Connect with us

Kota Tangerang

Arief Canangkan Kota Lengkap Sertifikat 2019

Published

on

Walikota Tangerang Arief R. Wismansyah didampingi wakilnya Sachrudin hadir di Ruang Akhlakul Karimah, Puspemkot Tangerang, Selasa (30/10/2018).

TANGERANG, MO – Walikota Tangerang Arief R. Wismansyah didampingi wakilnya Sachrudin hadir di Ruang Akhlakul Karimah dalam rangka optimalisasi program Kota Tangerang sebagai Kota Lengkap Sertifikat di Tahun 2019.

Untuk mewujudkan hal itu, Arief meminta persoalan tanah yang menjadi polemik di masyarakat termasuk pemerintah, segera diselesaikan oleh Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kota Tangerang.

“Kita ingin 2019 Kota Tangerang sebagai Kota yang Lengkap Sertifikat,” ujarnya dihadapan seluruh camat dan lurah se-Kota Tangerang, Selasa (30/10/2018).

Berdasarkan data yang dipaparkan oleh BPN Kota Tangerang, ada sebanyak 70 ribu lebih bidang tanah di Kota Tangerang namun yang siap dikeluarkan sertifikatnya hanya 8 ribu.

“Kenapa masalahnya? Apakah kelengkapan yang kurang atau apa, sekarang kan dipermudah syaratnya makanya kita undang BPN,” ucap Arief.

Masalah kelengkapan memang menjadi masalah terbesar. Persyaratan yang dahulu banyak sekarang diringkas dan dipermudah yang di satu sisi menimbulkan masalah lain. Untuk itu, Arief mengingatkan agar jangan sampai ada masalah hukum di kemudian hari.

“Ini jadi kekhawatiran teman-teman. Sekarang lurah suruh buat surat keterangan sendiri, makanya kita pengen ada kepastian hukum. Bagaimana lurah saat membuat suket itu ketentuannya seperti apa harus jelas,”

“Ya sesuai dengan ketentuan kalo gak ada pungutan ya gak ada, jangan ngambil pungutan diluar ketentuan,” tegas Walikota.

Agar diwaktu sisa yang ada semakin banyak sertifikat tanah yang diterbitkan, Pemkot Tangerang pun menyetujui Pajak BPHTB bisa terhutang.

“Kita approve untuk pajak BPHTB bisa terhutang, artinya bisa bayar dicicil,” tuturnya.

Sementara itu, Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Agraria, Tata Ruang/ Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Provinsi Banten, Andi Tenri Abeng mengatakan pihaknya sudah memenuhi target pengukuran sesuai target yaitu 400 ribu bidang.

“Kalau dari target pengukuran sudah terpenuhi ke pusat, tapi proses penerbitan sertifikatnya yang belum tercapai, makanya ini yang kita kejar,” papar Andi.

Andi juga mengingatkan dan mengajak masyarakat untuk mendaftarkan tanahnya, dikarenakan untuk tahun depan pendaftaran sertifikat tanah akan dikenai biaya dan lebih mahal jumlahnya.

“Peserta yang harusnya ikut pembuatan PTSL berjalan saat ini itu masih gratis, tapi tahun depan harus bayar sendiri untuk buat sertifikat dan mahal lagi,” ingatnya.

Untuk itu, Andi meminta kepada BPN Kota Tangerang serta seluruh camat dan lurah melipat lengan baju untuk bersama bekerja dalam sisa waktu yang ada.

“Disini kita bukan ingin menyalahkan siapa-siapa, intinya kita cari jalan keluar bersama,”

“Karena sesuai perintah Pak Wali Kota dan Pak Wakil, ini adalah rapat terakhir, tidak ada forum lagi. Untuk itu, kita kejar sisa waktu yang tersisa semoga program dari pusat ini bisa tercapai,” tukasnya. (fi)

Kota Tangerang

SDN Tanah Tinggi 1 Peringati Hari Ikan Nasional

Published

on

TANGERANG, MO – Ada pemandangan tak biasa di SDN Tanah Tinggi I, Kecamatan Batuceper, Kota Tangerang pada Kamis (21/11/2019). Khusus hari ini pihak sekolah meminta siswa untuk membawa bekal serba olahan ikan.

Hal tersebut ternyata dilakukan dalam rangka memperingati Hari Ikan Nasional yang jatuh pada 21 November. “Setiap hari anak-anak membawa bekal dari rumah, hanya khususnya hari ini menunya ikan sesuai dengan hari ikan nasional,” kata Kepala sekolah SDN Tanah Tinggi 1, Yeti Sulistyawati, Kamis (21/11/2019).

Kata Yeti, tujuan diperingatinya Hari Ikan Nasional untuk memberikan pembelajaran terhadap anak agar mau mengonsumsi ikan. “Ikan bisa diolah dengan beraneka ragam sesuai keinginan anak,” ungkapnya.

Lebih lanjut, kegiatan tersebut juga dilakukan agar anak gemar makan ikan yang manjadi sumber gizi dan protein tinggi. “Ikan salah satu asupan makanan yang juga memengaruhi kecerdasan anak, karenanya anak-anak harus gemar makan ikan yah,” imbau Yeti kepada siswa SDN Tanah Tinggi 1.(bono)

Continue Reading

Kota Tangerang

Intip Pembangunan Jembatan Taman Cibodas

Published

on

TANGERANG, MO – Dinas PUPR saat ini sedang gencar-gencarnya membangun dan memperbaiki jembatan yang ada di Kota Tangerang. Salah satu yang sedang dikerjakan yakni Jembatan Taman Cibodas yang berlokasi di belakang Supermarket Tip Top.

Kepala Bidang Tata Air, Dinas PUPR Kota Tangerang Fakri Wahyudi, mengatakan, adanya Jembatan Taman Cibodas ini diharapkan mampu menimalisir banjir di wilayah tersebut.

“Pembangunan jembatan ini dibuat agak tinggi agar tidak terendam dan menjadi penghalang aliran air saat curah hujan tinggi,” katanya, Kamis (21/11/3019).

Pria yang akrab disapa Yudi ini, mengungkapkan, jembatan ini membentang sepanjang 14 meter dengan lebar 7,76 meter dengan jenis konstruksi bangunan atas berupa Voided Slab dan jenis pondasinya adalah borepile.

“Hingga sejauh ini progres fisik jembatan ini sudah lebih dari 50 persen. Saat ini, kami telah menyelesaikan pengecoran, kami harap Desember 2019 konstruksi jembatan selesai dan bisa digunakan masyarakat,” ungkapnya.

Ia juga berharap masyarakat mendukung program-program Pemkot Tangerang untuk menjadikan Kota Tangerang sebagai Kota Layak Huni dan semakin dicintai warganya.(bono)

Continue Reading

Kota Tangerang

Wali Kota Apresiasi Keguyuban Warga Karawaci

Published

on

TANGERANG, MO – Wali Kota Tangerang H. Arief R. Wismansyah menghadiri acara Maulid Akbar Kecamatan Karawaci yang diikuti tak kurang dari 1.000 peserta dari berbagai kelompok masyarakat.

Acara yang mengusung tema “Meneladani Akhlak Rasulullah SAW Dalam Bingkai Ukhuwah Menuju Masyarakat Karawaci Yang Berakhlakul Karimah” ini berlangsung di halaman kantor Kecamatan Karawaci, Kota Tangerang, Rabu (20/11) malam.

Arief menjabarkan kebersamaan dan kekompakan warga Karawaci dibuktikan dengan berkumpulnya jamaah dari berbagai elemen masyarakat yang ikut berpartisipasi dalam momen peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW.

“Seragam boleh beda tapi tujuannya sama, yaitu untuk bersama – sama membangun Kota Tangerang,” tutur Arief dalam acara yangjuga dihadiri ketua MUI Kota Tangerang KH. Edi Djunaidi Nawawi, Camat Karawaci Tihar Sopian, serta sejumlah tokoh agama dan tokoh masyarakat.

Wali Kota juga mengapresiasi keikutsertaan 24 organisasi masyarakat dan kepemudaan yang memadati halaman kantor Kecamatan Karawaci.

“Rasanya ini momen yang langka, berbagai organisasi berkumpul untuk sama – sama bershalawat,” ungkapnya.

Menghadapi era globalisasi, Wali Kota juga berpesan agar masyarakat tetap memiliki guru sebagai pembimbing di tengah perkembangan teknologi yang kian pesat sebagai salah catu cara pencegahan masuknya paham radikalisme.

“Keberadaan guru sebagai pembimbing tetap penting walaupun teknologi sudah berkembang pesat” pungkasnya.(bono)

Continue Reading

Trending