Connect with us

Kota Tangsel

Airin Rachmi Diany Hadiri Kampanye Perbaikan Gizi

Published

on

TANGSEL, MO – Walikota Tangerang Selatan (Tangsel) Airin Rachmi Diany menghadiri kegiatan Kampanye Perbaikan Gizi Pada 1000 HPK Bagi Petugas Kesehatan, Kader dan Sektor Terkait di Graha Widya Bhakti Puspiptek, Setu, Tangsel pada Rabu, 21 Agustus 2019.

Menurut Airin, Indonesia terus menyerukan dan mengupayakan peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) melalui program 1000 Hari Pertama Kehidupan (HPK), karena kualitas manusia ditentukan sejak awal janin bertumbuh di dalam tubuh seorang ibu.

“Seribu HPK adalah periode emas bagi tumbuh kembang seorang anak. Seribu hari pertama kehidupan ini terdiri dari 270 hari selama kehamilan dan 730 hari pada 2 tahun pertama kehidupan seorang anak. Apa yang terjadi pada masa ini, termasuk nutrisi yang diterima oleh bayi saat dalam kandungan dan menerima ASI, memiliki dampak jangka panjang terhadap kehidupan saat usia dewasa,” ungkapnya.

Seorang ibu hamil harus berjuang menjaga asupan nutrisinya agar pembentukan, pertumbuhan dan perkembangan janinnya optimal. Idealnya, berat badan bayi saat dilahirkan adalah tidak kurang dari 2500 gram, dan panjang badan bayi tidak kurang dari 48 cm. Inilah alasan mengapa setiap bayi yang baru saja lahir akan diukur berat dan panjang tubuhnya, dan dipantau terus menerus terutama di periode emas pertumbuhannya, yaitu 0 sampai 2 tahun.

“Dalam kurun waktu 2 tahun ini, orang tua harus berupaya keras agar bayinya tidak memiliki panjang tinggi badan atau panjang badan yang stunting (pendek).Yang di khawatirkan adalah di dalam kandungan ada gangguan pertumbuhan, sehingga mempengaruhi perkembangan kognitif (intelegensia),” terangnya.

Salah satu prioritas pembangunan kesehatan dalam rencana pembangunan jangka menengah nasional tahun 2015-2019 adalah perbaikan gizi, khususnya stunting (pendek/kerdil), karena hal ini merupakan prediktor rendahnya kualitas sumber daya manusia yang dampaknya menimbulkan risiko penurunan kemampuan produktif suatu bangsa. Hal ini yang melatarbelakangi sehingga upaya pencegahan dan penanggulangan stunting menjadi sangat penting.

Kejadian balita stunting (pendek) merupakan masalah gizi utama yang dihadapi Indonesia. Berdasarkan data Pemantauan Status Gizi (PSG) selama tiga tahun terakhir, pendek memiliki prevalensi tertinggi dibandingkan dengan masalah gizi lainnya seperti gizi kurang, kurus, dan gemuk. Prevalensi balita pendek mengalami peningkatan dari tahun 2016 yaitu 27,5% menjadi 29,6% pada tahun 2017.

Masalah gizi anak yang berdampak pada stunting dan kekurangan gizi pada ibu hamil seringkali tidak disadari baik itu oleh individu, keluarga maupun masyarakat sebagai sebuah masalah yang harus dicegah dan diselesaikan. Hal tersebut mengindikasikan bahwa kebanyakan keluarga tidak memiliki pengetahuan tentang gizi dan perilaku kesehatan yang tepat, khususnya tekait bagaimana memilih, mengolah dan menyajikan makanan yang baik bagi keluarga.

Hal ini mengindikasikan bahwa masyarakat memerlukan perhatian khusus dari tenaga medis dan ahli professional terkait untuk memberikan pengetahuan tentang pentingnya 1000 HPK.

“Melalui momen acara ini, saya mengajak semua pihak untuk bekerja sama dalam pelaksanaan pembangunan kesehatan yang sedang, sudah, dan akan kita lakukan untuk kesejahteraan masyarakat Kota Tangerang Selatan,” ajaknya.(darma)

Kota Tangsel

Walikota Airin Harapkan Warga Tangsel Sadar Hukum

Published

on

TANGSEL, MO – Walikota Tangsel Airin Rachmi Riany memberikan apresiasi pada kelompok Sadar Hukum (Kadarkum) yang dibina oleh Bagian Hukum Setda Kota Tangsel. Lima kelompok dari lima kecamatan mengikuti cerdas cermat tentang hukum.

Airin melalui pidatonya di tengah acara cerdas cermat mengungkapkan bahwa setiap warga negara wajib tahu hukum. Hukum dibuat berdasarkan norma, azas yang diberlakukan sejak dulu dan dibuat secara tertulis. Jadi jika ada warga tidak mengetahui hukum itu salah.

“Mudah-mudahan dengan kegiatan ini bentuk sosialisasi kepada masyarakat apa itu hukum, norma serta azas dan etika. Harapannya dengan target capaian perastasi maka akan menimbulkan motivasi kendati juara bukan segala-galannya,” ungkapnya di Balai Kota Tangsel, Ciputat pada 17 September 2019.

Karena lanjutnya, proses sadar hukum akan tumbuh secara berangsur-angsur dalam menciptakan keamanan dan kenyamanan sehingga dapat dirasakan oleh masyarakat.

Demikian dipertegas oleh Kepala Kantor Wilayah Hukum Provinsi Banten Kemenhum HAM Imam Suyuthi bahwa satu hal yang harus perlu diwujudkan bersama dalam implementasi kesadaran hukum di  tengah masyarakat. Adapun lomba Kadarkum sebagai sarana saja dan bukan menjadi satu tujuan utama.

“Oleh karana itu setidaknya apa yang kita dapatkan dari semua materi-materi yang didapatkan tidak hanya sekedar dihafalkan. Tapi menjadi bagian yang bisa merubah dan membawa pelaksanaan implementasi perubahan sikap dan perilaku kita di tengah masyarakat. Tentu akan menjadi satu jejaring dan informasi kepada seluruh anggota di lingkungan masing-masing,” ucapnya.

Harapan ke depan, melalui lomba Kadarkum setidaknya akan membawa pengaruh membawa perubahan lingkungan kita menyikapi perundang undangan yang dipelajari ini dapat bermanfaat bukan sekedar menghafal saja. Pihaknya menberikan apresiasi kepada semua pihak yang telah berkolaborasi terciptanya satu komponen gerakan sadar hukum.

Kegiatan Lomba Kadarkum Tingkat Kota Tangsel bertajuk “Melalui Lomba Kadarkum Memperkuat Masyarakat Yang Sadar Dan Cerdas Hukum” yang nanti pada 25 September akan dilanjutkan pada lomba tingkat Provinsi Banten dan pada April 2020 akan dibuka pelaksanaan lomba tingkat nasional.

Pada tahun 2011/2012, Tangsel pernah juara satu ditingkat Provinsi Banten. Kemudian melaju pada tingkat Nasional. di harapkan tahun 2019 ini perwakilan dari Kadarkum Kecamatan Ciputat sebagai juara satu dapat melenggang dari Provinsi Banten sebagai juara satu dan melaju ke tingkat Nasional.

Juara kedua disusul oleh Kecamatan Ciputat timur yang mana pada tahun 2011/2012 juara pertama di Tingkat Provinsi Banten.

Kepala Bagian Hukum Setda Kota Tangsel, Mohammad Ervin Ardani menyampaikan perlombaan ini akan dilanjutkan ke tingkat provinsi. jika menang mewakili provinsi pada tingkat nasional. tujuan dibentuknya kelompok Kadarkum di wilayah adalah untuk mensosialisasikan aturan-aturan kepada masyarakat.

“Berkenaan dengan lomba ini ada enam pokok materi meliputi Undang-Undang Perlindungan Anak, narkotika, perdagangan orang, angkutan jalan, teroris dan ITE. Mereka sebelumnya telah mempelajari terlebih dahulu karena pokok pembahasan tidak keluar dari enam udang-udang yang sudah diberikan dalam bentuk modul. Jadi idelanya satu orang menguasai satu materi,” katanya di lokasi.

Mekanisme perebutan nilai, dibagi dalam beberapa sesi, pertama lemparan yaitu satu pertanyaan dari kelompok A dilempar ke kelompok B. Kelompok B menjabat pertanyaan kelompok A dengan waktu 90 detik. Pertanyaan itu sudah disiapkan sebelumnya. jika jawaban kurang tepat, kelompok A akan membacakan jawaban yang benar dan tepat. Tugas juri memberikan nilai. Hadir dewan juri dari internal Bagian Hukum Setda yaitu  Mohammad Ervin Ardani serta Kepala Divisi Pelayanan Hukum dan HAM pada Kemenkum HAM provinsi Banten,Sri Kurniati Pane dan yang lainnya.

Ada juga perebutan nilai, siapa yang cepat memjabat pertanyaan yang dilempat oleh moderator mereka akan memperoleh nilai tambah. Sebelum tampil, masing-masing kelompok menampilkan yel-yel. Dengan yel-yel semua menjadi cair, tertawa dan senang. Masing-masing kelompok didukung oleh para suporter sehingga penyelenggaraan lomba begitu seru.

Termasuk Airin begitu menikmati sajian dari masing-masing kelompok sambil mengabadikan video melalui telponnya. Setelah itu sebagai  bentuk penghargaan bagi tim yang masuk ke final yaitu, Kecamatan Serpong, Serpong Utara, Ciputat dan Ciputat Timur diberikan masing-masing satu juta rupiah. Pihak penyelenggara menyediakan hadian selain piala ada uang pembinaan.

Ulfatussakinah juara tahun 2011/2012 yang juga selaku pembina Kelompok Kadarkum Kecamatan Ciputat Timur, menyampaikan jika pengalaman sebelumnya diperoleh cukup banyak. Selain memang menguasai materi yang dilombakan, karena harus dipelajari, dihafal serta dipahami. “Acara seperti ini cukup bagus, saya sendiri begitu banyak pengalaman di mana juara satu provinsi sampai ke tingkat nasional. hanya saja di tingkat nasional karena lawan-lawannya se Indonesia itu tidak mudah,” kenangnya tersenyum.(BR)

Continue Reading

Kota Tangsel

DPMP3AKB Latih Nyablon Ibu – ibu di Ciputat

Published

on

TANGSEL, MO – Dinas Pemberdayaan Masyarakat Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (DPMP3AKB) Tangsel memberikan pelatihan sablon kepada ibu-ibu yang ada di wilayah Ciputat dan Cipayung.

Pelatihan sablon ini diselenggarakan selama dua hari bertempat di Aula Kelurahan Ciputat, Kecamatan Ciputat, Kota Tangsel. Kamis (19/9). Puluhan ibu-ibu dilatih cara mensablon dasar dan diberikan bantuan alat dasar mensablon.

Kepala DPMP3AKB Tangsel, Khairati, menjelaskan, kegiatan ini dilakukan untuk mencetak wirausaha baru di Tangsel, “Kita ingin membuktikan kalau ibu-ibu pun bisa membuat sablon, sehingga dengan pelatihan yang diberikan selama dua hari ini bisa diterapkan dan bisa dijadikan peluang usaha baru untuk mereka,”ungkapnya.

Kepala Seksi Peningkatan Kualitas Hidup dan Pengembangan Lembaga Perempuan pada DPMP3AKBKota Tangsel, Mercy Apriyanti, kegiatan ini merupakan tantangan dari kasie kualitas hidup, untuk memberdayakan perempuan dalam jenis kegiatan program yang berbeda dari sebelumnya.

“Perempuan-perempuan ini ternyata bisa membuat sablon, kenapa memilih sablon karena merupakan usulan dari program F1 di musrenbang,”ungkapnya.

Ternyata, perempuan ini bisa membuat sablon dasar,”ibu-ibu pada coba membuat dikaos, sapu tangan, di tas, mereka sangat senang, karena tidak hanya diberikan pelatihan, namun ibu-ibu diberikan perlengkapan sablon, pulang dari pelatihan ini mereka bisa langsung menerapkan dirumah,”jelasnya.

Pelatihan yang diberikan kepada mereka dari dasar mendesaign gambar hingga cara menghapus jika terjadi kesalahan, “Mereka sangat senang, dari kegiatan ini bisa mereka terapkan dirumah, sebagai dasar usaha, karena modalnya tidak terlalu besar dan alat-alatnya sudah diberikan pula,”ujarnya.

Sementara salah seorang peserta Nur Hasanah, sangat senang dapat pelatihan sablon ini.”Senang banget, awalnya saya pikir susah, ternyata pas diterapkan dan dilatih kalau kita tekun sangat mudah, selepas dari kegiatan ini saya akan coba dirumah, siapa tahu bisa jadi usaha yang bisa meningkatkan perekonomian saya,”ungkap warga Ciputat ini.(BR)

Continue Reading

Kota Tangsel

Wakil Walikota : PKK Garda Terdepan Membangun Masyarakat Tangsel

Published

on

TANGSEL, MO – Wakil Walikota Tangerang Selatan (Tangsel) Benyamin Davnie memberikan motivasi dalam melaksanakan dan mengemban tugas TP PKK bertempat di Aula Blandongan, Lantai 4, Puspemkot Tangsel, Rabu (18/9).

Sebelum memberikan motivasi, Bang Ben sapaan Benyamin Davnie, mengungkapkan rasa kekagumannya kepada TP PKK yang mau berkontribusi untuk memajukan dan ikut mensejahterakan masyarakat Tangsel dengan 10 program-program PKK nya. Bang Ben menerangkan, tentu saja PKK ini merupakan Garda terdepan di masyarakat dalam rangka membangun Tangsel melalui lingkup terkecil yaitu keluarga, tentu saja dengan 10 pokok pokok PKK ini meliputi semuanya diantaranya kesehatan kesejahteraan pendidikan dan lain sebagainya.

“terima kasih kepada bapak ibu yang sudah mendedikasikan dirinya berkomitmen terhadap perkembangan PKK di Tangsel,”ungkapnya.

Benyamin menjelaskan, jika gerakan PKK ini dipahami dan dilaksanakan dengan baik, tentunya akan memberikan dampak yang sangat besar untuk Tangsel. Kegiatan ini juga penting dan sangat tepat untuk meningkatkan motivasi para kader PKK dalam melaksanakan kegiatan pkk, meningkatkan pengetahuan dan ketrampilan para kader pkk serta diperolehnya informasi dan inovasi dalam penyusunan dan pelaksanaan program PKK.

“Penting pula saya sampaikan bahwa seluruh anggota dan kader pkk juga harus sadar tentang perannya yang juga sebagai institusi masyarakat, membantu pemerintah menyosialisasikan program-program yang berkaitan dengan kesejahteraan keluarga. saya harapkan melalui jaringan pkk sampai ke dasa wisma, program pemerintah manfaatnya dapat semakin dirasakan oleh masyarakat,” katanya.(BR)

Continue Reading

Trending