Connect with us

Ragam META

Diam Saat Marah, Sifat Pemilik Zodiak Ini

Published

on

Ilustrasi/bbs/istimewa/net

RAGAM,MO-Gaya marah seseorang berbeda satu sama lain. Ada yang meledak-ledak atau sangat ekspresif, namun tidak sedikit juga yang mampu menahan amarah. emosi tidak bisa ditebak tetapi ada beberapa pemilik zodiak yang melakukan “diam” saat emosi mereka meningkat.

Sama halnya, ternyata tiap zodiak pun mempunyai gaya berbeda saat meluapkan amarahnya. Nah dilansir dari berbagai sumber, berikut adalah lima zodiak yang memilih diam saat marah:

1. Taurus
Awalnya ketika marah, mereka akan memberi petunjuk halus seperti menjadi sunyi dan dingin, sebelum akhirnya ‘meledak’. Sebenarnya Taurus bukanlah zodiak yang gampang marah. Namun jika hal itu terjadi, mereka sering mengekspresikan kemarahan dengan melempar barang.

2. Gemini
Pada dasarnya Gemini senang berbicara, jadi, sehingga tidak heran jika saat marah mereka mengungkapkan dengan menjerit, berteriak, dan melontarkan kata-kata sarkastik. Namun di sisi lain, Gemini memiliki dua sisi kepribadian seperti yang diwakili oleh lambang zodiaknya. Meraka juga bisa menjadi dingin, diam, namun sekalinya bicara tetap menyakitkan.

3. Virgo
Virgo tidak terlalu nyaman mengekspresikan kemarahan dengan terang-terangan. Jadi, mereka menahannya sampai meledak. Saking jarang mengungkapkan emosi, Virgo sering membuat orang bingung saat sedang marah. Virgo sering mengungkapkan kemarahan di masa lalu, bukan saa ini.

4. Capricorn
Dalam kondisi marah, Ketika Capricorn biasanya tidak mengungkapkan hal itu kecuali benar-benar tidak bisa menahannya lagi. Capricorn akan mengatakan kepada orang yang tersebut bahwa mereka kecewa dan mengeluarkan kata-kata sarkas untuk membuatnya sadar.

5. Aquarius
Aquarius biasanya sangat dingin dan membutuhkan hal serius untuk membuat mereka marah. Lini pertahanan pertama ketika mereka marah adalah berhenti berbicara dengan orang lain lalu menyepi ke sesuatu tempat untuk menenangkan diri. Mereka akan mencoba mengabaikan sumber kemarahan sambil menunggu amarah reda. Jika hal ini tidak dilakukan, mereka akan mengungkapkannya dengan cara yang buruk.(berbagai sumber)

Continue Reading
Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kab Tangerang

Angkat Cerita Teman, “Peralihan Hati” Jadi Singel Terbaru Cokelat Band

Published

on

Grup musik Cokelat saat memberi keterangan pers terkait peluncuran single baru di Gading Serpong, Jumat (19/10/2018).

TANGERANG, MO – Setelah berkarya selama 22 tahun, grup band Cokelat kembali merilis single terbaru. Single di album kesembilan itu berjudul ‘Peralihan Hati’. Lagu bergenre Electronic Dance Musik (EDM) ini ditulis langsung oleh sang vokalis, Jackline Rossy yang terinspirasi atas cerita dan pengalaman teman-temannya.

“Lagu ini aku tulis berdasarkan cerita dan pengalaman temen-teman aku yang emang sering curhat. Karena menurut mereka aku ini kaya tempat sampah yang siap mendengar keluh kesah cerita mereka. Bahkan teman yang baru kenal pun sering cerita dan berbagi pengalaman percintaannya sama aku,” ucap Jackline di kawasan Gading Serpong, Jumat (19/10/2018).

Pada lagu ini, Jackline juga berpesan agar para pendengar tidak menjadikan seseorang yang baru, menjadi objek pelarian akan sebuah kekecewaan.

“Jadi sebelum move on nih, temen-temen harus selesaikan dulu permasalahan sama orang lama. Kenapa? Karena hal ini akan merugikan juga loh buat hubungan kalian bersama orang baru kedepannya nanti,” ujarnya.

Walau dengan warna musik yang baru, aransemen pop-rock khas Cokelat masih terasa. Kekhasan itu disesuaikan dengan perkembangan musik saat ini.

“Benang merah Cokelat masih terus terasa kita tidak ingin membuangnya, walau kita terus berexperiment dengan aransemen musik baru,” tukasnya.

Diketahui, kini formasi Cokelat diisi oleh Edwin Marshall pada gitar, Rony Febri pada bass, Jackline Rossy pada Vokal dan Axel yang sejak lama sebagai additional drummer kini telah resmi menjadi member Cokelat. (idn)

Continue Reading

Ekonomi

Garuda Indonesia & BNI Tandatangani Kerjasama SBLC

Published

on

Garuda Indonesia. (net)

BALI, MO –  Maskapai nasional Garuda Indonesia bersinergi bersama Bank BNI menandatangani kesepakatan kerjasama fasilitas Stand By Letter of Credit (SBLC) dengan total nilai mencapai USD 200 juta yang merupakan persetujuan awal dari rencana sampai dengan USD 400 juta.

Dengan dukungan fasilitas SBLC ini, Garuda dapat melakukan replacement dana maintenance reserve yang mengendap pada lessor, sehingga dana mengendap tersebut dapat diminimalisir dan diutilisasi untuk mendukung kebutuhan operasional perusahaan tanpa adanya peningkatan beban hutang. Dengan demikian arus kas perusahaan akan menjadi lebih baik.

Penandatanganan komitmen kerjasama strategis tersebut dilaksanakan oleh Direktur Keuangan dan Manajemen Resiko Garuda Indonesia Fuad Rizal bersama dengan Direktur Corporate Banking Bank BNI Putrama Wahju Setyawan yang turut disaksikan oleh Direktur Utama Garuda Indonesia, Ari Askhara di Hotel Nikko, Bali, Kamis (11/10/2018).

Pada sambutannya, Direktur Utama Garuda Indonesia, Ari Askhara menyambut baik komitmen strategis berkelanjutan yang dilaksanakan bersama Bank BNI tersebut. Ari menyebut, Garuda dan BNI selama ini telah memiliki sejarah hubungan kerjasama yang sangat baik. Pihaknya, kata Ari, pernah melaksanakan berbagai kerja sama strategis dalam aspek keuangan maupun komersial.

“Upaya Garuda untuk dapat terus bersaing di industri penerbangan yang kompleks dan dinamis ini, tentu tidak dapat dilepaskan dari dukungan dan kepercayaan para stakeholders –khususnya dari pemerintah maupun para mitra usaha bank sesama BUMN – dalam hal ini Bank BNI sebagai mitra kerjasama strategis Garuda Indonesia.” jelas Ari.

Ari mengungkapkan, Garuda dan BNI berkomitmen menjalin kerja sama berkelanjutan pada berbagai pilar sektor pengembangan usaha. Salah satunya, lanjut Ari, pada sektor keuangan melalui pemberian dukungan fasilitas Standby Letter of Credit (SBLC).

“Adapun fasilitas SBLC ini akan sangat membantu kami dalam pengelolaan dana maintenance reserve terkait kegiatan sewa pesawat dengan lessor yang merupakan langkah penting perusahaan untuk terus berekspansi,” tukasnya.

“Di samping itu,  kerjasama ini juga memiliki value tersendiri bagi kami,  dengan semangat bersama sinergi BUMN dalam memperkuat rupiah di tengah kondisi shortage supply dollar. Melalui kerjasama ini , Garuda Indonesia dan BNI berkomitmen untuk berkontribusi terhadap upaya perbaikan dan penguatan nilai tukar rupiah melalui peningkatan pemasukan devisa dalam kerja sama SBLC ini”, jelas Ari.

Pada kesempatan yang sama, Direktur Utama BNI Achmad Baiquni yang diwakili oleh Direktur Corporate Banking Bank BNI Putrama Wahju Setyawan menjelaskan bahwa kerjasama fasilitas ini merupakan kepercayaan BNI kepada Garuda Indonesia untuk terus berupaya meningkatkan performa perusahaan ditengah daya saing industri penerbangan yang sangat tinggi. Selain itu, BNI juga menjadi mitra strategis Garuda Indonesia untuk fasilitas transaksi perbankan, seperti cash management, pembayaran gaji karyawan, e-tax, kredit konsumer kepada pegawai, dan lain-lain.

Berbagai kerja sama yang Garuda Indonesia laksanakan ini merupakan perwujudan implementasi visi sinergi BUMN, sekaligus menunjukan kepercayaan stakeholders dalam mendukung program perbaikan dan pengembangan bisnis yang dilaksanakan Garuda Indonesia sejalan dengan strategi jangka pendek –Quick Wins yang akan Garuda Indonesia laksanakan dalam beberapa waktu ke depan.

Sebagai bagian dari upaya akselerasi bisnis yan dilaksanakan perseroan,  Garuda Indonesia  telah menyusun pembaharuan strategi bisnis jangka pendek bertajuk “Quick Wins Garuda Indonesia” yang memfokuskan pengembangan lini bisnis pada tiga hal yaitu ;Corporate Culture transformation ; Enhancement Revenue ; serta redefine cost structure based on shared service organization. (fi)

Continue Reading

Ekonomi

2018, Penumpang di Bandara Soekarno-Hatta Tembus 67 Juta

Published

on

Executive General Manager Bandara Internasional Soekarno-Hatta, M. Suriawan Wakan.

TANGERANG, MO – Pertumbuhan pengguna jasa Bandara Internasional Soekarno-Hatta diklaim meningkat. Jumlah pergerakan penumpang dan pesawat di bandara yang berada dalam pengelolaan PT Angkasa Pura II (Persero) itu diprediksi tembus 67 Juta lebih pada akhir tahun 2018.

“Untuk pergerakan pesawat dari Januari hingga September 2018 realisasi pertumbuhan rata-rata mencapai 5 persen. Sedangkan untuk pertumbuhan penumpang rata-rata mencapai 7persen,” terang M. Suriawan Wakan, Executive General Manager Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Senin (8/10/2018).

Sebelumnya, pada 2017 jumlah pergerakan pesawat hingga kuartal III sebanyak 331,636 pergerakan. Sedangkan pada 2018 dengan periode yang sama, yaki hingga September mencapai 348,623 pergerakan.

Adapun data penumpang pada 2017 menurut Wakan, hingga September 2017  sebanyak 46,617,678 jiwa. Sedangkan realiasi pergerakan penumpang sejak Januari hingga September 2018 sebanyak 49,850,821 jiwa.

Wakan memproyeksikan, pertumbuhan pergerakan pesawat hingga kuartal IV atau akhir tahun 2018 ini nanti akan berada dalam rentang   5,5 persen sampai 7 persen.

Sedangkan untuk pergerakan penumpang prognosanya mencapai 7 persen sampai 8 persen. Dirinya berkeyakinan, baik pertumbuhan pergerakan pesawat dan penumpang bisa tetap diatas angka tersebut.

Ia menjelaskan, Kantor Cabang Bandara Soekarno-Hatta saat ini secara terus menerus mempercantik diri dengan berbagai teknologi dan terus mewujudkan komitmen perusahaan guna mengakomodir pertumbuhan penumpang yang terus merangkak naik.

“Bandara Soekarno-Hatta saat ini tidak hanya sebuah bandara, tetapi juga area yang dapat menumbuhkan kreasi dalam industri teknologi digital. Berbagai fasilitas berteknologi canggih dan modern ada di bandara ini. Komitmen itu diwujudkan oleh PT Angkasa Pura II (Persero) dalam upaya menumbuhkan geliat perekonomian digital di Indonesia,” terangnya.

Selain karena telah berteknologi modern, pertumbuhan di bandara ini terjadi juga karena adanya berbagai penyelenggaraan di Tanah Air, seperti Haji, Asian Games dan yang saat ini tengah berlangsung Asian Para Games serta pertemuan IMF- World Bank Annual Meetings 2018.

“Kami berharap diujung akhir tahun 2018 ini yakni Natal dan Tahun Baru bisa mendongkrak wisatawan untuk datang dan berangkat dari bandara secara terus menerus meningkat dan semakin bersaing sebagai bandara di dunia yang menjadi kebanggaan Negara Indonesia itu,” tuturnya.

Selaras dengan peningkatan penumpang dan pesawat tersebut, didapat lima kota domestik yang menjadi daerah paling favorit, yakni pertama Surabaya, kedua Denpasar, ketiga Kualanamu, keempat Makassar, kelima Yogyakarta.

“Adapun lima kota besar Internasional pertama masih didominasi Singapura, kedua Kuala Lumpur, ketiga Jeddah, keempat Hongkong, kelima Don Muang,” tandasnya. (fi)

Continue Reading

Trending