Connect with us

Kota Tangerang

BEM Se-Tangerang Raya Gelar Konsolidasi

Published

on

Persatuan BEM Banten wilayah Tangerang Raya gelar konsolidasi. (CANDRA/METAONLINE)

TANGERANG, MO – Persatuan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) se-Provinsi Banten wilayah Tangerang Raya, menggelar konsolidasi dan musyawarah kerja wilayah untuk tercapainya tujuan BEM dalam beberapa tahun kedepan.

Bertempat di Ruang Rapat BEM STMIK Raharja, Kota Tangerang, acara ini dihadiri oleh segenap jajaran pengurus wilayah Tangerang Raya dan perwakilan Pengurus Pusat Persatuan BEM Provinsi Banten.

Presiden Mahasiswa STMIK Raharja Reza Setiawan mengatakan bahwa pihaknya sebagai mahasiswa harus tetap berpegang teguh pada Tridharma Perguruan Tinggi demi tercapainya tujuan bangsa Indonesia. Konsolidasi itu juga sebagai mempererat tali silaturahmi BEM di Tangerang Raya.

“Adanya konsolidasi ini untuk mempererat tali silaturahmi BEM di Tangerang Raya tidak hanya untuk mensukseskan musyarawah kerja wilayah. Kami sebagai mahasiswa harus berpegang pada Tridharma Perguruan Tinggi,” ujar dia, Minggu (3/6).

Hal senada disampaikan Koordinator Wilayah Tangerang Raya Ecat Dinata. Menurut dia sebanyak 50 Perguruan Tinggi yang telah bergabung. Hal itu tidak hanya positif tetapi juga menandai keunggulan tersendiri pihaknya.

“Perguruan Tinggi yang bergabung merupakan suatu keunggulan dan kesempatan yang strategis, dan mempunyain pengaruh yang besar. Perguruan Tinggi di Tangerang Raya memang harus ikut serta dalam beraliansi, selain tempat bersilaturahmi antar kampus, tempat berdiskusi dan juga bertukar pengalaman dan pengetahuan serta menghimpun persatuan,” ungkap dia.

“Persatuan ini milik kita bersama, yang harus kita jaga dan kita kawal bersama-sama. serta nilai-nilai kekeluargaan yang harus terus kita lestarikan,” imbuh Ecat.

Berikut pernyataan sikap hasil dari konsolidasi BEM se-Provinsi Banten wilayah Tangerang Raya.

1. BEM Wilayah Tangerang Raya merekomendasikan kepada seluruh kandidat yang saat ini maju dipilkada, agar menjunjung tinggi kesejahtraan rakyat di atas kepentingan pribada dan golongan, dalam memimpin Tangerang khususnya Kabupaten Tangerang dan Kota Tangerang.

2. Menekan angka pengangguran (Banten merupakan pengangguran tertinggi ke-2 Nasional)

3. Pembangunan Tangerang harus lebih merata dan konsisten diseluruh sektor.

4. Harus bisa memberdayakan tenaga kerja lokal demi tercapainya tujuan pembangunan dan kesejahteraan rakyat.

CANDRA IRAWAN

Kota Tangerang

Jasa Raharja Beri Santunan Korban Kecelakaan KRL di Tangerang

Published

on

Jasa Raharja saat memberikan santunan korban kecelakaan tabrak kereta, Senin (18/6). (CANDRA/METAONLINE)

TANGERANG, MO – Jasa Raharja Cabang Tangerang, turut berduka atas kecelakaan antara kereta rel listrik (KRL) yang menghantam sebuah mobil Avanza yang menewaskan tiga orang di Stasiun Batu Ceper, Kota Tangerang. Bantuan berupa santunan diberikan untuk korban selamat dan korban meninggal.

“Almarhum Nanang, Almarhumah Maryanah, dan Almarhumah Atun yang merupakan korban meninggal dunia dalam insiden kecelakaan itu masing-masing disantuni senilai Rp 50 juta. Korban selamat yaitu Dumyati, Naura, dan Dahwan, biaya perawatannya di rumah sakit akan ditanggung Jasa Raharja dengan maksimal senilai Rp 20 juta,” ujar Sulaiman, Kepala Perwakilan Jasa Raharja Cabang Tangerang.

Ia menjelaskan, terkait korban selamat yang dirawat intensif di RSUD Kabupaten Tangerang yakni Dahwan sudah bisa pulang. Tetapi untuk korban selamat balita yaitu Naura hingga saat ini masih dalam perawatan. Ia juga berjanji untuk biaya perawatan selama di RS akan dijamin pihaknya hingga korban pulih kembali.

“Siapapun masyarakat yang menjadi korban kecelakaan baik luka-luka maupun meninggal dunia akan disantuni Jasa Raharja sebagai bentuk kepedulian. Jadi setiap orang yang ditabrak kendaraan bermotor maupun kereta api itu mendapatkan santunan oleh Jasa Raharja baik luka-luka maupun meninggal dunia,” kata dia, Senin (18/6).

Kecelakaan di Tangerang Raya, lanjut dia sejak H-8 menjelang H+3 jumlah korban kecelakaan mencapai 54 korban. Jumlah tersebut hampir sama dengan tahun lalu.

“Kecelakaan ada 4 korban meninggal dunia dan luka-luka ada 50 korban. Jika dibandingkan dengan tahun lalu ini hampir sama beda selisih satu korban saja. Artinya masih ada penurunan tapi tidak signifikan,” tukasnya.

CANDRA IRAWAN

Continue Reading

Kota Tangerang

Kebocoran Tabung Gas, 6 Ruko di Tangerang Hangus Terbakar

Published

on

Ruko di Kecamatan Jatiuwung Kota Tangerang hangus terbakar, Senin (18/6). (CANDRA/METAONLINE)

TANGERANG, MO – Sedikitnya enam ruko yang berada di Kampung Ledug, RT 004/001 Kelurahan Pasir Jaya, Kecamatan Jatiuwung ludes dilahap si jago merah. Kebakaran yang terjadi pukul 13.00 itu disebabkan oleh tabung gas milik salah satu penghuni ruko mengalami kebocoran.

Kapolsek Jatiuwung Kompol Eliantoro Jalmaf mengatakan bahwa kebakaran itu disebabkan akibat kebocoran tabung gas itu  tidak menimbulkan korban jiwa. Namun hanya mengalami kerugian material yang belum bisa ditaksir pihaknya.

“Penyebabnya karena tabung gas bocor. Kerugian materil belum bisa ditaksir, jumlah korban jiwa nihil,” ujar dia, Senin (18/6).

Meskipun sempat membuat heboh warga sekitar, petugas pemadam kebakaran (Damkar) berhasil menjinakkan si jago merah. Sedikitnya dua unit mobil pemadam kebakaran diterjunkan.

Ia menjelaskan, pihaknya memeriksa dua orang saksi terkait dengan kebakaran tersebut. Sementara itu, sumber api bersumber dari salah satu ruko yang dialih fungsikan menjadi warteg.

“Warteg itu milik Kasnari yang tabung gasnya meledak karena bocor. Poses pemadamannya juga sudah usai,” tandasnya.

CANDRA IRAWAN

Continue Reading

Kota Tangerang

Korban Selamat, KRL Vs Mobil Avanza di Tangerang Dirawat Intensif

Published

on

Polisi meminta keterangan korban selamat kecelakaan tabrak kereta, Minggu (17/6). (CANDRA/METAONLINE)

TANGERANG, MO – Kepala Humas RSUD Kabupaten Tangerang Yudi mengatakan, tiga korban selamat tabrakan kereta rel listrik (KRL) dan mobil Avanza bernopol B1025CKR masih dalam penanganan intensif pihaknya. Ketiga korban selamat itu yakni Dawan (72), Dumiyati (38) serta Naura balita berumur empat tahun.

“Yang meninggal tadi Ibu Maryanah (59) pukul 17.51 WIB, itu meninggalnya karena korban mengalami cedera kepala berat. Korban lainnya masih dalam perawatan intensif dan yang balita saya masih belum dapat informasi lagi,” ujar dia, saat dihubungi Metaonline.id, Minggu (17/6).

Diketahui kecelakaan tersebut terjadi pada pukul 14.45 WIB disebuah perlintasan liar di Stasiun Batuceper. Kecelakaan tersebut mobil yang ditumpangi satu keluarga ini mengakibatkan tiga orang tewas dan tiga orang lainnya selamat.

Kanit Laka Lantas Polres Metro Tangerang Kota AKP Isa Anshori menjelaskan, kronologis kejadian itu saat kereta KRL jurusan Jakarya-Tangerang yang datang dari arah Jakarta menuju Tangerang. Menghantam kendaraan Avanza yang menerobos pintu perlintasan yang terbuat dari bambu.

“Pintu perlintasan itu oleh penjaga perlintasan sudah diturunkan sebagai tanda KRL akan melintas, sehingga terjadi kecelakaan,” jelas dia.

CANDRA IRAWAN

Continue Reading

Trending