Connect with us

Kota Tangsel

Bukittinggi Studi Tiru ke Pemkot Tangsel

Published

on

TANGSEL, MO – Pemerintah Kota Tangerang Selatan dikenal sebagai salah satu daerah yang mampu melakukan penanganan terhadap aliran kepercayaan masyarakatnya. Hal tersebut membuat Kota Bukittinggi melakukan studi tiru ke kota ini.

Kajari Kota Tangsel, Bima Suprayoga menjelaskan jika Tangsel memang beberapaklai menghadapi masalah mengenai aliran kepercayaan masyarakat. Namun, karena perkembangan media sangat pesat, pemberitaan tersebut menjadi viral dan terkenal.

“Jadi kasus kecil menjadi besar. Padahal, tidak terlalu sering terjadi di Kota Tangsel,” ujar Bima dalam kunjungan kerja Kota Bukittinggi di Puspemkot.

Menurutnya masyarakat di Kota Tangsel sudab lebih terbuka dengan zaman. Pun lebih menerima denga peraturan yang harus dibatasi dengan beberapa hal. Sehingga aliran kepercayaan perlu diawasi agar tidak menjadi disalahgunakan oleh masyarakat.

Sama halnya Bukittinggi, melalui Kajari Bukittinggi Fery Tass menjelaskan bahwa di Bukittinggi pun permasalahan mengenai penanganan organisasi aliran kepercayaan jarang ditemui. Namun tetap harus disediakan sebuah regulasi yang mampu mengatur keberadaannya.

“Dengan kunjungan ini kami berharap ada manfaat yang bisa kami ambil dan bisa kami terapkan di Kota Bukittinggi,” ujarnya.

Dalam pertemuan tersebut, Wakil Walikota Tangsel Benyamin Davnie juga menerangkan bahwa adanya permasalahan mengenai Organisasi aliran masyarakat pernah terjadi di tengah kalangan masyarakat. Pada tahun 2011 dimana masyarakat heboh dengan keberadaan sekelompok masyarakat yang memulai pengajian di tengah malam.

“Tapi itu, nggak sampai besar sekali. Di lingkungan RT sudah langsung diselesaikan. Kemudian tidak ada lagi kasus serupa,” ujar dia.

Namun, Benyamin meyakini bahwa ada kemungkinan saat ini, Alirang Kepercayaan masih berlaku di Tangsel. Sehingga berbagai regulasi diciptakan untum menangani keresahan yang mungkin nanti dirasakan oleh masyarakat.

“Jadi, kedatangan Kota Bukittinggi ini bisa jadi manfaat juga bagi kami, untuk menemukan regulasi yang bisa menjadi dasar penyelesaian kasusu Penanganan Aliran Kepercayaan di Kota Tangsel,” ujar Benyamin.(BR)

Kota Tangsel

Nur Azizah Disebut Cawalkot Tangsel dari ASN yang Siap, Ini Kata Pengamat

Published

on

TANGSEL, MO – Pernyataan Ketua Bawaslu Kota Tangerang Selatan M Acep yang menyatakan bahwa Siti Nur Azizah Cawalkot Tangsel merupakan satu-satunya siap maju pilkada Tangsel 2020 dari ASN, dianggap pengamat kurang etis dan tidak elok.

Hal tersebut dikatakan Adib Miftahul, Pengamat politik.

“Ungkapan ketua Bawaslu bahwa Siti Nur Azizah dinilai paling siap menurut saya kurang etis dan cenderung tidak elok,” ujar Adib kepada wartawan, Rabu (29/1/2020).

Dirinya menyebut, di pilkada Tangsel 2020 ada tiga cawalkot yang masih berstatus ASN yakni Sekda Tangsel Muhammad, Kolonel Beben dan Tomi Patria Lurah Cipayung.

“Nanti pengertiannya di masyarakat mereka tidak siap, kan bisa begitu,” tegasnya.

Adib mengatakan, semestinya Bawaslu sudah tahu bahwa ASN itu sesuai UU, wajib mundur saat ditetapkan menjadi calon atau mendaftar ke KPU.

“Jadi kalau sebelum daftar ke KPU, jangan digiring opini tidak siap dong, ini nanti dinilai merugikan kontestan yang lain,” tuturnya.

Dirinya pun berharap, Bawaslu menempatikan diri sebagai satu-satunya lembaga yang diatur dalam undang-undang untuk mengawasi jalannya proses demokrasi dalam pilkada agar berjalan jujur dan Fair.

“Wasit harus memberikan ‘tiupan pluit’ yang sama kepada semua bacalon. Jangan sampai nanti masyarakat menilai bahwa bawaslu punya pluit, tapi yang membunyikan orang lain, akibat dari statemen ketua bawaslu soal siap dan tak siap. Marwah wasit Bawaslu harus tetap dijaga, guna pilkada yang jujur dan fair,” tandasnya.(BS)

Continue Reading

Kota Tangsel

Walikota Airin Hadiri Peresmian Kantor Kejari Tangsel

Published

on

TANGSEL, MO – Wali Kota Tangerang Selatan, Airin Rachmi Diany menghadiri peresmian Kantor Kejaksaan Negeri Tangerang Selatan di Jalan Promoter BSD Kelurahan Lengkong, Serpong, Tangsel pada Jum’at, 17 Januari 2020.

Walikota Airin berharap kantor ini dapat dirasakan manfaatnya secara langsung oleh masyarakat. Kantor Kejaksaan Negeri Kota Tangerang Selatan yang berkonsep ramah ini, akan mendorong warga untuk aktif hadir dalam melakukan konsultasi hukum sehingga terwujud pelayanan publik yang semakin baik.

“Mari kita bersama – sama mewujudkan pelayanan publik yang mudah dan terjangkau bagi masyarakat,” ujarnya.

Kemudian, Wali Kota Airin juga menuturkan bila keberadaan Kantor Kejaksaan ini adalah upaya untuk memangkas birokrasi yang panjang. Sebab sebelum adanya Kejari Tangerang Selatan, berbagai urusan masih bergabung dengan Kejaksan Negeri Tiga Raksa.

“Ini juga jadi komitmen Pemkot untuk mewujudkan birokrasi yang terjangkau dan kehadirannya di Serpong dapat berdampak baik bagi pembangunan kedepan,” ujarnya.

Jaksa Agung, Burhanudin mengatakan, hadirnya Kejari Tangerang Selatan dapat memberikan keadilan kepada masyarakat. “Akhirnya tonggak itu berdiri, kami harap semua tetap independen dan selalu bersama rakyat,” ujarnya.

Dirinya pun memberikan apresiasi kepada Pemkot Tangerang Selatan yang membantu dalam proses penyelesaian pembangunan gedung Kejaksaan Negeri Tangerang Selatan. “Gedung sangat bagus, tetapi ingat bahwa pelayanan kepada masyarakat yang utama,” ujarnya.

Kemudian, kepada seluruh pihak di Kejari Tangerang Selatan untuk selalu memberikan pengayoman kepada masyarakat dan membangun sinergisitas dengan semua pihak hingga menciptakan rasa aman.

“Gedung ini dibuat untuk memperlancar tugas negara dalam melayani masyarakat,” ujarnya.(BS) 

Continue Reading

Kota Tangsel

Wakil Walikota Hadiri Simbolis Penyerahan Bedah Rumah

Published

on

TANGSEL, MO – Wakil Walikota Tangerang Selatan Benyamin Davnie menghadiri penyerahan simbolis bedah rumah kepada warga Kecamatan Serpong, Tangsel pada Kamis 16 Januari 2020.

Sebanyak 10 unit rumah yang diperbaiki tersebut menggunakan anggaran Corporate Social Responsibility (CSR) atau Tanggung Jawab Sosial Perusahaan dari PT Bank Jabar Banten (BJB) kepada warga Kota Tangerang Selatan.

Benyamin mengucapkan terima kasih atas perhatian Bank BJB yang telah menyalurkan Tanggung Jawab sosial perusahaan kepada warga Tangsel berupa Bedah Rumah. Menurutnya program CSR yang diberikan Bank BJB turut membantu program-program Pemkot Tangsel dalam upaya mensejahterakan masyarakat.

“Kewajiban Pemkot memastikan masyarakatnya tinggal dirumah yang layak huni, dalam hal ini kami kordinasikan kepada Bank BJB untuk menyalurkan CSR nya dalam program bedah rumah,” ujar Benyamin.

Sementara Kepala Bank BJB Cabang Tangsel, Ockie Castrena mengatakan, bedah rumah merupakan salah satu program penyaluran CSR perusahaan kepada masyarakat Kota Tangsel. Melalui bedah rumah ini, merupakan wujud komitmen dalam rangka pencapaian visi dan misi sebagai bank pembangunan daerah yang berpijak pada triple bottom line.

“Yakni bank BJB selain berorientasi untuk meraih keuntungan, juga senantiasa memperhatikan dan terlibat pada pemenuhan kesejahteraan masyarakat dan turut berkontribusi dalam menjaga kelestarian lingkungan,” paparnya.

Ditambahkannya, melalui penyaluran CSR Bedah rumah, pihaknya berharap Bank BJB dapat menjadi salah satu elemen strategis baik bagi Pemkot Tangsel maupun pihak terkait lainnya yang terlibat dalam mensukseskan program-program pembangunan di Kota Tangsel.

“Peresmian ini sebanyak 10 unit program bedah rumah, Kami masih berkordinasi dengan Pemkot dan Kantor pusat agar jumlah unit program bedah rumah bertambah di tahun 2020 ini,” ucapnya.(BS) 

Continue Reading

Trending

Copyright © 2017 Zox News Theme. Theme by MVP Themes, powered by WordPress.