Connect with us

Hukum Kriminal

Asyik Dorong Motor Korban, Maling ini Dibekuk Polsek Mauk Tangerang

Published

on

Pelaku Dian (gunakan topi) diciduk anggota Reskrim Polsek Mauk usia kepergok mencuri sepeda motor di Jl. Raya Mauk - Kronjo, Kabupaten Tangerang, Selasa (2/1). (ADI/METAONLINE)

KAB.TANGERANG,MO – Nasib apes menimpa Dian (22). Pemuda kampung Teluknaga ini ‘tercyduk’ polisi saat ketahuan mendorong motor curian di Jalan Raya Mauk-Kronjo, Kabupaten Tangerang.

Peristiwa pencurian itu terjadi pada Selasa, 2 Januari 2018 pukul 15.00 wib. Pelaku Dian menggunakan kunci Leter T merusak lubang kunci kontak kendaraan milik Diding yang sedang berjalan kaki menuju sawah.

Apes kejahatan Dian dipergoki korban dan langsung berteriak maling. Kepolisian sektor Mauk yang tengah melintas langsung menciduk pelaku Dian, sedangkan satu pelaku lainnya Hilal berhasil melarikan diri.

Kapolsek Mauk, AKP Teguh Kuslantoro mengatakan, saat kejadian korban memang sedang meninggalkan sepeda motornya menuju ke sawah. Kurang lebih 20 menit korban melihat sepeda motornya sedang didorong oleh seseorang laki-laki kemudian korban berteriak.

“Petugas kami yang sedang melintas dan mngetahui kejadian tersebut bersama saksi berusaha mengamankan pelaku dan akhirnya pelaku bernama Dian dapat diamankan,” jelas Teguh, Rabu (3/1).

Hasil introgasi pelaku menjelaskan pada saat melakukan aksinya pelaku bersama temannya yang bernama Gopal. Saat ini pelaku lainnya masih dalam pengejaran petugas.

“Gopal sebelumnya telah kabur terlebih dahulu melihat aksi Dian diketahui oleh jorban dan saksi dengan menggunakan sepeda motor,” terang Teguh.

Kini pelaku Dian dan berikut barang bukti diamankan di Polsek Mauk untuk proses lebih lanjut. Petugas juga mengamankan barang bukti 1 unit sepeda motor Yamaha Vixion warna putih No.pol A-7604-YN dengan lubang kunci kendaraan yang sudah dirusak.

ADI DARMA

Hukum Kriminal

150 Kg Ganja di Tangerang Dimusnahkan

Published

on

KAB. TANGERANG, MO – Sebanyak 150 kg ganja berhasil dimusnahkan, Kamis (1/8/2019). Ganja dimusnahkan dengan cara dibakar di alun-alun Tigaraksa, Kabupaten Tangerang.

Barang bukti yang dimusnahkan adalah hasil kasus penangkapan bandar narkoba berinisial RSU (34) pada Senin (15/07) lalu.

Turut hadir Kapolres Kota Tangerang Kombespol Sabilul Alif, Wakil Bupati Tangerang Mad Romli, Kejaksaan Kabupaten Tangerang dan ulama MUI Kabupaten Tangerang.

Wakil Bupati Tangerang, Mad Romli mengatakan, peredaran narkoba dinilai telah menyentuh seluruh lapisan masyarakat, baik itu anak-anak hingga orang dewasa. Bagaimanapun, yang menjadi korban narkoba ini adalah masyarakat.

Menurut dia, Narkoba ini sangat merusak generasi muda. Karena itu pemkab Tangerang ke depannya akan selalu mendukung upaya-upaya Polres Kota Tangerang dalam melakukan  pemberantasan narkoba di wilayah Kabupaten Tangerang.

“Semoga generasi muda kabupaten Tangerang terhindar dari narkoba dan menjauhinya,” ucap Romli.

Kapolres Kota Tangerang, Kombespol Sabilul Alif mengatakan, pihaknya telah mengamankan barang bukti narkoba jenis ganja seberat 150kg  pada semester awal tahun 2019. Jumlah ini meningkat dari tahun sebelumnya.

“Pencapaian ini membuat kami (Polres Kota Tangerang) bangga sekaligus prihatin, karena  pada saat penangkapan disitu ada nelayan, guru, petani, hampir semua lapisan masyarakat. Artinya narkoba ini sudah hidup berdampingan dan mudah masuk ke masyarakat,” tuturnya.

Kapolres pun menghimbau agar seluruh lapisan masyarakat dapat menginformasikan jika di temukan kecurigaan-kecurigaan terkait narkoba. Dia minta dari lapisan  masyarakat, jika ditemukan mohon diinformasikan.

”Narkoba sama dengan teroris, narkoba merupakan kejahatan tingkat tinggi,” tukasnya. (darma)

Continue Reading

Hukum Kriminal

Saksi Sidang Serobot Lahan Dianggap Bohong

Published

on

Continue Reading

Hukum Kriminal

12.415 Botol Miras di Kota Tangerang Dilindas Alat Berat

Published

on

Alat berat melindas belasan ribu botol miras, Kamis (28/2). (Ist)

TANGERANG,MO – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Tangerang memusnahkan 12.415 botol minuman keras (miras) dari berbagai merk dengan kandungan alkohol lebih dari 5% di halaman Pusat Pemerintah Kota Tangerang, Kamis (28/2). Miras tersebut dimusnahkan dengan cara dilindas alat berat.

Keseluruhan barang bukti miras tersebut merupakan hasil dari kegiatan Operasi Terpadu yang didapat dari kios-kios atau warung wilayah kecamatan se-Kota Tangerang yang dilakukan Satpol PP Kota Tangerang bersama elemen Kepolisian dan TNI, operasi ini di lakukan mulai Februari 2018 – Februari 2019.

Walikota Tangerang Arief R. Wismansyah menjelaskan, pemusnahan barang bukti miras ini untuk menghindari rusaknya generasi penerus bangsa.

“Mudah-mudahan masyarakat tau bahwa bahaya miras ini dapat merusak generasi bangsa sehingga dengan adanya pemusnahan miras ini hal itu dapat dihindari,” ujar Arief.

“Untuk itu, kita akan terus beroprasi untuk mewujudkan Kota Tangerang yang Berakhlakul Karimah,” jelasnya lagi.

Selain itu, Arief juga mengatakan terima kasih kepada Satpol PP Kota Tangerang serta dukungan dari Kepolisian dan TNI yang terus membantu program pemerintah untuk membangun Kota Tangerang.

“Terima kasih kepada aparatur pemerintah khususnya Satpol PP Kota Tangerang serta Kepolisian dan TNI atas dukungannya yang terus menswiping agar masyarakat Kota Tangerang tidak terdampak penyakit sosial,” terangnya.

Arief pun mengintruksikan kepada Sekretaris Daerah Dadi Budaeri dan Dinas Industri dan Perdagangan serta Dinas Perizinan Kota Tangerang untuk melakukan pendataan kepada semua pelaku usaha serta menghimbau agar melakukan perizinan berusaha.

“Kita melakukan pendataan, miminta kepada semua pelaku usaha agar berizin, sehingga kita bisa menindak tegas kedepannya yang melanggar akan kita tutup,” tegasnya.

Sebagai informasi, kegiatan Pemusnahan Miras Tahun 2019 ini dihadiri oleh unsur Polri, Kodim 0506, Kepala Kejaksaan Negeri Kota Tangerang, Pengadilan Negeri Kota Tangerang, dan Ketua DPRD Kota Tangerang. (uad)

Continue Reading

Trending