Connect with us

Kota Tangerang

BPOM Serang: Sebelum 15 Maret, Produk Albothyl Harus Ditarik

Published

on

Produsen dan Distributor Albothyl untuk menarik produknya.
Foto: CANDRA IRAWAN/Metaonline
TANGERANG, MO – Kepala Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) Serang, Alex Sander mengaku telah memberikan tenggat waktu kepada Produsen dan Distributor Albothyl, untuk menarik produknya sebelum tanggal 15 Maret 2018.
Hal itu dikatakannya saat BPOM Serang mengikuti Tangerang Expo 2018, di Kecamatan Cibodas. Selain itu, pihaknya juga telah melakukan pengawasan terkait peredaran produk tersebut di Kota Tangerang.
“Kita dari BPOM Serang telah melakukan pantauan, dan kita sudah melakukan himbauan kepada distributor dan produsen untuk menarik seluruh produk Albothyl selama satu bulan. Sejak 15 Februari sampai 15 Maret nanti,” kata dia, Jumat (2/3).
Dirinya juga menegaskan, bila selama kurun waktu tersebut pihak terkait tidak menarik produknya. Maka pihaknya yang akan menarik seluruh produk dipasaran, dan akan memusnahkannya.
“Apabila lewat, dan masih berada dipasaran akan ditarik BPOM. Kita akan lakukan pengamanan, serta pemusnahan produk tersebut,” jelas dia.
BPOM saat ini, diakui Alex Sander sedang melakukan pemantauan terhadap ranah distribusi produk tersebut. Pemantauan ini, sekaligus pengawasan terhadap penarikan produk-produk Albothyl.
“Kami sedang memantau, dan mengawasi apakah pihak terkait sudah melakukan penarikan atau belum,” tandanya.
Albothyl merupakan obat luar yang bekerja sebagai antiseptik (membunuh kuman dan mencegah infeksi). Meski banyak kegunaannya produk ini lebih dikenal sebagai obat sariawan.
Perlu diketahui, beberapa waktu lalu izin edar albothyl dibekukan dan dihentikan peredarannya oleh BPOM. Lantaran menimbulkan efek samping yang membahayakan kesehatan.
CANDRA IRAWAN

Continue Reading
Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kota Tangerang

Korban Selamat, KRL Vs Mobil Avanza di Tangerang Dirawat Intensif

Published

on

Polisi meminta keterangan korban selamat kecelakaan tabrak kereta, Minggu (17/6). (CANDRA/METAONLINE)

TANGERANG, MO – Kepala Humas RSUD Kabupaten Tangerang Yudi mengatakan, tiga korban selamat tabrakan kereta rel listrik (KRL) dan mobil Avanza bernopol B1025CKR masih dalam penanganan intensif pihaknya. Ketiga korban selamat itu yakni Dawan (72), Dumiyati (38) serta Naura balita berumur empat tahun.

“Yang meninggal tadi Ibu Maryanah (59) pukul 17.51 WIB, itu meninggalnya karena korban mengalami cedera kepala berat. Korban lainnya masih dalam perawatan intensif dan yang balita saya masih belum dapat informasi lagi,” ujar dia, saat dihubungi¬†Metaonline.id, Minggu (17/6).

Diketahui kecelakaan tersebut terjadi pada pukul 14.45 WIB disebuah perlintasan liar di Stasiun Batuceper. Kecelakaan tersebut mobil yang ditumpangi satu keluarga ini mengakibatkan tiga orang tewas dan tiga orang lainnya selamat.

Kanit Laka Lantas Polres Metro Tangerang Kota AKP Isa Anshori menjelaskan, kronologis kejadian itu saat kereta KRL jurusan Jakarya-Tangerang yang datang dari arah Jakarta menuju Tangerang. Menghantam kendaraan Avanza yang menerobos pintu perlintasan yang terbuat dari bambu.

“Pintu perlintasan itu oleh penjaga perlintasan sudah diturunkan sebagai tanda KRL akan melintas, sehingga terjadi kecelakaan,” jelas dia.

CANDRA IRAWAN

Continue Reading

Kota Tangerang

KRL Tabrak Mobil di Tangerang, Tiga Orang Tewas

Published

on

Pulang halal bila halal, sekeluarga tertabrak kereta, Minggu (17/6) siang. (CANDRA/ISTIMEWA)

TANGERANG, MO – Kecelakaan kembali terjadi antara kereta rel listrik (KRL) dan mobil Avanza bernopol B1025CKR, di perlintasan tanpa palang pintu Stasiun Batuceper, Kota Tangerang. Tiga orang penumpang mobil tewas ditempat sementara tiga penumpang lainnya termasuk balita luka-luka.

Kanit Laka Lantas Polres Metro Tangerang Kota AKP Isa Anshori mengatakan bahwa kecelakaan tersebut terjadi saat kereta KRL jurusan Jakarta-Tangerang yang datang dari arah Jakarta menuju Tangerang melintas di daerah Al-Fitroh, Batuceper. Kemudian dari arah lain datang kendaraan Avanza yang menerobos pintu perlintasan yang terbuat dari bambu.

“Sementara oleh penjaga perlintasan bambu tersebut sudah diturunkan sebagai tanda KRL akan melintas. Sehingga terjadi kecelakaan karena Avanza menerobos,” ujar dia, Minggu (17/6).

Ketiga penumpang yang meninggal dunia yakni Nanang Yulian (39), Robiatun Munawaroh (34) dan Maryanah (59). Sementara itu korban selamat yaitu Dawan (72), Dumiyati (38) serta Naura (4).

Diketahui seluruh korban merupakan satu keluarga yang beralamat di Gang Sawo, Poris Plawad, Kecamatan Cipondoh. Kini ketiga korban selamat sedang dalam penanganan intensif RSUD Kabupaten Tangerang.

CANDRA IRAWAN

Continue Reading

Kota Tangerang

Disbudpar Kota Tangerang Optimis Pariwisata Meningkat Selama Libur Lebaran

Published

on

Pengunjung Taman Potret saat libur lebaran. (CANDRA/METAONLINE)

TANGERANG,MO – Dinas Budaya dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Tangerang mencatat sepanjang awal tahun 2018, dari Januari hingga April kemarin jumlah wisatawan mencapai 400 ribu. Terlebih di libur Lebaran tahun ini jumlah wisatawan diprediksi meningkat empat kali lipat dari hari biasanya.

“Saya optimis di libur lebaran tahun ini wisatawan ke Kota Tangerang meningkat, kalau untuk ke taman-taman jumlah pengunjung bisa meningkat empat kali lipat. Karena hari biasanya pengunjung itu hanya 150 orang, lebaran itu bisa 600 orang di satu taman,” ujar Rizal Ridolloh, Kepala Bidang Pariwisata pada Disbudpar Kota Tangerang, Senin (18/6).

Diketahui dalam kurun waktu lima tahun terakhir Pemerintah Kota Tangerang telah membangun puluhan taman tematik dan taman lingkungan, guna meningkatkan pariwisata di Kota ini. Selain taman Pemkot juga menyediakan pariwisata unggulan lainnya seperti wisata air, wisata religi dan wisata sejarah.

Target libur lebaran tahun ini, lanjut dia lebih dari tahun libur lebaran tahun kemarin yang mencapai jutaan wisatawan. Bahkan pihaknya terus berkoordinasi dan bekerjasama dengan Dinas terkait untuk meningkatkan jumlah wisatawan, dengan memakai promosi media sosial (medsos).

“Kami telah mengirimkan surat ke tempat-tempat destinasi wisata agar terus menjaga kebersihan, keamanan dan lainnya. Beberapa penunjang wisata lainnya seperti hotel dan restauran juga telah membuat paket-paket promosi,” tandasnya.

CANDRA IRAWAN

Continue Reading

Trending