Connect with us

Kota Tangsel

Dihadapan Menkes, WH Berharap Warga Banten Tetap Berobat Gratis

Published

on

Gubernur Banten H. Wahidin Halim saat sambutan di Rakernas Kementrian Kesehatan di ICE BSD, Selasa (6/3). (ADI/METAONLINE)

TANGERANG,MO – Kesehatan menjadi prioritas utama bagi pemerintah Provinsi Banten. Demikan dikatakan Gubernur Banten Wahidin Halim, dihadapan Menteri Kesehatan Nila Mueleok, di acara Rapat Kerja Kesehatan Nasional (Rekarenaskes) tahun 2018 di ICE BSD, Tangerang. Selasa (6/3).

Pria yang akrab disapa WH, juga membeberkan pengalamannya dihadapan Menkes. Kata WH mulai dari menjadi seorang Kepala Desa, Camat, Walikota, dan saat ini Menjadi Gubernur Banten.

WH mengaku optimis bahwa program kesehatan cukup pakai Kartu Tanda Penduduk (KTP) akan bisa berjalan dengan baik.

Pada kesempatan itu, WH juga meminta dukungan kepada Menteri Kesehatan RI, untuk menjadikan Banten sebagai obyek penelitan untuk pembangunan kesehatan.

“Saya terima dengan senang hati apabila ibu punya program-program yang menawarkan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat Banten melalui kesehatan, dan ini yang memang sedang kita lakukan,” katanya.

WH juga membeberkan, bahwa 79% masyarakat Banten telah terdaftar di BPJS dan pemerintah Provinsi Banten telah membantu iuran BPJS tersebut bagi warga Banten. Tetapi sampai saat ini masih ada 2 juta penduduk Banten yang belum tercover BPJS.

“Kalau saya biayai dari APBD yang 2 juta itu, saya hitung sekitar 600 milyar. Kami tidak punya uang,” jelasnya.

“Boleh gak yang 2 juta ini kita tanggung tetapi ketika mereka sakit, bukan ketika dia bayar premi, kita bayar ketika mereka masuk rumah sakit. Itu yang sebenarnya saya usulkan kepada Ibu Menteri maupun Pak Presiden,” pinta WH ke Menteri Kesehatan disela-sela sambutannya.

Ia juga menyebutkan bahwa sampai saat ini ketika ada masyarakat yang sakit mendadak belum mendapatkan BPJS siapa yang akan membiayai mereka yang tidak mampu.

“Kalau mereka kedepan sudah punya premi masing-masing atau sanggup membayar ya silahkan, tapi saat ini kami ingin yang 2 juta itu kami bidik dan membayar mereka ketika sakit,” imbuhnya.

WH juga mengatakan, hal tersebut telah dilakulannya ketika masa ia (WH-red) menjadi Walikota dan hampir 2 juta penduduk Kota Tanggerang dijamin kesehatannya di rumah sakit walaupun seberapa lama dan seberapa parah sakit yang dialami masyarakat cukup dengan KTP bisa berobat gratis.

“Ya silahkan bu mau dipikirin silahkan mau tidak juga gapapa, tapi saya punya inisiatif seperti itu,” ungkap WH.

ADI DARMA

Kota Tangsel

Andika Bertekad Tagana Banten Mandiri Tanpa Hibah

Published

on

Wagub Andika Hazrumy yang juga ketua Tagana bertekad ingin organisasi mandiri tanpa hibah. (ADI/METAONLINE)

TANGSEL,MO – Ketua Forum Komunikasi Tagana Provinsi Banten Andika Hazrumy menyatakan tekad organisasi yang dipimpinnya itu untuk mandiri dalam menjalankan roda dan fungsi organisasi, yakni tanpa bantuan dana hibah dari Pemprov Banten.

Pernyataan ini menyusul pernyataaan dia sebelumnya sebagai Ketua Karang Taruna (KT) Provinsi Banten, yang juga menyatakan Karang Taruna Banten akan dikelola secara mandiri tanpa dana hibah.

“Saya ingin menyebarkan virus kemandirian di kalangan organisasi dan lembaga kemasyarakatan. Secara konkrit saya mulai dari beberapa organisasi yang kebetulan saya pimpin dulu,” kata Andika usai menghadiri acara Pembinaan Kompetensi Tagana Provinsi Banten 2018 di halaman kantor Kecamatan Setu, Tangerang Selatan, belum lama ini.

Sama dengan peryataan sebelumnya dalam kapasitasnya sebagai Ketua Karang Taruna Banten, kali ini Andika sebagai Ketua Forum Komunikasi Tagana Banten juga mengatakan, organisasi kemasyarakatan seperti yang dipimpinnya itu tetap bisa menjalankan roda dan fungsi organisasi meski tanpa bantuan dana dari pemerintah.

“Tagana, sama seperti juga Karang Taruna, saya akan dorong untuk menjadi mitra strategis pemerintah daerah, swasta, BUMN atau BUMD. Dengan adanya kreatifitas dan inovasi serta kemauan yang kuat, tidak mustahil justru organisasi bisa lebih berjalan lancar dibanding sebelumnya,” imbuhnya.

Terlebih, lanjut Andika, secara kebetulan dua organisasi yang dipimpinnya itu bersifat sebagai organisasi sosial yang keberadaannya dimaksudkan untuk membantu pemerintah dalam mengatasi persoalan-persoalan sosial yang terjadi di tengah-tengah masyarakat.

“Jadi ya fokusnya justru kami sebagai organisasi sosial ya melakukan pembantuan-pembantuan sosial kepada masyarakat, alih-alih sibuk dengan meminta-minta bantuan kepada pemerintah,” ujarnya.

Untuk diketahui, sebelumnya Andika juga mengungkapkan komitmen serupa saat bertindak selaku Ketua Karang Taruna Banten pada acara buka puasa bersama dan santuanan bersama 1.000 anak yatim se-Banten di Plaza Aspirasi, Kawasan Pusat Pemerintahan Provinsi Banten (KP3B) Curug, Kota Serang, Rabu (6/6) lalu.

ADI DARMA

Continue Reading

Kota Tangsel

Giant Bagikan 8.000 Paket Fried Chicken Untuk Anak Yatim

Published

on

Giant berbagi kebahagiaan dengan ribuan anak yatim dan dhuafa. (ADI/METAONLINE)

TANGSEL,MO – Mewarnai Bulan Suci Ramadan 2018, Giant mengajak pelanggan setianya untuk berbagi kebahagiaan dan beramal melalui program satu makanan satu kebaikan bertajuk “Berbagi Buka Puasa dengan Giant Fried Chicken (GFC)”.

Mekanisme dari program Berbagi Buka Puasa dengan GFC sangat mudah, dimana setiap pelanggan meiakukan pembelian Paket Donasi GFC pada periode 11 Mei- 6 Juni 2018, maka Giant akan mendonasikan paket yang sama untuk anak yatim dan dhuafa di masing-masing lokasi yang telah ditentukan.

Program ini melibatkan 43 toko Giant dari DIY, Jawa Tengah, Jawa Timur, Bali, NTB, Kalimantan Selatan, Kalimantan Timur, Sulawesi Utara, hingga Sulawesi Selatan. Dari program tersebut.

Sejumlah lebih dari 8.000 paket GFC telah diberikan kepada anak yatim dan dhuafa yang penyalurannya dilakukan menjadi 2 sesi, dimana penyaluran pertama dilakukan pada tanggai 24 Mei 2018 dan penyerahan kedua dilakukan pada hari ini, Kamis 7 Juni 2018.

Sebelumnya di tahun 2017, program serupa telah dilakukan oieh Giant dan membagikan Iebih dari 3.200 paket GFC kepada 11 Yayasan di sekitar Giant yang terpilih. Saat ini, Paket Donasi GFC dijual dengan harga Rp12.000, untuk daerah DIY, Jawa Tengah, dan Jawa Timur, serta Rp13.000, untuk daerah lainnya.

“Kami berterima kasih atas partisipasi pelanggan Giant dalam program ini, semoga apa yang kita lakukan dapal menambah dan melengkapi kebahagiaan mereka,” ungkap Tony Mampuk, GM Corporate Affairs Giant.

ADI DARMA

Continue Reading

Kota Tangsel

PAC GP Ansor Setu Gelar Dialog Kebangsaan

Published

on

PAC GP Ansor Kecamatan Setu gelar dialog kebangsaan. (ADI/METAONLINE)

TANGSEL,MO – Di bulan suci Ramadhan PAC GP Ansor Kecamatan Setu mengadakan dialog kebangsaan dan buka puasa bersama di rumah makan Pondok Rizki Keranggan, Setu, Tangsel.

“Acara ini terlaksana sebagai bentuk follow up dari kegiatan kami sebelumnya yaitu Diklat Terpadu Dasar (DTD) GP Ansor Setu, agar terjaganya komunikasi yang intens kami mengadakan dialog kebangsaan sekaligus silaturahim dan buka puasa bersama,” ujar ketua PAC GP Ansor Setu, Irfan Alamsyah.

Kegiatan ini dibuka oleh KH Munhadi perwakilan Rais aam PCNU Kota Tangsel dan Pemerintah setempat yang diwakilkan Sekretaris Camat Setu Syaifudin. Dilanjut setelahnya dengan dialog kebangsaan demi terjaganya nilai-nilai kecintaan NKRI dalam setiap anggota GP Ansor Tangsel.

Ketua PC GP Ansor Kota Tangsel, Asrori Fakhrezi mengatakan acara seperti ini akan terus dilakukan sebagai bentuk GP Ansor untuk menjaga keutuhan NKRI di Kota Tangsel khususnya.

“Karena belakangan ini banyak kelompok radikalisme yang sudah menyasar kepada anak muda dan masyarakat. Semoga langkah dan niat kami selalu dipermudah oleh Allah SWT,” tutup Aktifis muda NU tersebut.

Sementara, Sekretaris Camat Setu Syaifudin mengatakan bahwa kegiatan silaturahmi dan buka puasa bersama yang di selenggarakan oleh GP Anshor merupakan kegiatan yang positif dalam rangka mempererat tali persaudaraan kita.

“Di samping itu, juga untuk mempererat ukhuwah Islamiah kita sebagai sesama muslim dan mempererat ukhuwah watoniah kita sebagai anak bangsa. Pemerintah Kecamatan Setu tentu mendukung kegiatan semacam ini,” ungkap Syaifudin.

ADI DARMA

Continue Reading

Trending