Connect with us

Property

Alter Ego, Hunian Mewah Fully Furnished di Skandinavia

Published

on

Sales Director Skandinavia Sugiyanto Lie saat menunjukkan unit di Skandinavia, Sabtu (29/9/2018).

TANGERANG, MO – Sukses dengan pembangunan tahap I (apartemen Skandinavia), PT Pancakarya Griyatama kembali meluncurkan hunian mewahnya. Dimana, hunian tahap dua yaitu Skandinavia Alter Ego yang diluncurkan pada Agustus lalu menawarkan berbagai fasilitas mewah bagi penghuninya.

Sales Director Skandinavia Sugiyanto Lie mengatakan, tingginya antusias masyarakat memilih apartemen Skandinavia sebagai hunian membuat pihaknya optimis dapat menjual seluruh unit apartemen yang dipasarkan.

“Tahap satu apartemen 80 persen sudah laku terjual. Saat ini kami sedang mempersiapkan Alter Ego sebanyak 420 unit, 30 persen diantaranya sudah laku dipesan,” ucapnya ketika ditemui, Sabtu (29/9/2018).

Sugiyanto mengatakan, perbedaan antara Alter Ego dan Skandinavia tahap I terdapat pada kemewahan interior yang digunakan. Yaitu dengan nuansa yang lebih mature dan luxury cocok untuk pembeli berusia 40 tahun keatas. Selain itu, calon pembeli juga berhak mendapatkan promo menarik. Seperti diskon sebesar 10 persen dan uang muka (DP) sebesar nol persen dengan bunga tetap hingga Oktober mendatang.

“Ini merupakan bentuk dukungan kami kepada program pemerintah dan kebijakan baru Bank Indonesia yang merealiasikan DP untuk pembelian rumah pertama,” tambahnya.

Sugiyanto menjelaskan, apartemen Alter Ego terdiri dari 3 tipe yaitu 2 bedroom junior, 2 bedroom corner dan 3 bedroom corner yang ditawarkan mulai dari Rp 900 jutaan.  Khusus tipe 2 bedroom junior memiliki luas  mulai dari 40 meter persegi dan tipe 2 bedroom corner hingga 60 meter persegi. Selain itu, pembeli juga akan mendapatkan keuntungan lebih karena hadirnya Fika Room. Dengan Fika Room, pemilik dapat menyewakan apartemen miliknya dengan sistem bagi hasil sebesar 60 persen (pemilik) dan 40 persen (pengelola).

Ia menceritakan, lokasi bangunan yang strategis dipusat kota yang dikelilingi banyak fasilitas pendukung menjadi incaran investor untuk menanamkan modalnya disektor properti. Tercatat ada satu orang investor yang membeli sebanyak 36 unit.

“Itu bukti jika Apartrmen Skandinavia layak huni. Apalagi banyak fasilitas yang ada mempermudah segala kebutuhan penguhuni,” pungkasnya. (agr)

Kota Tangerang

Tak Dapat Kepastian, Pemilik Apartemen Paragon Square Polisikan Pengembang

Published

on

Surat laporan konsumen Apartemen Paragon Square terhadap pengembang apartemen tersebut.

JAKARTA, MO – Puluhan pemilik apartemen Paragon Square Tangerang mendatangi Polda Metro Jaya. Mereka melaporkan Direktur PT Broadbiz Asia Roby Irwanto selaku pengembang dan pengelola apartemen Paragon Square Tangerang atas dugaan Tindak Pidana Perlindungan Konsumen.

“Mereka kami laporkan atas dugaan Tindak Pidana Penipuan sebagaimana dalam pasal 378 jo pasal 62 Ayat (1) UUPK ,” ujar Muhammad Irwan salah satu Penasihat Hukum konsumen.

Irwan melanjutkan, upaya yang ditempuh oleh pihaknya adalah lanjutan dari upaya-upaya yang telah dilakukan sebelumnya, yaitu berupa surat peringatan yang ditujukan kepada Direktur PT Broadbiz Asia namun sampai dengan saat ini tidak ada kepastian terkait unit atas satuan rumah susun apartemen Paragon Square Tangerang.

Salah satu Konsumen, Froleen menerangkan secara singkat kasus ini, yaitu dia dan seluruh teman teman yang bergabung di dalam Team Trust Law Office sudah melunasi harga pembelian unit atas satuan rumah susun sesuai dengan PPJB sejak beberapa tahun yang lalu. Namun, sampai dengan saat ini unit tidak dapat ditempati. Bahahkan, sambung Froleen, ada beberapa temannya yang sudah melunasi tagihan atas unit rumah susun kepada PT Broadbiz Asia namun masih ada tagihan di bank dengan status collect 5.

“Kami masih berharap YTH Bapak Roby Irwanto masih ingat ketika pertemuan terakhir (28/8/2018) beliau akan memberikan solusi dan kepastian kepada kami dan beliau janji untuk mengembalikan pembayaran yang sudah dilakukan oleh konsumen. pertemuan tersebut dilaksanakan di Pizza Hut Jalan Panjang Jakarta,” sebutnya belum lama ini.

Penasihat Hukum lainnya, Mochamad Fadjri mengatakan bahwa Laporan atas dugaan tindak pidana tersebut diterima Kepolisian Polda Metro Jaya dan tidak menutup kemungkinan setelah ini akan ada beberapa pihak yang turut menjadi terlapor terkait kasus Apartment Paragon Square ini.

“Kami berharap agar penangangan kasus ini dapat berjalan dengan baik dan profesional demi terciptanya kepastian hukum bagi para konsumen,” pungkasnya (FI)

Continue Reading

Property

Tips Membeli Rumah dengan Gaji UMR

Published

on

Ilustrasi perhitungan gaji UMR dalam membeli rumah. (Ist)

JAKARTA,MO – Harga rumah yang terus merangkak naik, kerap menjadi batu sandungan untuk masyarakat membeli rumah, terutama bagi mereka karyawan yang memiliki gaji sebatas UMR (Upah Minimum Regional).

Namun tenang saja, bagi Anda yang memiliki penghasilan UMR, sebenarnya masih bisa kok membeli rumah. Nah, dalam rangka Hari Buruh yang dirayakan setiap tanggal 1 Mei, Lamudi.co.id kali ini akan membagikan tips membeli rumah untuk karyawan dengan gaji UMR

Harus Hemat Dengan Gaji Kecil

Hemat pangkal kaya, tentu Anda sering mendengar ungkapan tersebut bukan? Walau gaji kecil, untuk membeli rumah, hal pertama yang dilakukan adalah berhemat. Sebisa mungkin Anda harus benar-benar memperhatikan urusan pengeluaran dalam hal berbelanja, gunakan uang Anda untuk berbelanja keperluan utama, jangan berlebihan apa lagi menggunakan kartu kredit batasi hal tersebut. Tanamkan dalam diri Anda, rumah adalah keperluan utama, bukan gadget baru, atau pun kendaraan baru. Jadi beli rumah dengan gaji kecil bukanlah hal yang tidak mungkin.

Menabung Walau Gaji Kecil

Hanya sekedar hemat tentu tidak cukup, Anda pun juga diwajibkan untuk menabung dengan konsisten, sisihkan uang gaji Anda minimal 20 persen setiap bulannya, buat lah rekening khusus pada bank dan jangan bercampur dengan rekening untuk pengeluaran harian.

Lantas bagaimana jika pendapatan yang didapat ternyata hanya cukup untuk keperluan sehari-hari, kalau sudah begini ceritanya tentu Anda harus mulai untuk berfikir mencari penghasilan tambahan, mulailah untuk membuat bisnis sampingan guna menambah pundi-pundi rupiah Anda. Pilih lah bisnis sampingan yang tidak menghabiskan banyak modal seperti agent properti ataupun bisnis online.

Jangan Mengontrak

Jangan pernah terlintas dipikiran Anda untuk mengontrak, karena hal tersebut justru akan membuat boros. Contohnya jika Anda kebetulan mengontrak dengan biaya Rp 1 juta per bulan, maka dalam waktu setahun dana yang harus dikeluarkan berjumlah Rp 12 juta, angka tersebut sebenarnya dapat digunakan sebagai uang muka untuk membeli rumah subsidi.

Jadi, sebaiknya sebisa mungkin Anda tidak memilih mengontrak, namun jika hal tersebut terpaksa dilakukan sebaiknya Anda mencari rekan yang dapat diajak untuk patungan membayar kontrakan.

Pilih KPR

Setelah berhasil untuk mengumpulkan uang down payment dari berhemat dan menabung, langkah selanjutnya Anda mengajukan Kredit Pemilikan Rumah (KPR), langkah ini merupakan solusi yang paling tepat untuk membeli rumah bagi Anda yang tidak memiliki cukup uang untuk membayar dengan cara tunai ataupun cash bertahap.

Jika Anda ingin mengambil rumah dengan skema KPR sebaiknya carilah bank yang menawarkan bunga yang paling rendah karena hal tersebut tentu akan memudahkan untuk membayar cicilan bunga.

Lantas bagaimana ceritanya, jika penghasilan kita ternyata tidak cukup untuk mengajukan KPR. Tidak perlu khawatir. karena Anda pun bisa mengajukan KPR subsidi, jenis kredit ini memang khusus ditujukan bagi mereka Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR).

Jenis KPR subsidi memiliki banyak keunggulan, seperti harga rumah yang relatif lebih murah,  bunga flat 5 persen, dan jangka waktu peminjaman hingga 20 tahun lamanya.

Syarat untuk mengajukan KPR jenis ini adalah gaji pemohon maksimal Rp 4 juta untuk membeli rumah dan gaji maksimal Rp 7 juta untuk membeli apartemen. Selain itu jenis KPR ini hanya dikhususkan bagi pemohon yang belum pernah memiliki rumah.

Ikut Lelang Rumah

Selain KPR subsidi, sebenarnya ada cara lain untuk mendapatkan rumah dengan harga yang miring, yakni dengan mengikuti lelang rumah. Dengan mengikuti skema pembelian lelang rumah tersebut  Anda bisa mendapatkan rumah dengan harga yang murah. Pasalnya rumah yang diikut sertakan dalam lelang tersebut merupakan rumah sitaan yang gagal dilunasi oleh debitur KPR bank.

Namun jika Anda ingin mengikuti lelang rumah, sebaiknya terlebih dahulu mengecek kondisi rumah, beserta akses menuju ke sana, pastikan kondisi rumah dalam keadaan baik dan bebas banjir.

ADI DARMA

Continue Reading

Property

Hotel-hotel Baru Bakal Bermunculan di Tangerang

Published

on

Ilustrasi Hotel. (ist)

TANGERANG,MO – Beberapa hotel baru rencananya akan buka di daerah Tangerang, Banten, pada 2018 dan 2019. Salah satunya adalah dari jaringan hotel Sahid Hotels & Resorts.

Menurut Director Business Development & Sales Marketing Sahid Hotels & Resorts Vivi Herlambang, Sahid Karawaci rencananya akan buka pada Oktober 2018. Selain Karawaci, Sahid juga akan membuka propertinya di Serpong, Tangerang Selatan, Banten, pada Juli 2018.

Vivi menjelaskan, selain daerah Banten, tahun ini grup Sahid juga akan hadir di Kupang, Bangka, Gili Trawangan, dan Bandung.

Grup hotel berbeda, yaitu Parador Hotels, juga akan menghadirkan hotel terbarunya di Tangerang tahun depan. Marketing & Business Development Director Parador Hotels Lindawaty Muhlis menuturkan bahwa pihaknya akan membuka hotel di kawasan Tangerang di bawah merek Starlet.

“Groundbreaking Starlet Hotel Airport Tangerang pada Maret 2018. Rencananya buka tahun 2019,” ungkap Lindawaty Muhlis seperti dilansir KompasTravel.

Jaringan hotel Parador sendiri memiliki beberapa merek hotel, seperti Vega, Atria Hotel, Fame Hotel, Ara Hotel, Haka Hotel, dan Starlet Hotel. Starlet Hotel sendiri merupakan hotel ekonomis setara dengan bintang satu.

“Target kami 99 hotel pada tahun 2028 di seluruh Indonesia,” kata Lindawaty.

ADI DARMA

Continue Reading

Trending