Connect with us

Serang

Bupati Serang Minta OPD Konsisten Jalankan Program

Published

on

Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah instruksikan OPD untuk Konsisten jalankan program, Senin (12/3). (ADI/METAONLINE)

SERANG,MO – Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah menegaskan agar Organisasi Perangkat Daerah (OPD) konsisten dalam menjalankan programnya. Saat ini Pemkab tengah gencar menyoroti peningkatan Indeks Pembangunan Masyarakat (IPM) yang menjadi program prioritas.

Hal itu disampaikannya saat membuka Forum Gabungan Perangkat Daerah di Aula Tb Suandi, Senin (12/03/2018). Dalam pantuan, hadir Wakil Bupati Pandji Tirtayasa, Sekertaris Daerah Agus Erwana dan Kepala Bappeda Anang Mulyana.

Tatu menjelaskan, pada forum gabungan perangkat daerah membahas rancangan rencana kerja perangkat daerah yang menjadi sasaran prioritas program, kegiatan perangkat daerah, dan sinergitas program antar perangkat daerah.

“Forum gabungan perangkat daerah diselenggarakan dengan mengkombinasikan hasil musrenbang di kecamatan dan proses hasil reses DPRD Kabupaten Serang,” ungkapnya.

Selain itu, Ia menambahkan, pencapaian IPM bisa dilakukan dengan cara pembagian tugas kepada masing-masing OPD . “OPD sebagai pemegang kendali untuk pencapaiannya. Sehingga jangan sampai keluar jalur untuk target Infrastruktur, Kesehatan, Pendidikan, dan daya beli Sebagai tolak ukur peningkatan IPM,” imbuhnya.

Saat dikonfirmasi, program prioritas apa saja yang sudah berjalan. Ia mengatakan, infrastruktur jalan yang sudah berjalan sesuai arahan selain dari program tersebut belum terlaksana dengan baik.

”Pendidikan dan Kesehatan kami minta untuk detilkan datanya. Seperti, ruang kelas yang rusak ada berapa dan puskesmas yang perlu diperbaiki ada berapa. Sehingga harus jelas agar bisa dilakukan perencaan agar segera diperbaiki,” tuturnya.

Sementara itu, Kepala Bappeda Kabupaten Serang, Anang Mulyana menuturkan, Forum Gabungan Perangkat Daerah ditunjukan agar menyelaraskan rencana program setiap OPD yang sesuai tugas pokoknya.

“Sesuai dengan maksud penyelenggaraan kegiatan forum gabungan perangkat daerah ini, maka didalam menyusun rencana kegiatan tahun 2019, masing-masing mengakomodir program prioritas pada rancangan agar konsisten. Sehingga target rpjmd dan rkpd dapat terwujud,” katanya.

Menurut Anang, Kepala Perangkat Daerah ditunjuk untuk memaparkan rencana program dan kegiatannya pada tahun 2019 yang sesuai dengan tugas pokok, fungsi dan kewenangan masing-masing, dan mengarah langsung pada upaya pencapaian sasaran pembangunan daerah tahun 2019.

“Rencana kerja disusun melalui kegiatan forum gabungan perangkat daerah ini akan dilanjutkan dengan penyelenggaraan musrenbang rkpd yang akan digelar bersama-sama dengan perwakilan seluruh stakeholder di kabupaten serang,” ujarnya.

ADI DARMA

Serang

Pemprov Bangun Hunian Sementara Korban Tsunami

Published

on

Gubernur Bante, Wahidin Halim (berpeci) di sela rapat koordinasi dengan jajarannya di Kantor Bappeda, Kp3B, Curug, Kota Serang, Senin (7/1/2019).

SERANG, MO – Pemerintah Provinsi Banten tengah membangun hunian sementara bagi korban tsunami Pandeglang-Serang. Hal itu disampaikan Gubernur Banten, Wahidin Halim (WH) saat Rapat Koodinasi di Kantor Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappenda), KP3B, Curug, Kota Serang, Senin (7/1/2019).

WH menjelaskan, saat ini Pemprov Banten dengan Pemkab Pandeglang, BNPB dibantu TNI dan Polri sedang membuat hunian sementara untuk masyarakat yang rumahnya terkena tsunami, termasuk membangun sekolah darurat.

“Kita harus hadir sebagai pemerintah yang bisa meringankan beban korban tsunami, provinsi  harus  hadir untuk terus berkordinasi dengan pihak terkait. Apa yang menjadi tanggung jawab provinsi akan kita laksanakan,” ujar WH.

Kepada RSUD Banten, WH mengharapkan untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat termasuk melengkapi sarana dan prasarana. “Rumah sakit banten harus menjadi rujukan bagi masyarakat Banten karena kesehatan adalah salah satu prioritas program Provinsi Banten,” ujarnya.

Dalam Rakor itu juga, WH memberikan apresiasi kepada aparatur sipil negara (ASN) Provinsi yang sudah bekerja dengan baik pada tahun 2018.

“Kita  (Pemprov) akan memberikan reward berupa tunjangan kinerja (tukin) kepada ASN yang melaksanakan tugas atau kinerja dengan baik, tetapi bagi ASN yang tidak bekerja atau tidak melaksanakan tugas dengan baik maka akan di berikan punishment atau hukuman,” kata WH.

Dalam rapat tersebut WH meminta kepada masing masing kepala OPD untuk memaparkan capain realisasi anggaran tahun  2018 dan perencanaan  yang akan dilaksanakan pada tahun anggaran 2019.

“Untuk program yang bermanfaat bagi masyarakat segera dikerjakan jangan ditunda-tunda. Kalau bisa dipercepat kenapa harus ditunda-tunda,” katanya.

Gubernur WH juga meminta  kepada Unit Layanan Pengadaan (ULP) untuk melaksanakan lelang secepatnya, agar pelaksanaan pembangunan bisa di selesaikan dengan target yang direncanakan. (fi)

Continue Reading

Serang

Apel Gabungan, WH Ingatkan ASN Jaga Alam

Published

on

Sejumlah ASN mengikuti Apel Pagi Gabungan di KP3B, Curug, Serang, Senin (7/1/2019).

SERANG, MO – Gubernur Banten, Wahidin Halim mengingatkan kepada seluruh pegawai Pemprov Banten untuk menjaga alam dan lingkungan di sekitarnya.

“Kalau kita memahami ayat-ayat kauniyah sudah diingatkan tentang tugas kita untuk menjaga, memelihara serta mengurus alam,” kata WH saat memimpin apel gabungan awal bulan di lapangan apel Setda KP3B, Curug Kota Serang. Senin (7/01/2019).

Menurut Gubernur, peristiwa tsunami di Selat Sunda kemarin merupakan peringatan dari tuhan agar manusia tidak serakah dan merusak alam, “saya kira maknai sendiri serta baca ulang tentang ayat-ayat yang berkaitan dengan alam, gunung, langit, laut, air dan lain sebagainya yang menimpa masyarakat dan diri pribadi kita,” jelas Gubernur.

Selanjutnya Gubernur menjelaskan bahwa Rasulullah SAW mencontohkan bagaimana berakhlak, bekerja dengan baik, bagaimana disiplin dalam kehidupan sehari-hari.

“Tidak perlu ngambil di youtube atau baca media-media hoaks cukup kita sadari sendiri saja dibarengi dengan muhasabah dan introspeksi diri” tegasnya.

WH, sapaan akrabnya turut menyoroti tingkat kedisiplinan pegawai di lingkungan Pemprov Banten. Menurutnya, Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemprov Banten masih ada yang tidak apel. Mereka, katanya, merupakan contoh orang yang tidak ber-muhasabah, tidak introspeksi diri serta tidak dapat mengontrol dirinya sendiri.

“Kalau saya pecat itu merupakan musibah buat mereka tetapi kalau buat saya bersama Wakil Gubernur itu merupakan suatu ketentuan dan perundang-undangan tentang ASN,” terang WH. (fi)

Continue Reading

Serang

Gubernur Pastikan Logistik Korban Bencana Tercukupi

Published

on

WH didampingi jajarannya meninjau Pusat Posko Bantuan Logistik Langsung di KP3B, Curug, Serang, Rabu (2/1/2019).

SERANG, MO – Gubernur Banten, Wahidin Halim (WH) memastikan bantuan logistik untuk korban bencana tsunami Selat Sunda di Banten tercukupi. Hal tersebut ia sampaikan saat mengunjungi Posko Pusat Bantuan Langsung Logistik Peduli Tsunami Selat Sunda di Gedung Plaza Aspirasi, Pusat Pemerintahan Provinsi Banten (KP3B), Curug, Kota Serang, Rabu (2/1/2019).

Kedatangan WH didampingi Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah (Sekda) Banten, Ino S Rawita, dan sejumlah pejabat eselon II di lingkungan Pemprov Banten dan Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Banten Irjen Pol. Tomsi Tohir.

Dalam kesempatan tersebut, WH meminta seluruh pihak terkait agar lebih memantapkan koordinasi dalam kaitan penanganan pengungsi. Khususnya terkait pemutakhiran data korban (pengungsi), ketersediaan bantuan logistik dan distribusi logistik dengan tujuan agar penanganannya tepat sasaran.

Termasuk antisipasi menjelang masa masuk sekolah pada 7 Januari 2019 nanti, Gubernur ingin memastikan agar petugas (tim) di lapangan menyediakan tempat untuk Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) berupa kelas-kelas darurat menggunakan tenda atau sebagainya untuk awal masa pemulihan sambil menunggu ketersediaan tempat yang cukup representatif bagi anak sekolah.

Gubernur meminta dinas terkait agar melakukan pendataan siswa beserta penempatan posisi yang tepat untuk dijadikan lokasi KBM, dan mencatat kebutuhan agar proses KBM bisa berjalan dengan baik. (fi)

Continue Reading

Trending