajar tersebut. Ia mengatakan bakal menggelar ikrar berjamaah pelajar Tangsel. Ikrar tersebut, sambungnya, bakal diikuti 1.000 pelajar lebih.

“Selanjutnya untuk langkah pencegahan, Dinas Pendidikan Tangsel akan mengadakan Ikrar siswa sebanyak 1.000 siswa se-Kota Tangsel bersama pimpinan SMK se-Kota Tangsel” tambahnya.

Dewan Pendidikan Banten juga meminta Dindikbud Tangsel tidak berhenti melakukan sosialisasi serta menggelar kegiatan positif bagi pelajar.

“Berharap agar Dinas Pendidikan Provinsi maupun Kabupaten/Kota agar terus mengadakan kegiatan-kegiatan positif, seperti pelatihan, seminar, workshop atau kegiatan positif lainnya untuk memberi daya dukung kepada para siswa, sehingga kelak mereka mampu berguna karena punya wawasan tinggi,” tambah Euis Hendrawati, Anggota Dewan Pendidikan Banten.

CANDRA IRAWAN

Continue Reading
Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kota Tangsel

SMP PGRI Serpong Jaring Bibit Muda Pemain Futsal

Published

on

SMP PGRI Serpong Jaring Bibit Muda Pemain Futsal

TANGSEL,MO – SMP PGRI Serpong menjaring bibit pemain futsal dari siswa SD di Tangerang Selatan. Sekolah ini percaya banyak bibit yang akan tumbuh menjadi pemain-pemain futsal profesional melalui turnamen futsal yang telah selesai dilaksanakan.

“Saya berharap dan optimis bahwa banyak sekali tunas-tunas muda yang akan tumbuh di kota Tangsel ini,” ungkap Kepala SMP PGRI Serpong, Ali Susanto, beberapa waktu lalu.

Dia mengatakan, potensi yang dimiliki oleh siswa SD dalam bermain futsal jangan diabaikan. Harus ada pihak yang peduli untuk memfasilitas bakat siswa tersebut agar terus berkembang.

“Turnamen ini bukan semata-mata turnamen saja sebagai agenda sekolah, tapi ini kepedulian kami merespon potensi siswa SD yang punya bakat di olahraga futsal,” jelasnya.

Dia mengatakan, turnamen futsal ini diselenggarakan selama 2 hari. Tanggal 2 dan 3 Februari di lapangan futsal SMP PGRI Serpong. Peserta yang ikut sebanyak 20 tim dari 19 sekolah.

“Kami perlu apresiasi siswa, guru dan sekolah yang berpartisipasi dalam turnamen ini. Semoga niat baik kami menjaring pemain futsal profesional bisa terwujud,” jelasnya.

Turnamen ini memperebutkan piala Kepala SMP PGRI Serpong serta Sertifkat dan Uang pembinaan yang disiapkan total sebesar Rp1,9 juta.

Ali mengatakan,akan memberikan hadiah tambahan bagi yang ingin masuk SMP PGRI Serpong untuk yang menjadi juara 1 akan saya gratiskan uang bangunan (IPP) dan Juara 2 mendapat diskon sebesar 50% dan Juara 3 diskon sebesar 30% Langkah tersebut sebagai bentuk penghargaan atas perjuangan siswa tersebut.

“Kalau ada yang berprestasi tentu akan kami perhatikan, sekolah mana yang tidak mau punya siswa berprestasi? Tentu kami ingin siswa yang berprestasi,” ungkapnya. (nose)

Continue Reading

Hukum Kriminal

Viral, Kesal Ditilang Pemuda di Tangerang Malah Rusak Motor

Published

on

Pemuda di Tangerang ngamuk saat ditilang. (ist)

TANGERANG,MO – Video seorang pemuda berkaus putih merusak sepeda motor matic viral di media sosial. Usut punya usut, pria yang bernama Adi Saputra (21) itu merusak motor karena tidak terima ditilang polisi.

Informasi dihimpun, peristiwa itu terjadi Kamis pagi tadi (7/2/2019) sekira pukul 06.36 WIB di Jalan Letnan Soetopo, Serpong atau tepatnya di depan Pasar Modern BSD, Kota Tangerang Selatan (Tangsel).

Kasat Lantas Polres Tangerang Selatan Ajun Komisaris Lalu Hedwin Hanggara mengatakan, pagi itu, anggota Satlantas Polres Serpong atas nama Bripka Oky, memberhentikan motor yang dikendarai Adi Saputra yang berboncengan dengan kekasihnya.

“Pengendara diberhentikan oleh petugas lantaran berusaha melawan arus karena saat itu di lokasi tengah ada pengaturan lalu lintas di putaran Pasar Modern BSD,” ujar Lalu Hedwin.

Tidak hanya itu, kesalahan lain adalah pengendara dan penumpang yang dibonceng juga tidak mengenakan helm. Tidak bisa menunjukkan SIM dan STNK kendaraannya.

Saat itu, Bripka Oky langsung menilang yang bersangkutan. Adi yang ditilang kemudian membentak petugas dan marah marah hingga akhirnya membanting dan merusak motor.

Bahkan bodi motor tersebut terus dipreteli hingga hampir habis dengan menggunakan tangan. Saat ini barang bukti telah diamankan pihak kepolisian. (uad)

Continue Reading

Kota Tangsel

2019, Commuter Line Kelas Premuin BSD Diujicoba 

Published

on

TANGSEL, MO– Kementerian Perhubungan bersama  PT Kereta Api Indonesia berencana akan meluncurkan kereta Commuter Line Jabodetabek kelas premium. Itu dilakukan guna menarik minat masyarakat menggunakan transportasi masal.

Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi menjelaskan, jumlah kendaraan di Jabodetabek saat ini semakin banyak. Langkah cepat, sambungnya, diperlukan untuk mengatasi masalah tersbut. Data yang diperoleh Kementerian Perhubungan, saat ini terdapat 18 juta kendaraan bermotor beredar di Jakarta dan pergerakan harian di Jabodetabek 47,5 juta perjalanan perhari.

Dampaknya, tedapat kerugian di Jakarta sebanhyak  97,5 triliun kerugian dan Jabodetabek sebanyak 100 triliun. “TOD adalah satu langkah cerdas yang kami lakukan dengan mengumpulkan satu penduduk disatu titik. TOD ini sangat dinanti banyak orang,” ujar mantan Dirut Garuda Indonesia ini.

Budi menjelaskan,  untuk mendukung program tersebut pihaknya bersama PT Kereta Api Indonesia berencana akan meluncurkan layanan kereta api commuter line terbaru yang lebih nyaman. Diantaranya menambah gerbong yang tadinya 10 rangkaian menjadi 12 rangkaian dan meluncurkan layanan kereta komuter line kelas Premium yang realisasinya akan dilakukan pada awal 2019 mendatang. “Dalam waktu dekat dilakukan ujicoba di BSD ini (Commuter line kelas premium),” tambahnya.

Adapun tarif kereta untuk layanan premiun tersebut, Budi mengaku belum dapat memastikan nominalnya. (agr)

Continue Reading

Trending