Connect with us

Kota Tangerang

Buka MTQ Ke-20, Arief Lantik 104 Kepala ULPTQ Kelurahan

Published

on

TANGERANG, MO – Penyelenggaraan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Ke-20 Tingkat Kota Tangerang Tahun 2019 yang berlangsung mulai 16-19 Oktober, resmi dibuka oleh Wali Kota Tangerang H. Arief R. Wismansyah dan Wakil Wali Kota Tangerang H. Sachrudin, pada Rabu (16/10), di Buana Garden, Kelurahan Pinang, Kecamatan Pinang.

Berbagai rangkaian acara pembukaan MTQ XX tersaji sejak siang hari, mulai dari pawai ta’aruf yang diikuti ribuan peserta dan defile kafilah peserta MTQ XX dari tiap kecamatan. Selain itu, acara juga dimeriahkan dengan aneka stand bazzar UKM Kota Tangerang dan tampilan grup Band Not 7.

Dalam sambutannya kali ini, Arief menjelaskan bahwa MTQ yang digelar
tiap tahunnya menjadi upaya pemerintah bersama masyarakat untuk
menanamkan nilai-nilai Al-Qur’an sebagai pondasi dalam kehidupan sehari-hari.

Untuk mewujudkan hal tersebut, Pemerintah Kota Tangerang mengukuhkan Unit Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (ULPTQ) Kelurahan se-Kota Tangerang yang berjumlah 104 unit, dengan menunjuk Sekretaris Kelurahan yang bertanggungjawab sebagai ketua ULPTQ.

“Bagaimana kita menanamkan nilai-nilai Qurani juga menjadi bagian dari budaya masyarakat Kota Tangerang,” ungkapnya.

“Maka sekarang, di tahun ini, kita ingin LPTQ mengakar hingga ke bawah, yang artinya pembinaan tidak berhenti di tingkat kecamatan,” imbuh Walikota.

Menurutnya, pembinaan bagi qori-qoriah nantinya bukan hanya dilakukan
oleh pemerintah saja, tapi justru masyarakat ikut berperan.

“Seperti kelompok-kelompok majelis ta’lim, pembina pondok pesantren,
pengurus masjid dnan mushola, dan lain sebagainya lewat ULPTQ bisa membantu,” terangnya.

Arief melanjutkan pembinaan tersebut, dimaksudkan agar nantinya Kota Tangerang memiliki persiapan di MTQ Provinsi Banten sampai ke nasional.

“Inikan yang kita jaga originalitas, jadi pesertanya harus benar-benar warga masyarakat Kota Tangerang, doakan mudah-mudahan tahun depan kita bisa terus berprestasi,” jelasnya.

Walikota pun berharap seluruh qori-qoriah yang berlaga di MTQ dapat menjadi motivasi bagi anak-anak lain di lingkungannya agar mau ikut membumikan Al-Qur’an.

“Apalagi di jaman milenial sekarang, jangan sampai mereka meninggalkan
Al-Qur’an dan sunnah yang menjadi pedoman dalam rangka mewujudkan
masyarakat berakhlakul karimah,” tutupnya.

Sebagai informasi, Mustabaqoh Tilawatil Qur’an (MTQ) XX Tingkat Kota Tangerang Tahun 2019 mengambil tema “Implementasi Nilai-Nilai Alquran Sebagai Pondasi Membangun Masyarakat yang Berdaya Saing dengan Landasan Akhlaqul Karimah” yang diikuti 644 peserta dari 13 kecamatan.(bono)

Kota Tangerang

Cegah Timbulnya Penyakit, Kecamatan Pinang Disinfektan Wilayah Terdampak Banjir

Published

on

TANGERANG, MO – Guna untuk mencegah timbulnya bibit penyakit pasca bencana banjir yang merendam disejumlah lokasi di Kota Tangerang, Kecamatan Pinang bekerjasama dengan PMI Kota Tangerang melaksanakan kegiatan penyemprotan desinfektan pasca bencana banjir pada waktu lalu.

Camat Pinang Kaonang mengatakan, penyemprotan cairan desinfektan ini sebagai langkah upaya antisipasi dalam pencegahan timbulnya penyakit yang disebabkan oleh bakteri yang muncul pasca banjir lalu.

“Semoga setelah pasca banjir ini masyarakat pinang akan kembali hidup bersih dan sehat dari serangan penyakit,” ucapnya, Sabtu (18/1/2020)

Kaonang menjelaskan, penyemprotan desinfektan ini juga dilakukan di dua titik banjir yang berada diwilayah kecamatan pinang.

“Di Kecamatan Pinang ada dua titik yang mendapat penyemprotan desinfektaan yaitu di Kelurahan Panunggangan Utara dan Kelurahan Pinang,” jelasnya

“Saya juga mengucapkan terima kasih kepada PMI Kota Tangerang dan PMI Kecamatan Pinang yang telah membantu dalam penyemprotan desinfektan ini,” tambahnya

Sementara, Ketua PMI Kecamatan Pinang Mumu Rohimu mengatakan, penyemprotan ini tidak hanya rumah-rumah warga akan tetapi juga ke tempat ibadah masjid serta beberapa fasilitas umum yang terdampak banjir.

“Dengan di semprot disinfektan ini masyarakat Kecamatan pinang dapat terhindar dari penyakit,”jelasnya

Seraya menambahkan, Lurah Panunggangan Utara Warji, disinfektan ini dapat menseterilkan wilayahnya atau kampung ini dari bakteri bakteri pasca banjir.

“Dimana bakteri – bakteri pasca banjir ini sangat menjangkit penyakit kalau tidak diseterilkan,” ungkapnya

Menurutnya, ini merupakan sebagai pelayanan prima kepada masyarakat yang terdampak bencana banjir agar terhindar dari penyakit.

“Saya berterima kasih kepada PMI yang telah perhatian kepada kita khususnya masyarakat panunggangan utara,”imbuhnya.(*/BS)

Continue Reading

Kota Tangerang

Sekda dan Kepala OPD, Panen Pak Choi di Puspem

Published

on

TANGERANG, MO – Sekretaris Daerah Kota Tangerang Herman Suwarman bersama dengan sejumlah kepala OPD Pemkot Tangerang memanen sayuran organik berjenis pak choi di halaman Pusat Pemerintahan Kota Tangerang, Jumat (17/1).

Herman menuturkan sayuran pak choi ditanam menggunakan metode hidroponik dengan memanfaatkan area terbuka yang ada di Pusat Pemerintahan Kota Tangerang.

“Sekaligus memberikan contoh kepada pegawai Pemkot untuk pemanfaatan lahan terbatas di tempat tinggalnya,”

“Karena tidak butuh lahan yang besar kalau hidroponik,” ungkap Sekda.

“Waktu tanam hingga panen dari tanaman ini juga singkat, hanya 20 hari sudah bisa panen,” sambungnya.

Sekda menambahkan pemanfaatan lahan dengan menanam tanaman organik menggunakan metode hidroponik telah diterapkan di sejumlah Kelompok Wanita Tani (KWT) yang ada di Kota Tangerang.

“Total ada 48 KWT yang tersebar di 13 kecamatan Kota Tangerang,” jelas Herman.

Herman mengharapkan agar pemanfaatan lahan dengan menaman tanaman organik bisa diikuti pula oleh masyarakat luas dan tidak terbatas hanya di KWT saja.

“Selain lebih sehat, juga bisa menghemat biaya pengeluaran belanja sayur – sayuran,” pungkasnya.(BS) 

Continue Reading

Kota Tangerang

Ngaji Bareng, Walikota Ajak Warga Do’akan Kota

Published

on

TANGERANG, MO – Wali Kota Tangerang, Arief Wismansyah, hadir dalam acara Ngaji Bareng Bersama Habib Husein Jafar yang bertempat di Kediaman Walikota Tangerang, Jl. Sinar Hati No. 1, Kecamatan Karawaci, Jum’at (17/1).

Dalam kesempatan itu, Walikota berpesan kepada jamaah untuk senantiasa mendo’akan dan menjaga Kota Tangerang.

“Musibah itu datangnya bisa kapan saya, seperti banjir kemarin. Makanya ibu-ibu bantu jaga, ajak warga yang lain untuk merawat lingkungan,” ucapnya.

Apalagi jelas Arief, bulan Februari 2020 mendatang menjadi bulan istimewa bagi Kota Tangerang, sebab usia Kota Tangerang genap 27 tahun.

“Coba 27 tahun ibu-ibu sudah berbuat apa aja untuk Kota Tangerang, pasti banyak ya bu. Nah yang positif-positif inilah terus dilanjutkan,” seru Walikota.

“Kayak sekarang kumpul disini berdo’a, dzikir, dan ngaji bareng. Jangan lupa ya bu, do’ain nih kota kita supaya tetap aman, nyaman dan membawa kesejahteraan buat warganya,” tambahnya.

Tak hanya mendo’akan Kota Tangerang, Walikota juga mengajak jamaah untuk menjadi perpanjangan tangan program pemerintah.

“Do’akan juga kami pemimpin-pemimpin dan seluruh jajaran Pemerintah Kota Tangerang agar selalu amanah untuk melayani masyarakat. Ibu-ibu bantu kami juga dengan mensosialisasi dan ikut serta dalam program pembangunan kota,” harapnya.(BS) 

Continue Reading

Trending

Copyright © 2017 Zox News Theme. Theme by MVP Themes, powered by WordPress.