Connect with us

Kota Tangerang

Atasi Kemiskinan, Trio Tangerang Diguyur Anggaran Rp. 4 Triliun

Published

on

Rapat koordinasi pelaksanaan anggaran dan penyerahan DIPA TA 2018 di KPPN Tangerang, Kamis (28/12). (ISTIMEWA)

TANGERANG,MO – Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara ( KPPN) Tangerang menyalurkan dana APBN. Dana senilai Rp. 4 triliun tersebut disalurkan kepada trio Tangerang yakni Pemkot Tangerang, Pemkot Tangerang Selatan, dan Pemkab Tangerang.

“Ini untuk mewujudkan pemerataan pembangunan di Tangerang Raya,” ujar Kepala KPPN Tangerang, Mohamad Yusuf Salim, Kamis (28/12).

Sebelumnya penyerahan Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) 2018 secara simbolis diserahkan langsung oleh Gubernur Banten Wahidin Halim kepada Satuan Kerja di wilayah Provinsi Banten. Dan dihadiri oleh Walikota Tangerang Arief R. Wismansyah dan Bupati Kabupaten Tangerang Ahmed Zaki Iskandar serta yang mewakili Walikota Tangerang Selatan pada tanggal 20 Desember 2017 lalu di Pendopo Povinsi Banten.

Kemudian saat ini diilanjutkan dengan penyerahan DIPA 2018 oleh Kepala KPPN Tangerang Mohamad Yusuf Salim untuk seluruh Satuan Kerja Kota Tangerang, Kota Tangerang Selatan, serta Kabupaten Tangerang. Prosesi penyerahan tersebut digelar di Aula KPPN Tangerang, Jalan TMP Taruna No.12 Kota Tangerang.

“Anggaran Kementerian ini diprioritaskan untuk melaksanakan tugas dan fungsi kepemerintahan dan melaksanakan program pembangunan di tahun 2018, yang utamanya untuk mengatasi kesenjangan dan kemiskinan, pembangunan infrastuktur, memacu sektor unggulan, perbaikan aparatur negara dan pelayanan pemerintah, serta peningkatan pertahanan keamanan dan penyelenggaraan demokrasi,” ucapnya.

Dengan rincian total pengelolaan data DIPA pada KPPN Tangerang sebesar Rp. 4.282.722.946.000 (empat triliyun dua ratus delapan puluh dua milyar tujuh ratus dua puluh dua juta sembilan ratus empat puluh enam ribu rupiah) untuk 108 satuan kerja. Terdiri dari 7 Kantor Pusat dan 101 Kantor Daerah di wilayah Kota Tangerang, Kota Tangerang Selatan dan Kabupaten Tangerang.

Dalam acara penyerahan DIPA tersebut disampaikan pula arahan pelaksanaan dana APBN dari pidato Menteri Keuangan oleh Ibu Kepala Kantor Wilayah Perbendaharaan Provinsi Banten Niken Pudyastuti. Guna mendukung efisiensi, efektivitas, dan akuntabilitas pengelolaan APBN, APBD, dan APBDes.

“Maka penyaluran transfer ke daerah dan Dana Desa dilakukan berdasarkan kinerja pelaksanaan, yaitu kinerja penyerapan anggaran dan ketercapaian output untuk setiap tahapannya di daerah,” kata Mohamad.

Untuk Dana Transfer Daerah dan Dana Desa 2018 yang penyalurannya melalui KPPN Tangerang yakni Kabupaten Tangerang Rp. 2.062.059.238.000 (dua triliyun enam puluh dua milyar lima puluh sembilan juta dua ratus tiga puluh delapan ribu rupiah), Kota Tangerang Rp. 1.426.098.774.000 (satu triliyun empat ratus dua puluh enam milyar sembilan puluh delapan juta tujuh ratus tujuh puluh empat ribu rupiah), dan Kota Tangerang Selatan Rp. 944.630.944.000 (sembilan ratus empat puluh empat milyar enam ratus tiga puluh juta sembilan ratus empat puluh empat ribu rupiah).

Menurutnya Dana Intensif Daerah sebagai bagian dari penghargaan Pemerintah Pusat kepada Pemerintah Daerah atas Kinerja Pelaksanaan Anggaran pada tahun 2018 untuk Kota Tangerang sebesar Rp. 35.000.000.000,- (tiga puluh lima milyar rupiah), Kota Tangerang Selatan sebesar Rp. 35.000.000.000,- (tiga puluh lima milyar rupiah), dan Kabupaten Tangerang sebesar Rp.17.500.000.000,- (tujuh belas milyar lima ratus juta rupiah).

“Transfer ke Daerah dan Dana Desa (TKDD) merupakan dana yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) yang dialokasikan kepada daerah dalam rangka pelaksanaan desentralisasi. Pada tahun 2018 Anggaran TKDD ditetapkan sebesar Rp 766,2 triliun yang difokuskan untuk memperbaiki jumlah dan mutu pelayanan publik, memperluas kesempatan kerja, mengentaskan kemiskinan, dan mengurangi ketimpangan antar daerah,” ungkapnya.

Ia menjelaskan Dana Transfer Umum diarahkan penggunaannya minimal 25% untuk belanja infrastruktur dalam rangka percepatan pembangunan fasilitas pelayanan publik dan ekonomi. Penguatan implementasi Dana Transfer Khusus agar lebih fokus dalam mengurangi kesenjangan dan meningkatkan akses masyarakat terhadap layanan publik dasar.

Reformulasi distribusi Dana Desa untuk mendukung pengentasan kemiskinan dan memperbaiki distribusi Dana Desa per kapita. Serta menekankan pemanfaatan Dana Desa dengan prinsip swakelola dan cash for work dalam rangka perluasan lapangan kerja, peningkatan pendapatan dan daya beli masyarakat.

“Penetapan Perda APBD harus disahkan secara tepat waktu. Sehingga program atau kegiatan dapat segera dilaksanakan tanpa kendala administratif, prosedural atau birokrasi. Dan Peningkatan integritas, kompetensi serta profesionalisme aparat Pemda dalam mengelola keuangan dan melayani masyarakat menjauhkan diri dari segala tindakan koruptif,” papar Mohamad.

ADI DARMA

Kota Tangerang

Wakil : Tebarkan Nilai Kepedulian Dimulai dari Diri Sendiri

Published

on

TANGERANG, MO – Wakil Wali Kota Tangerang H. Sachrudin menghadiri acara Santunan Anak Yatim dalam rangka Memperingati Tahun Baru 1 Muharram 1441 Hijriyah yang diselenggarakan oleh Majelis Mujahadah Asmaul Husna, di Masjid Raya Al-Azhom, Rabu (18/9).

Dalam sambutannya, Sachrudin mengatakan kepada para jamaah yang hadir bersama dengan pemerintah saling bahu-membahu mengatasi permasalahan sosial.

“Pemerintah telah bekerjasama dengan Baznas Kota Tangerang membentuk UPZ (Unit Pengumpulan Zakat) disetiap masjid dan mushola dengan harapan UPZ dapat mengatasi persoalan-persoalan sosial,” ucapnya.

“Contohnya masalah kesehatan, pendidikan dan lainnya yang memerlukan penanganan segera,” ungkap Sachrudin.

Sachrudin meyakini, dengan kesadaran masyarakat dalam mengeluarkan kewajiban-kewajibannya ditambah rasa kepedulian yang tinggi, berbagai program-program yang meningkatkan kesejahteraan masyarakat akan terwujud.

“Tidak ada orang miskin yang menangis karena kekurangan jika masyarakat dan pemerintah membangun kesejahteraan dan mengetahui kewajiban-kewajibannya karena sebagian hak-hak yang kita miliki ada hak-hak yang perlu dikeluarkan,” tambahnya.

Terakhir, Wakil berpesan kepada jamaah yang hadir, untuk selalu menebar kebaikan kepada sesama yang akan membawa keberkahan dan kebaikan untuk Kota Tangerang.

“Tidak perlu melihat seberapa besar yang harus dikeluarkan, bagaimanapun nilainya akan sangat bermanfaat bagi kalangan prasejahtera, dan ini sesuatu yang harus dimulai dari diri sendiri,” tukasnya.(bono)

Continue Reading

Kota Tangerang

Delegasi Jabatan Penerangan Malaysia Tertarik TLR Kota Tangerang

Published

on

TANGERANG, MO – Sejumlah delegasi Jabatan Penerangan Malaysia bersama perwakilan dari Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) berkunjung ke Kota Tangerang dalam rangka studi banding ke command center Tangerang Live Room (TLR) yang diterima langsung oleh Wali Kota Tangerang H. Arief R. Wismansyah.

Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota menyampaikan dengan adanya TLR yang merupakan pusat kendali dari berbagai aplikasi, menjadi sarana bagi Pemkot untuk mewujudkan tata kelola pemerintahan dan peningkatan kelola pemerintahan dan kualitas pelayanan publik yang lebih baik.

“Pemkot punya aplikasi Tangerang Live yang menjadi rumah besar dari aplikasi – aplikasi Pemkot,”

“Yang telah terintegrasi dengan OPD Pemkot Tangerang dalam hal memberikan pelayanan kepada masyarakat Kota Tangerang,” papar Arief dalam kunjungan yang dipimpin langsung oleh Direktur Tata Kelola dan Kemitraan Komunikasi Publik Selamatta dan Pengarah Negeri Pahang Encik Salmun Mustafa di ruang Tangerang Live Room, Puspem Kota Tangerang, Rabu (18/9).

Selain Tangerang Live, Wali Kota juga menyampaikan cara – cara yang ditempuh oleh Pemkot Tangerang dalam pemanfaatan sosial media sebagai saran menyampaikan program – program yang dilakukan oleh pemerintah daerah.

“Kami manfaatkan semua media mulai dari sosial media hingga media massa,”

“Untuk pemantauannya dilakukan oleh rekan – rekan di Tangerang Live Room,” terang Arief.

“Keluhan masyarakat juga bisa dimonitor dari TLR,” imbuhnya.

Wali Kota juga menyampaikan tentang pemanfaatan aplikasi milik Pemerintah Kota Tangerang yang telah diadopsi oleh berbagai kota dan kabupaten serta lembaga lain yang ada di Indonesia.

“Sampai saat ini sudah 35 daerah di Indonesia yang mengadopsi aplikasi yang dibuat oleh Pemkot Tangerang,” jelas Arief.

Sementara itu, Pengarah Negeri Pahang Encik Salmun Mustafa mengungkapkan pemanfaatan teknologi yang dilakukan oleh Pemkot Tangerang sudah berjalan dengan baik dan patut untuk dicontoh.

“Ke depan akan sangat bermanfaat tidak hanya untuk persoalan masyarakat, tapi bisa juga untuk persoalan transportasi bahkan bencana alam,” tutup Encik Salmun.(bono)

Continue Reading

Kota Tangerang

Kampung Talas, Pelopor Kampung Tertib Lalu Lintas

Published

on

TANGERANG, MO – Wali Kota Tangerang H. Arief R. Wismansyah meresmikan Kampung Tertib Lalu Lintas (Talas) yang berada di RT. 02/04 Kelurahan Pasar Baru, Kecamatan Karawaci, Rabu (18/09).

Dalam sambutannya, Wali Kota mengungkapkan Kampung Talas telah menjadi salah satu dari banyaknya kampung tematik yang ada di Kota Tangerang dimana kampung ini menjadi bentuk nyata kolaborasi nyata antara Pemkot dengan Polres Metro Tangerang Kota dalam mendorong masyarakat lebih peduli kepada lingkungan tempat tinggalnya.

“Kalau di kota-kota lain banyak taman lalu lintas, di Kota Tangerang ada Kampung Tertib Lalu Lintas,”

“Saya sangat mengapresiasi teman-teman Polres Metro Tangerang Kota yang sudah ikut serta membantu terselenggaranya program Kampung Kita,” ungkapnya.

Dengan diresmikannya Kampung Talas, Arief mengharapkan agar kampung tematik baru ini bisa mengedukasi masyarakat yang berkunjung untuk lebih memahami rambu – rambu lalu lintas yang ada.

“Saya melihat ada rambu-rambu lalu lintas, mungkin ke depan bisa dibuat lebih menarik,”

“Ditambah ada perpustakaan mini, inikan menjadi metode pembelajaran yang mudah dicerna, terlebih bagi anak-anak usia dini,” sambung Wali Kota di acara yang juga dihadiri oleh irektur Eksekutif Lembaga Kajian Strategis Kepolisian Indonesia (Lemkapi) Edi Hasibuan.

Senada dengan Wali Kota, Kaporles Metro Tangerang Kota Abdul Karim menjelaskan Kampung Talas menjadi salah satu bentuk aplikasi dari kegiatan Operasi Patuh Jaya agar masyarakat Kota Tangerang paham mengenai tertib berlalu lintas.

“Kita akan bantu sosialisasikan kepada masyarakat Kota Tangerang, semoga kedepannya semakin banyak kampung yang mengadopsi Kampung Tertib Lalu Lintas,” ungkapnya.

Peresmian Kampung Talas diikuti dengan pemberian Promotorer Reward oleh Direktur Eksekutif Lembaga Kajian Strategis Kepolisian Indonesia (Lemkapi) Edi Hasibuan kepada Wali Kota Tangerang H. Arief R. Wismansyah, Kapolres Metro Tangerang Kota Abdul Karim, Dandim 05/06 Tangerang Letkol Inf. Wisnu Kurniawan dan Sanden Pom Jaya 01 Jatake Tangerang Letkol CPM R. Tri Cahyo Budi selaku pembina atas terbentuknya Kampung Tertib Lalu Lintas (Talas).(bono)

Continue Reading

Trending