Connect with us

Kota Tangerang

Bapenda Kota Tangerang Optimis Target Pajak PBB dan BPHTB 2018 Tercapai

Published

on

Sosialisasi pajak PBB dan BPHTB Kota Tangerang tahun 2018. (ist)

TANGERANG, MO – Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Tangerang gelar sosialisasi pajak PBB dan BPHTB. Diharapkan kegiatan yang melibatkan Camat dan Lurah ini dapat mencapai target pajak tahun 2018 yang ditetapkan.

Pjs Walikota Tangerang, M. Yusuf mengungkapkan, melalui kegiatan ini aparat di kecamatan dan kelurahan dapat mengetahui dan memahami peraturan yang berkaitan dengan pajak PBB-P2 dan BPHTB.

Menurutnya, pemahaman peraturan oleh aparat kecamatan dan kelurahan dapat dijadikan acuan untuk melayani masyarakat dalam rangka pelayanan pengurusan/ pembayaran PBB dan BPHTB.

”Penyampaian informasi kepada masyarakat yang lengkap, akan meningkatkan kesadaran dalam membayar pajak sehingga diharapkan target PBB tahun 2018 sebesar Rp 368 milyar dan BPHTB Rp 385 milyar akan tercapai,” kata Yusuf.

Ditambahkan dia, sekitar 3 (tiga) bulan lagi tepatnya 31 Agustus 2018 adalah batas jatuh tempo pembayaran PBB. Untuk itu diharapkan para aparat kecamatan dan kelurahan serta seluruh pegawai yang berkontribusi dalam penagihan PBB agar bekerja keras, bekerja cerdas, dan bekerja ikhlas.

Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Tangerang Herman Suwarman menjelaskan, bahwa pemahaman jenis-jenis pelayanan PBB dan BPHTB ini diharapkan dapat menjadi  acuan  dalam pelayanan pengurusan/ pembayaran  PBB dan BPHTB.

“Pemahaman jenis-jenis Pelayanan PBB dan BPHTB ini juga diharapkan dapat menjadi dasar penyampaian informasi kepada masyarakat secara lengkap, sehingga mampu meningkatkan kesadaran masyarakat untuk membayar pajak,” ungkap dia.

Herman menuturkan, peningkatan kesadaran masyarakat dalam membayar pajak dapat menjadi faktor penting dalam memberikan kontribusi bagi penerimaan Pendapatan Asli Daerah yaitu dengan tercapainya target PBB tahun 2018 sebesar Rp 368 Miliar dan BPHTB Rp. 385 Miliar.

“Kami optimis target PBB dan BPHTB tahun 2018 dapat tercapai. Maka itu kami berharap kerja keras seluruh Aparat Kecamatan dan Kelurahan serta seluruh pegawai,” ucapnya.

Diketahui saat ini kegiatan yang sedang berlangsung yakni pendataan PBB-P2 untuk pemuktahiran data di Kecamatan Jatiuwung dan Cibodas. Kemudian penilaian Semi Individual (Target 500 OP) di seluruh wilayah Kota Tangerang dengan tujuan meningkatkan potensi. Selanjutnya analisa zona nilai tanah di 13 Kecamatan untuk perbaikan NJOP.

Berdasarkan data ada 14 jenis pelayanan PBB yaitu pendaftaran SPPT PBB P2 Objek Pajak Baru, permohonan SPPT PBB P2 Mutasi Sebagian/ Seluruhnya Objek dan Subjek Pajak, surat keterangan NJOP, salinan SPPT, keterangan lunas PBB P2, dan permohonan penundaan jatuh tempo pembayaran PBB P2.

Kemudian permohonan pengurangan, permohonan keberatan, permohonan pengembalian (Restitusi), permohonan pembatalan SPPT, permohonan pembetulan SPPT, permohonan pengurangan sanksi administrasi, permohonan pembayaran angsuran pajak dan pemberian informasi PBB P2.

Untuk jenis pelayanan BPHTB yakni permohonan validasi SPTPD-BPHTB, permohonan pengurangan pajak BPHTB pensiunan yang menempati rumah dinas, permohonan pengurangan pajak BPHTB waris/hibah, permohonan keberatan atas SPTPD-BPHTB/ SKPD-KB/ SKPD-KBT/ SKPDN/ STPD/ SKPDLB dan pengembalian pajak BPHTB batal transaksi. (ADV)

Kota Tangerang

Pimpin Apel, Wali Kota Minta Aparatur Tingkatkan Kualitas Diri

Published

on

Wali Kota Tangerang, Arief R. Wismansyah memberikan penghargaan ke sejumlah pegawai berprestasi, Senin (7/1/2019).
TANGERANG, MO – Wali Kota Tangerang, Arief R. Wismansyah memimpin apel pagi pegawai lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang di lapangan Pusat Pemerintahan Kota Tangerang, Senin (7/1/2019).
Dalam arahannya, Arief menyampaikan tentang perkembangan era revolusi industri 4.0, dimana seiring perkembangannya harus merubah cara kerja, cara pikir, dan pelayanan birokrat kepada masyarakat.
“Seharusnya proses administrasi juga bisa lebih ditingkatkan. Sekarang perlu disiapkan SDM yang mampu beradaptasi dan mampu bersaing di tengah persaingan,” jelas Arief di hadapan para peserta apel.
Untuk itu, Arief meminta seluruh aparatur Pemkot Tangerang agar mempersiapkan diri dalam menghadapi era teknologi serba digital.
Pada kesempatan tersebut, Arief menggarisbawahi perihal kebersihan yang masih menjadi pekerjaan rumah bagi aparatur maupun masyarakat Kota Tangerang.
“Saya masih prihatin tentang urusan kebersihan yang masih kurang diperhatikan oleh aparat pemkot,”
“Masih ada sampah yang menumpuk di depan kantor kecamatan,” tegas Wali Kota
“Saya juga keliling ke sarana olahraga, kotor juga semua,” tambahnya.
Menutup arahannya, Arief mengutarakan agar tahun 2019 ini menjadi tahun dimana aparatur bisa memberikan dedikasi dengan penuh kesungguhan untuk kota Tangerang.
“Kita harus terus meningkatkan kualitas diri demi kemajuan dan kebaikan kota yang sudah menjadi rumah bagi kita semua,” pungkas Wali Kota. (fi)

Continue Reading

Kota Tangerang

Puluhan Anggota Forbes ACC-J2P Ikuti Pembekalan Pancasila

Published

on

Sejumlah anggota Forbes ACC-J2P mendeklarasikan dukungan terhadap pasangan calon Jokowi-Maruf Amin, Sabtu (5/1/2019).

TANGERANG, MO – Puluhan anggota Forum Bersama Aksi Care Center Jokowi 2 Periode (Forbes ACC-J2P) Provinsi Banten, diberikan muatan nilai-nilai Pancasila, di Gedung Serba Guna RW06, Kelurahan Tajur, Kecamatan Ciledug, Sabtu (5/1/2018). Penguatan nilai-nilai Pancasila ini diberikan langsung Dewan Pembina Forbes ACC-J2P Provinsi Banten, Irjen Pol Anton Charlyan.

Anton yang juga pernah menjabat sebagai Kapolda Jawa Barat ini menjelaskan, pentingnya para anggota Forbes ACC-J2P Provinsi Banten memahami nilai-nilai Pancasila ditengah diperlukan untuk menjaga dan mempertahankan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Terlebih pesatnya pembangunan baik nasional dan daerah perlu juga ditopang oleh pembangunan ideologi kebangsaan.

“Pembangunan ideologi kebangsaan itu penting, karena didalam lagu Indonesia Raya juga tercantum kalimat bangunlah jiwanya dan bangunlah badannya. Apalagi di dalam era politik ini banyak diisukan masalah ideologi, jadi kita bukan hanya sekedar bertarung di fisik tapi juga bertarung di ideologi. Sebab sekarang ini banyak yang menjual agama untuk kepentingan tertentu,” ujarnya.

Agama, lanjut Anton, adalah hal yang suci dan tidak perlu dipakai untuk kepentingan politik suatu golongan tertentu. Pasalnya bila agama dipakai untuk berpolitik itu adalah sesuatu yang naif, dan akan berdampak pada masyarakat.

“Maka dari itu kami memberikan materi penguatan ideologi terkait dengan NKRI ini harga mati dan tidak bisa diganggu gugat, jadi tidak ada lagi bentuk negara yang lain. Karena pendiri bangsa Indonesia sendiri sudah sepakat kalau bentuk negara ini adalah NKRI,” katanya.

Anton menghimbau kepada pemerintah untuk menggencarkan pembangunan dan penguatan ideologi di masyarakat luas, terlebih dalam hal anggaran. Sebab, kata Anton, pembangunan fisik berupa infrastruktur saja tidak cukup dalam membangun Indonesia terutama didaerah.

“Melihat perkembangan situasi, melihat jiwa dan ideologi masyarakat kita yang rapuh, akan berdampak pada bangsa dan negara,” pungkasnya. (fi)

Continue Reading

Kota Tangerang

Puskesmas Petir Dibangun Tanpa APBD

Published

on

Wali Kota Tangerang, Arief R. Wismansyah saat meninjau Puskesmas Petir di Kecamatan Cipondoh, Kamis (3/1/2018).
TANGERANG, MO – Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang segera mengoperasionalkan Puskesmas Petir yang dibangun tanpa menggunakan dana APBD. Hal itu disampaikan Wali Kota Tangerang, Arief R. Wismansyah saat meninjau gedung Puskesmas Petir di Kecamatan Cipondoh, Rabu (3/1/2018).
“Insya Allah minggu depan bisa beroperasi melayani masyarakat Petir dan sekitarnya,” ujar  Arief.
Keberadaan puskesmas tersebut diharapkan bisa melayani warga kelurahan Petir yang selama ini harus berobat ke Puskesmas Gondrong atau Pondok Bahar yang lumayan jauh, belum lagi persoalan banjir yang sering memutus jalur transportasi warga.
“Dulu pertimbangan saya bangun disini karena banyak warga Petir yang sakit enggak bisa berobat ke Gondrong karena jalan keputus banjir. Meski pun banjirnya sekarang sudah enggak kayak dulu lagi,” tuturnya.
Arief juga menyampaikan apresiasinya kepada Pengembang Perumahan Green Lake yang sudah membangun Gedung Puskesmas Petir.
“Alhamdulillah berkat usaha Pemkot dalam membangun kerjasama dengan semua pihak, akhirnya banyak yang mau terlibat membangun kota kita,”
“Mudah-mudahan ke depan akan semakin banyak yang ikut bersinergi membangun kota, terlebih saat ini pemkot sedang gencar membangun utilitas perkotaan,” paparnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan dr. Liza Puspadewi menerangkan bahwa Puskesmas Petir tersebut rencananya akan diresmikan pada Rabu (09/01) nanti.
“Rencananya Rabu minggu depan diresmikan,” jelasnya.
Liza menerangkan bahwa tanah dan lahan Puskesmas Petir tersebut merupakan hibah dari Pengembang Green Lake.
“Luas tanahnya kurang lebih 800 meter persegi, kalau bangunannya 600 meteran,” imbuhnya.
Sebagai informasi, Puskesmas Petir akan dilengkapi UGD 24 jam, Mobil Ambulans 24 jam, dan Persalinan. Selain itu juga, di Puskesmas ini juga tersedia Poli Umum, Poli Gigi dan Mulut, Klinik KIA & KB, Klinik Gizi, Klinik Sanitasi, Klinik MTBS (Manajemen Terpadu Balita Sakit), serta pemeriksaan kesehatan bagi Lansia. (fi)

Continue Reading

Trending