Connect with us

Kota Tangsel

Andika Bertekad Tagana Banten Mandiri Tanpa Hibah

Published

on

Wagub Andika Hazrumy yang juga ketua Tagana bertekad ingin organisasi mandiri tanpa hibah. (ADI/METAONLINE)

TANGSEL,MO – Ketua Forum Komunikasi Tagana Provinsi Banten Andika Hazrumy menyatakan tekad organisasi yang dipimpinnya itu untuk mandiri dalam menjalankan roda dan fungsi organisasi, yakni tanpa bantuan dana hibah dari Pemprov Banten.

Pernyataan ini menyusul pernyataaan dia sebelumnya sebagai Ketua Karang Taruna (KT) Provinsi Banten, yang juga menyatakan Karang Taruna Banten akan dikelola secara mandiri tanpa dana hibah.

“Saya ingin menyebarkan virus kemandirian di kalangan organisasi dan lembaga kemasyarakatan. Secara konkrit saya mulai dari beberapa organisasi yang kebetulan saya pimpin dulu,” kata Andika usai menghadiri acara Pembinaan Kompetensi Tagana Provinsi Banten 2018 di halaman kantor Kecamatan Setu, Tangerang Selatan, belum lama ini.

Sama dengan peryataan sebelumnya dalam kapasitasnya sebagai Ketua Karang Taruna Banten, kali ini Andika sebagai Ketua Forum Komunikasi Tagana Banten juga mengatakan, organisasi kemasyarakatan seperti yang dipimpinnya itu tetap bisa menjalankan roda dan fungsi organisasi meski tanpa bantuan dana dari pemerintah.

“Tagana, sama seperti juga Karang Taruna, saya akan dorong untuk menjadi mitra strategis pemerintah daerah, swasta, BUMN atau BUMD. Dengan adanya kreatifitas dan inovasi serta kemauan yang kuat, tidak mustahil justru organisasi bisa lebih berjalan lancar dibanding sebelumnya,” imbuhnya.

Terlebih, lanjut Andika, secara kebetulan dua organisasi yang dipimpinnya itu bersifat sebagai organisasi sosial yang keberadaannya dimaksudkan untuk membantu pemerintah dalam mengatasi persoalan-persoalan sosial yang terjadi di tengah-tengah masyarakat.

“Jadi ya fokusnya justru kami sebagai organisasi sosial ya melakukan pembantuan-pembantuan sosial kepada masyarakat, alih-alih sibuk dengan meminta-minta bantuan kepada pemerintah,” ujarnya.

Untuk diketahui, sebelumnya Andika juga mengungkapkan komitmen serupa saat bertindak selaku Ketua Karang Taruna Banten pada acara buka puasa bersama dan santuanan bersama 1.000 anak yatim se-Banten di Plaza Aspirasi, Kawasan Pusat Pemerintahan Provinsi Banten (KP3B) Curug, Kota Serang, Rabu (6/6) lalu.

ADI DARMA

Kota Tangsel

FSPP Tangsel Dikukuhkan

Published

on

Airin resmikan FSPP Tangsel. (uad)

TANGSEL,MO – Walikota Tangerang Selatan (Tangsel) Airin Rachmi Diany mengukuhkan pengurus Forum Silaturahmi Pondok Pesantren (FSPP) Kota Tangsel masa khidmad 1439 hijriah sampai 1445 hijriah, bertempat di Kantor Kementerian Agama Kota Tangsel,Minggu (30/9).

Walikota Tangsel Airin Rachmi Diany, menyambut baik dengan pengukuhan FSPP ini. Tangsel dengan moto religiusnya memiliki banyak Pondok Pesantren baik Salafi maupun modern.

“Saya keliling, banyak pesantren di Tangsel, cenderung lebih banyak modern. Mau modern maupun Salafi semua sama, yang terpenting mereka sudah tercatat di Kementerian Agama,” ungkapnya.

Keberadaan pesantren ini semua sama. Bagaimana mereka melahirkan anak-anak penerus bangsa ini untuk selalu mensyiarkan agama, dengan kondisi Indonesia seperti ini, bagaimana Pondok Pesantren jadi filter.

“Filter untuk menyampaikan kepada umat ajaran islam yang sesuai,” harapnya.

Kehadiran pondok pesantren bisa berkolaborasi dengan DKM yang ada di sekitar. Untuk menyampaikan ajaran agama yang sesuai dengan aqidah.

“Karena belajar agama itu tidak bisa instan, jika salah melangkah akan tersesat, belajarlah dari informasi yang benar, dan dengan adanya forum ini diharapkan bisa menghasilkan para Pendidik, serta Ustadz dan Ustadzah yang baik, serta kemajuan teknologi agar tidak mempengaruhi santri-santri kita, melainkan Manfaatkan teknologi tersebut untuk berkomunikasi yang lebih baik dan tentunya tetap perlu bimbingan serta arahan agar tidak salah langkah dalam memanfaatkan teknologi tersebut,” harapnya.

Kepala Kementerian Agama Kota Tangsel, Abdul Rozak, menjelaskan, sebanyak 75 pengurus dikukuhkan dari Pondok Pesantren se-Tangsel. “Dikukuhkan ini diharapkan, agar Ponpes di Tangsel lebih maju dan solid,” katanya.

 

Continue Reading

Kota Tangsel

Tangsel Kenalkan Destinasi Wisata Lewat Pameran Fotografi

Published

on

Airin hadiri pameran fotografi. (uad)

TANGSEL,MO – Walikota Tangerang Selatan (Tangsel) Airin Rachmi Diany menghadiri workshop pameran dan fotografi Kota Tangsel bertempat di Taman Perdamaian, yang berlangsung selama dua hari, Sabtu-Minggu (30/9).

Pameran tersebut merupakan kegiatan Dinas Pariwisata Kota Tangsel dalam rangka memperkenalkan destinasi wisata yang ada di Tangsel melalui foto.

Ketua Panitia Penyelenggara Supriadi, kegiatan ini diselenggarakan selama dua hari terdiri dari pameran foto, seminar dan foto peristiwa dan akan menguak foto Serpong tempo doeloe.

“Kita ingin dari pameran foto ini, masyarakat bisa mengetahui destinasi wisata yang ada di Tangsel,” ungkapnya.

Airin mengucapkan terima kasih dengan even yang diselenggarakan ini, karena even ini bisa memberikan informasi untuk masyarakat baik diluar Tangsel maupun didalam Tangsel terkait destinasi wisata yang ada di Tangsel.

“Foto bisa berbicara banyak, inilah Kota Tangsel dengan kelebihan dan kekurangannya, dengan foto ini dapat menceritakan kepada masyarakat tentang apa saja yang menarik di Kota Tangsel yang dapat dikunjungi,” katanya.

Airin juga mengatakan kegiatan yang dilakukan secara kolaborasi ini, dapat mewujudkan Tangsel untuk lebih baik lagi, karena kunci kesuksesan pembangunan dari hasil kolaborasi bersama. (uad)

Continue Reading

Kota Tangsel

Airin Resmikan TBM ke-81 di Kademangan

Published

on

Walikota Airin Rachmi Diany resmikan TBM ke 81 di Kademangan. (uad)

TANGSEL,MO – Walikota Tangerang Selatan (Tangsel) Airin Rachmi Diany meresmikan Taman Bacaan Masyarakat (TBM) Energi Mandiri (EM) Irkaba 45 (Ikatan Remaja Kademangan Bawah RT 04 dan RT 05 RW 03, Kademangan, Kecamatan Setu, Kota Tangsel, Minggu (30/9).

Walikota Tangsel mengapresiasi peresmian TBM-EM Irkaba 45 yang merupakan TBM ke-81 yang ada di Kota Tangsel. “Saya tahunya perjuangan Bu Herlina dengan ketekunan dan sabarnya untuk terwujudnya taman bacaan masyarakat, bagaimana proses tempat ini tadinya tidak layak menjadi layak, inilah yang disebut smart city dan smart people.Insyallah ini menjadi contoh yang baik,” ungkapnya.

Walikota berparas cantik ini pun berharap TBM tersebut menjadi contoh kepada semua pihak dengan melibatkan anak muda dan semoga menjadi berkah.

“Saya tahu adik-adik punya inovasi dan keinginan, dan didukung oleh kita, dengan mendorong kreatifitas, sehingga taman baca ini tidak ditinggalkan oleh adik-adik kita,” katanya.

Ketua Umum, Komunitas Magma Tangsel, Herlina Mustikasari, menceritakan perjalanan magma dari awal tahun 2010 dengan TBM yang pertama dibuka di Pondok Cabe “Wadah Ilmu” pada 3 Februari 2010. Sekarang sudah ada 81 TBM dalam pembinaan Magma.

“Sejak 2010 hingga 2018 TBM Tangsel dibina Magma selalu menjadi juara 1 di Provinsi Banten, dan beberapa kali menjadi juara 1 tingkat Nasional dari Kemendikbud,” jelasnya.

TBM-EM Irkaba 45 (Ikatan Remaja Kademangan Bawah RT 04 dan RT 05) adalah TBM ke 81 yang dibina Magma.
Dinamakan TBM- EM karena singkatan dari TBM Energi Mandiri, karena TBM ini dilengkapi 8 reaktor untuk memproduksi Biogas dari kotoran sapi dan sampah basah sisa-sisa makanan. Serta dilengkapi dengan hidroponik.

TBM Irkaba mulanya adalah sebuah balai tempat duduk-duduk, menyimpan keranda jenazah, tempat ayam bertelur dan lainnya yang hasil kerjasama Magma dan Irkba disulap menjadi TBM yang nyaman.

“Harapan saya, TBM EM Irkaba 45 dapat tambah maju dan giat, menjadi pusat kegiatan belajar, berdaya guna buat masyarakat, dan dapat menjadi contoh TBM-TBM lainnya.

“Di TBM ini ada 578 buku dan akan bertambah lagi. Kedepannya pengurus TBM juga akan menambah kegiatan bercocok tanam,” aingkatnya. (uad)

Continue Reading

Trending