DIABETES MELITUS/KENCING MANIS

0
3508

Diabetes Melitus atau yang sering disebut kencing manis adalah suatu penyakit yang ditandai oleh kadar glukosa darah yang melebihi nilai normal secara menahun.

Gejala utama/ klasik dari penyakit diabetes adalah sering kencing (poliuri), cepat lapar (polifagia),dan sering haus (polidipsi). Sedangkan gejala tambahan dari diabetes adalah berat badan menurun cepat tanpa penyebab yang jelas, kesemutan, gatal di daerah kemaluan wanita, keputihan pada wanita, luka sulit sembuh, bisul yang hilang timbul, penglihatan kabur, cepat lelah, mudah mengantuk, impotensi pada pria.

Penderita didiangnosa diabetes mellitus jika Pemeriksaan glukosa plasma puasa ≥ 126mg/dl atau Pemeriksaan glukosa plasma 2 jam setelah tes toleransi glukosa oral ≥ 200 mg/dl atau pemeriksaan HbA1c ≥ 6,5 %.
Penyakit Diabetes memiliki beberapa tipe, antara lain :
– DM Tipe 1 : DM yang disebabkan tidak adanya produksi insulin sama sekali, biasanya diderita oleh anak-anak.
– DM Tipe 2 : DM yang disebabkan tidak cukup dan tidak efektifnya kerja insulin.
– DM Gestasional : DM yang terjadi saat kehamilan.
– DM tipe lainnya : DM tipe lain yang disebabkan oleh pemakaian obat, penyakit lain-lain,dsb
Faktor resiko diabetes bias dikelompokkan menjadi factor resiko yang tidak dapat dimodifikasi dan yang dapat dimodifikasi. Faktor resiko yang tidak dapat dimodifikasi adalah ras dan etnik, umur, jenis kelamin, riwayat keluarga dengan diabetes mellitus, riwayat melahirkan bayi dengan berat badan lebih dari 4000 gram, dan riwayat lahir dengan berat badan lahir rendah (kurang dari 2500 gram).

Sedangkan factor resiko yang dapat dimodifikasi erat kaitannya dengan perilaku hidup yang kurang sehat, yaitu berat badan lebih, obesitas abdominal/sentral, kurang aktifitas fisik, hipertensi, dislipidemia, diet tidak sehat/tidak seimbang, riwayat Toleransi Glukosa Terganggu (TGT) atau Gula Darah Puasa terganggu (GDP terganggu), dan merokok.

Kadar gula yang tinggi dalam jangka waktu yang lama dapat menyebabkan kerusakan berbagai system tubuh terutama syaraf dan pembuluh darah. Beberapa komplikasi Diabetes Melitus yang sering terjadi adalah
– penyakit jantung,
– stroke
– Neuropati ( kerusakan syaraf) di kaki yang meningkatkan kejadian ulkus (borok) di kaki, infeksi dan bahkan keharusan untuk amputasi kaki.
– Retinopati Diabetikum, yang merupakan salah satu penyebab kebutaan, terjadi akibat kerusakan pembuluh darah kecil di retina.
– Gagal ginjal
– Disfungsi seksual.
– Resiko kematian penderita diabetes secara umum adalah dua kali lipat dibandingkan bukan penderita diabetes.
Yang dapat dilakukan untuk mencegah diabetes adalah mempertahankan berat badan ideal, Makan makanan sehat antara 3-5 porsi buah dan sayuran sehari , rutin beraktivitas fisik 30 menit setiap hari, kelola stress, hindari penggunaan tembakau ( merokok, tembakau kunyah), dan hindari mengkonsumi alkohol.
Komplikasi diabetes dapat dicegah dengan melakukan hal-hal penting berikut ini :
– Minum obat secara teratur sesuai anjuran dokter
– Jaga kadar gula darah/ test rutin kadar gula darah
– Makan sehat, memperbanyak konsumsi sayur dan buah, kurangi lemak, gula dan makanan asin
– Aktivitas fisik secara teratur
– Waspada infeksi kulit dan gangguan kulit
– Periksa mata secara teratur
– Waspada jika ada kesemutan, rasa terbakar, hilangnya sensasi, dan luka pada bagian bawah kaki
Konsultasikan kepada dokter/tenaga kesehatan untuk mendiskusikan bagaimana menghindari komplikasi dan cara penangaannya jika memiliki beberapa komplikasi.

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here