Connect with us

Hukum Kriminal

Curi 30 Handphone, Petugas Bandara Palembang di Tangkap Polisi Bandara Soetta

Published

on

Pencurian yang terjadi di Bandara Soetta. (CANDRA/METAONLINE)

TANGERANG, MO – RA (32) ditangkap kepolisian Polresta Bandara Soekarno Hatta, karena mencuri satu koli barang yang berisi 30 unit Handphone yang dikirim menggunakan jasa ekspedisi dari Jakarta menuju Palembang.

Diketahui, RA merupakan petugas ground handling di Bandara Internasional Sultan Mahmud Badaruddin II, Palembang.

“Pada tanggal (8/2) kemarin pihak jasa ekspedisi mengirimkan barang sebanyak lima koli berisi handphone melalui kargo Bandara Soekarno Hatta, yang dikirim dengan tujuan Jakarta-Palembang. Setibanya di Bandara Internasional Sultan Mahmud Badaruddin II pihak jasa ekspedisi itu mendapat informasi dari perwakilan wilayah Palembang bahwa barang tersebut hanya diterima empat koli saja,” ujar AKBP Viktor Togi Tambunan, Kapolresta Bandara Soetta, Jumat (25/5).

Atas kejadian tersebut, pihak jasa ekspedisi melaporkan ke pihak kepolisian Bandara Soetta. Dari hasil penyelidikan yang dilakukan pihaknya, AKBP Viktor mengaku telah menemukan bukti-bukti pencurian.

“Tersangka RA telah melakukan pencurian satu koli barang yang berisi 30 unit handphone. Pencurian itu dilakukannya dengan cara menyisihkan barang tersebut pada mobil baggage convayer louder yang dikemudikannya pada saat barang itu turun dari pesawat,” ungkap dia.

Selanjutnya tersangka menjual barang hasil curiannya seharga Rp 18.200.000. Akibat dari kejahatan yang dilakukannya, kini tersangka dijerat dengan pasal 362 KUHP dengan ancaman pidana penjara paling lama lima tahun.

CANDRA IRAWAN

Hukum Kriminal

Jelang Lebaran, Avsec Bandara Soetta Gagalkan Penyelundupan Sabu

Published

on

Pelaku penyelundupan narkoba di bandara Soetta saat dibekuk, Kamis (14/6). (ADI/METAONLINE)

TANGERANG,MO – Pengamanan di Bandara Internasional Soekarno-Hatta selalu dijajal oleh para pelaku jaringan narkotika. Meski selalu gagal, tetapi para penyelundup narkotika terus mencobanya. Modus operandi yang dilakukan pun beragam.

Seperti yang dilakukan seorang pria yang tinggal di Jalan Petak Asem 07/5 Kelurahan Penjaringan, Kecamatan Penjaringan Jakarta Utara berinisial O.

“Benar tersangka terindikasi membawa sabu yang coba dia selundupkan dengan cara menyimpannya di dalam celana dalam,” ujar Erwin Revianto, Senior Manager Of Branch Communication and Legal, Bandara Internasional Soekarno-Hatta.

Adapun tersangka O yang merupakan penumpang Lion Air JT 0656 tujuan Jakarta-Lombok itu  melakukan check in di Lion Tower Jakarta.

Dirinya mencoba mengelabui petugas dengan tidak melakukan check-in di area counter check-in yang terdapat di Terminal 1 Bandara Soekarno-Hatta.

“Tersangka diamankan di SCP2, dirinya mencoba dengan tenang masuk ke dalam pemeriksaan awal (SCP1) tanpa bagasi langsung ke SCP2. Namun, di SCP2 alarm menyala, lalu kami amankan tersangka ke dalam ruangan khusus,” tutur Erwin.

Setelah diperiksa, di dalam celana dalam pelaku didapati satu paket yang diduga berisi sabu dengan ukuran besar. Pelaku diketahui sendirian dalam beraksi. Diduga jaringan narkoba lain telah mengantarnya ke bandara.

“Kami juga mendapati dua alat penghisap sabu, yang biasa disebut bong. Atas peristiwa ini, kami berkoordinasi dengan petugas dari Polres Bandara Soekarno-Hatta,” terang Erwin.

ADI DARMA

Continue Reading

Hukum Kriminal

Tangsel Musnahkan Ribuan Botol Miras dan Petasan Mercon

Published

on

Walikota Airin ikut memusnahkan miras dan mercon bersama Polres Tangsel. (ADI/METAONLINE)

TANGSEL,MO – Kepolisian Resort (Polres) Tangerang Selatan (Tangsel) musnahkan 10.720 botol minuman keras (miras) dan 111.250 petasan mercon di Halaman Polres Tangsel, Serpong pasa Rabu 6 Juni 2018.

Pemusnahan yang menggunakan alat berat ini pun turut dihadiri oleh Walikota Tangsel, Airin Rachmi Diany dan Dandim 0506 Tangerang Letkol Infantri Muhammad Imam Gogor Aghnie.

Menurut Kapolres Tangsel AKBP Ferdy Irawan, miras ini didapat dari berbagai warung dan tempat yang digunakan warga untuk mengkonsumsi minuman tersebut.

“Akibat mengkonsumsi miras, terdapat tindak pidana Pasal 170 KUHPidana pada 21 Mei 2018 lalu, yakni perselisihan dengan pelaku GRF (26), FY (23), RH (26) dan AM (22) di Jalan Inpres Kampung Bulak, Benda Baru, Pamulang,” ujarnya.

Para pelaku tersebut modusnya mengkonsumsi miras, hingga terjadi perselisihan. Adapun akibat lain yakni, penganiayaan dengan menggunakan senjata tajam sebagaimana dimaksud dalam Pasal 351 KUHPidana dan UU Darurat.

“Dengan pelaku A (76) yang modusnya melukai korban karena tersinggung ditegur di RM Dapur Laras, Pondok Benda, Pamulang, Tangsel 5 Juni 2018 kemarin,” tegasnya.

Sementara Walikota Tangsel, Airin Rachmi Diany berterimakasih dengan kinerja pihak kepolisian dalam membantu pihaknya. Terlebih, Tangsel memiliki regulasi yang tertuang dalam Perda Nomor 4 Tahun 2014 tentang Penyelenggaraan Perizinan dan Pendaftaran Usaha Perindustrian Perdagangan.

“Saya berharap tidak ada lagi peredaran miras di Kota Tangsel. Apalagi melihat dampak buruk bagi kesehatan yang tidak baik,” terangnya.

ADI DARMA

Continue Reading

Hukum Kriminal

Jelang Lebaran, Polres Metro Tangerang Gelar Apel Operasi Ketupat

Published

on

Pjs Walikota Tangerang M. Yusuf melekatkan pita pengamanan idul Fitri 1439 H. (ADI/METAONLINE)

TANGERANG,MO – Polres metro tangerang kota menggelar apel gelar pasukan gabungan dalam rangka persiapan operasi ketupat 2018 pada pelaksanaan hari raya idul fitri 1439 H.

Pejabat Sementara (Pjs) Walikota Tangerang M. Yusuf yang dalam kesempatan tersebut menyampaikan agar dengan adanya operasi ketupat 2018, dapat meminimalisir titik – titik kerawanan yang mungkin terjadi di kota Tangerang selama masa libur lebaran.

“Apalagi besar kemungkinan sebagian warga kota Tangerang akan melakukan mudik lebaran,” jelas M. Yusuf saat memimpin apel gelar pasukan di halaman Polres Metro Tangerang Kota, Rabu (6/6).

Operasi ketupat 2018 akan berjalan mulai tanggal 7 Juni hingga 24 Juni 2018 dengan melibatkan anggota gabungan antara kepolisian, TNI, dan aparat pemerintah.

“Total pasukan yang disiapkan sebanyak 1.500 personil untuk mengamankan kota Tangerang,” ungkap M. Yusuf.

Ia juga menghimbau agar masyarakat kota Tangerang yang melakukan mudik lebaran dapat berkoordinasi dengan lingkungan setempat untuk dapat meminimalisir terjadinya tindak kejahatan.

“Sampaikan pada ketua RT setempat kalau mau mudik, dan pastikan rumah sudah dalam keadaan aman sebelum ditinggal mudik,” pesan Yusuf.

Sementara itu, Kapolres Metro Tangerang Kota Harry Kurniawan menambahkan dalam rangka operasi ketupat 2018 ini pihaknya akan memberikan prioritas keamanan terhadap sejumlah tempat selama berlangsungnya masa libur lebaran.

“Prioritas pengamanan pada operasi ketupat ini antara lain pusat keramaian, rumah ibadah, rumah kosong, serta arus mudik dan balik lebaran,” tutup Kapolres.

ADI DARMA

Continue Reading

Trending