Connect with us

Pandeglang

Alumin Diklatpim II Diminta Inovatif

Published

on

Sejumlah peserta Diklatpim mengikuti acara penutupan pelatihan di Gedung Badan Pengelolaan Sumber Daya Manusia Daerah (BPSDMD) Provinsi Banten, Jumat (9/11/2018).

PANDEGLANG, MO – Pejabat Administrator pengisi jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPT) yang pensiun diminta berinovasi. Hal tersebut disampaikan Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah (Sekda) Banten, Ino S. Rawita saat membacakan Sambutan Gubernur Banten, Wahidin Halim pada Penutupan Pendidikan dan Pelatihan Kepemimpinan Tingkat II di Badan Pengelolaan Sumber Daya Manusia Daerah (BPSDMD) Provinsi Banten, Jumat (9/11/2018).

“Diharapkan sebagai pemimpin perubahan peserta mampu mengelola stakeholders, serta mendorong instansinya dalam memunculkan inovasi-inovasi baru sebagai perubahan ke arah yang lebih baik,” ujar Sekda membacakan sambutan Gubernur.

Ino melanjutkan, ukuran keberhasilan Diklat bukan sekedar usainya pelaksanaan, akan tetapi sejauh mana proyek perubahan tersebut mampu diterapkan secara baik dan membawa energi positif di lingkungan kerja masing-masing.

Pada penutupan Diklatpim tingkat II yang juga diikuti oleh beberapa Kementerian dan Pemerintah Kabupaten/ Kota luar Banten ini  juga dilakukan pemberian penghargaan kepada lima peserta terbaik dengan nilai sangat memuaskan, dua di antaranya berasal dari lingkungan Pemerintah Provinsi Banten.

Sebagai apresiasi kepada peserta dengan nilai terbaik, Kepala Lembaga Administrasi Nasional, Adi Suryanto memberikan garansi lolos seleksi awal kepada 5 peserta terbaik, jika ingin mengikuti Diklatpim tingkat I nantinya.

“Datang saja, tunjukkan saja (bukti penghargaan), Akan langsung saya setujui untuk langsung ikut Diklatpim satu,” ucapnya. (fi)

Continue Reading
Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Pandeglang

Lagi, Pemkab Tangerang Salurkan Bantuan Korban Tsunami

Published

on

Bupati Tangerang, Ahmad Zaki Iskandar menyerahkan bantuan berupa beras kepada Bupati Pandeglang, Irna Narulita, Senin (7/1/2019).
PANDEGLANG, MO – Bupati Tangerang, Ahmad Zaki Iskandar menyerahkan bantuan korban Tsunami dari pihaknya kepada Bupati Pandeglang Irna Narulita di Pendopo Bupati Pandeglang. Senin, (7/1/2019).
Penyerahan bantuan kesekian kalinya tersebut berupa beras sebanyak 10 ton, mie instan, peralatan sekolah, perlengkapan bayi, pakaian, selimut dan sebagainya. Sebelumnya, Pemkab Tangerang juga mengumpulkan donasi sebesar 1.5 M lebih dan disalurkan beberapa waktu yang lalu melalui MNC Peduli.
Zaki mengatakan, Pemkab Tangerang telah mulai mengirimkan bantuan baik dari tim medis obat-obatan sehari pascatsunami menerjang Pandeglang-Serang. Pemkab juga mengirimkan mobil ambulans pada saat itu sangat diperlukan.
“Kita ikut membantu masyarakat yang terkena dampak bencana di Pandeglang hari ini kami juga mengirim bantuan yang sudah kami kumpulkan di masa hari ulang tahun Kabupaten Tangerang kemarin baik bahan makanan seperti beras, mie instan, obat-obatan dan lain sebagainya, kita juga baru saja berkoordinasi dengan Pemkab Pandeglang butuh bantuan sarana prasarana di hunian sementara,” ucap Zaki.
Zaki merinci, total bantuan yang saat ini dibawa apabila diuangkan mencapai 400 juta lebih.
Sementara itu Bupati Pandeglang, Irna Narulita yang menerima langsung rombongan Bupati Tangerang menyampaikan terima kasih atas bantuan tersebut.
“Ini bentuk kepedulian dan kecintaan Bupati Zaki kepada kita yang sedang terkena bencana, bantuan ini sudah kesekian kalinya dari Kabupaten Tangerang. Bantuan ini amat berguna bagi kami yang sedang terkena musibah,” kungkapnya. (fi)

Continue Reading

Pandeglang

Pascatsunami, Kapolri: Kita Harus Bangkit

Published

on

Kapolri, Jenderal Tito Karnavian saat berpidato pada kegiatan doa bersama di Padengelang, Kamis (3/1/2019).

PANDEGLANG, MO –  Kapolri, Jenderal Tito Karnavian bersama Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto menghadiri istigasah dan doa bersama di Masjid Salafiah Caringin, Kecamatan Labuan, Kabupaten Pandeglang, Kamis (3/01/2019).

Kapolri Tito Karnavian dalam sambutannya menjelaskan, bencana tsunami yang menerjang Kabupaten Serang, Pandeglang, dan Lampung Selatan mengakibatkan ratusan orang meninggal, korban luka-luka, rumah hancur, fasilitas umum rusak dan ribuan orang mengungsi.

“Kita doakan saudara-saudara kita yang sudah wafat dalam keadaan khusnul khotimah, syahid dan diberikan alam kubur yang lapang,” ujar Kapolri.

Dalam kondisi dilanda cobaan, kata Tito, kunci untuk bangkit yakni kebersamaan dalam keberagaman. Saat ini, pemerintah daerah dan pusat bersama sama memberikan bantuan guna memulihkan keadaan pasca-tsunami.

“Dengan kebersamaan kita bahu membahu antara pemerintah pusat, provinsi dan pemda pandeglang, Polri, TNI, Badan SAR, BNPB dan lainnya termasuk relawan-relawan dan tokoh-tokoh masyarakat kita bergerak bergotong royong,”  ujar Kapolri.

Menurut Kapolri, ke depan pemerintah pusat dan pemerintah daerah akan melakukan rehabilitasi terhadap wilayah-wilayah yang terdampak tsunami termasuk membuat system peringatan dini tsunami.

“Semua harus bergandeng tangan demi rakyat. Kemudian nanti system dibuat, sistem peringatan dini, kalau terjadi tsunami larinya kemana, shelternya dimana, ini yang perlu dibuat dimasa mendatang didaerah rawan tsunami,” ucap Kapolri.

Kapolri juga mengajak seluruh masyarakat yang terkena bencana terutama di Pandeglang untuk bangkit dan memulai hidup baru.

“Kita berkumpul bersama disini tidak lain kita telah berusaha bekerja keras, kita harus bangkit militansi kita untuk tetap hidup dan survive. Kita berdoa bersama kepada Allah dari hati yang paling dalam dan hati yang tulus agar kita bisa melalui cobaan ini,” kata Kapolri. (fi)

Continue Reading

Pandeglang

WH: Terima Kasih TNI-Polri

Published

on

Gubernur Banten, Wahidin Halim.

PANDEGLANG, MO – Gubernur Banten, Wahidin Halim (WH) menyampaikan ungkapan terimakasihnya kepada Panglima TNI dan Kapolri beserta jajaran atas bantuan yang diberikan pasca terjadinya tsunami selat sunda 22 Desember 2018 lalu. Hal tersebut disampaikan WH saat menyambut kedatangan Panglima TNI dan Kapolri di salah satu pondok pesantren di Kecamatan Menes, Pandeglang, Kamis (3/1/2019).

“Yang pertama saya ucapkan terimakasih kepada bapak Panglima TNI, Bapak Kapolri beserta jajarannya ke bawah,” ungkapnya.

“Mereka berjibaku, mereka berani turun langsung ke lapangan, menerobos langsung jalan-jalan yang terisolasi,” imbuhnya.

WH juga menjelaskan, sekitar 2.700 warga perlu direlokasi. Mereka, katanya, kehilangan pekerjaan, kehilangan perahu dan kehilangan rumah yang rusak diterjang tsunami. Untuk itu dirinya dan Bupati Pandeglang beserta jajaran sedang menyiapkan dana relokasi yang dibutuhkan.

“Tugas terakhir saya dan bu Irna adalah rekontruksi. Ada sekitar 2.700 masyarakat yang kehilangan pekerjaan, kehilangan rumah, kehilangan perahu yang perlu kita relokasi. Dan kita sedang menyiapkan dana relokasi,” terangnya.

WH juga meminta para tokoh agama setempat untuk mendoakan keselamatan bagi Banten. Agar Banten terhindar dari berbagai musibah dan menjadi tempat tinggal yang baik bagi masyarakatnya.

“Saya mohon doa para kiyai, agar Banten menjadi negeri yang baldatun thoyyibatun wa robbun ghofur. Lepas dari musibah, lepas dari malapetaka, lepas dari adzab,” pintanya menutup sambutan. (fi)

Continue Reading

Trending