Connect with us

Kota Tangerang

Ada Warung Dhuafa Bagi Takjil Gratis di Alun-alun Kota Tangerang

Published

on

Warung Dhuafa saat bagi bagi takjil gratis, Jumat (25/5). (ADI/METAONLINE)

TANGERANG, MO – Bulan Ramadhan merupakan bulan penuh berkah dengan tumbuhnya berbagai gerakan sosial di kalangan masyarakat untuk berbagai kepada sesama. Di Alun-alun Kota Tangerang ada kegiatan sosial yang memiliki nama Warung Dhuafa.

Warung ini sangat menarik perhatian masyarakat dengan tenda berukuran 2×2 meter, tepat berada didepan Masjid Al Munawarah itu hanya buka pada hari Jum’at menjelang berbuka puasa. Tenda tersebut ternyata sudah dinanti bagi masyarakat yang tak sempat mempersiapkan makan untuk berbuka.

Gerakan yang diinisiasi oleh Pimpinan Cabang Pemuda Muhammadiyah (PC PM) Tangerang ini telah hadir sejak pekan lalu. Menurut Ketua PC PM Tangerang Milana Abdillah, warung ini tidak sebatas gerakan sosial tetapi juga sebagai wadah dakwah bagi para kader Muhammadiyah.

“Kita di daerah mencoba menularkan yang disebut warung duafa, ini biasa diselenggarakan di pimpinan pusat setelah sholat Jumat itu, ada makan siang gratis untuk duafa. Disini kita telah mempersiapkan sebanyak 200 paket takjil untuk kaum dhuafa dan masyarakat sekitar,” ujar dia, Jumat (25/5).

Meskipun warung tersebut  baru terdapat di dua wilayah yakni di Benda dan Alun-alun Kota Tangerang, pihaknya terus berupaya untuk menularkan kegiatan positif ini ke wilayah lainnya. Kendati hanya ada di bulan puasa, ia telah memiliki rencana untuk melanjutkan warung dhuafa itu pada hari biasa, seperti yang telah dilakukan PP Muhammadiyah.

“Diluar bulan suci Ramadhan kita akan tetap melaksanakan kegiatan ini. Kegiatan ini juga semuanya itu dari donatur warga Muhammadiyah,” kata dia.

“Selanjutnya kita berencana akan membuat foodtruk untuk membagikan makanan ke tempatnya langsung dan sebagai kepanjangan tangan kami seperti bencana alam dan banjir. Aksi sosial ini berdasarkan dakwah yang telah dijalankan founding father Muhammadiyah terdahulu,” imbuhnya.

Tujuan sebenarnya dari warung dhuafa ini sebagai wadah dakwah yang menurut sebagian orang, dakwah hanya ada di Majelis Ta’lim dan ceramah. ia menegaskan bahwa kegiatan ini juga sebagai pesan kepada masyarakat untuk saling berbagi.

“Pesan dakwah itu bukan hanya di majelis ta’lim dan ceramah tapi juga di gerakan sosial. Ini juga untuk pesan kepada donatur untuk saling berbagi, gerakan infak itu bisa meminimalisir penyakit pelit. Mengajak semua elemen masyarakat dan tidak hanya Muhammadiyah untuk berbagi,” pungkasnya.

CANDRA IRAWAN

Kota Tangerang

Diduga Konsumsi Tembakau Gorila, Dua Pelajar Digiring Satpol PP

Published

on

Kasatpol PP Kota Tangerang, Mumung Nurwana mengamankan dua pelajar SMK di GOR Dimyati, Kota Tangerang, Senin (22/10/2018).

TANGERANG, MO – Satpol PP Kota Tangerang menggelandang dua orang pelajar digelandang ke kantor Badan Narkotika Nasional (BNN) setempat, Senin (22/10/2018).

Dua pelajar berinisial D dan R dibawa setelah ditemukan dalam kondisi tubuh yang lemas tak berdaya di Gedung Olahraga (GOR) Dimyati, Kota Tangerang.

Keduanya diduga mengkonsumsi tembakau sintetis atau biasa disebut tembakau gorila.

“Jadi tadi itu ada informasi di GOR ada anak sekolah empat orang lagi teler di belakang gedung,” ujar Mumung Nurwana, Kepala Satpol PP Kota Tangerang.

Lebih lanjut Mumung mengatakan, ia dan jajarannya langsung mendatangi GOR Tangerang setelah mendapat informasi tersebut. Ia mengatakan, dua dari empat pelajar melarikan diri dari kejaran petugas.

“Saya langsung bergerak, ternyata yang dua kabur, tinggal dua pelajar sekarang dibawa ke BNN untuk di tes urine,” ucapnya.

Dua orang pelajar yang digelandang ke kantor BNN Kota Tangerang diduga mengkonsumsi tembakau gorila yang merupakan narkoba golongan 1.

Sementara Kepala BNN Kota Tangerang, AKBP Akhmad F. Hidayanto mengatakan kedua pelajar tersebut positif mengkonsumsi zat terlarang.

“Positif Benzo, mereka mengaku menggunakan sejenis tembakau gorilla.Yang jelas kalau memang sudah masuk kategori G dan masuk narkoba jenis baru, kita ambil langkah tegas,” tuturnya.

Kendati demikian, menurut Akmad, para pelajar ini merupakan orang sakit dan perlu diobati.

“Mereka ini masih pelajar, mereka orang sakit dan perlu diobati. Kita akan panggil sekolah dan orangtua mereka. Untuk kewenangan sanksinya ada pada sekolah,” imbuhnya.

Maka dari itu, lanjut Akhmad, BNN tetap akan memberikan kesempatan kedua bagi para pelajar ini.

“Tetap kita harus memberikan kesempatan kepada mereka dari hasil assessment nanti. Kalau dari kami akan arahkan ke rehabilitasi,” tukasnya. (agr)

Continue Reading

Kota Tangerang

Peringatan Hari Santri, Pemkot Gelar Apel dan Pemutaran Film

Published

on

Wali Kota Tangerang, Arief R Wismansyah menghadiahi seorang santri sepeda saat peringatan Hari Santri Nasional, Senin (22/10/2018).

TANGERANG, MO – Ribuan masyarakat mengikuti Apel Bersama Peringatan Hari Santri di Lapangan Ahmad Yani, Tangerang, Senin (22/10/2018).

Apel tersebut juga diikuti pegawai Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang serta aparat Kepolisian, TNI serta santri berbagai pondok pesantren dari dalam dan luar Kota Tangerang.

Ada hal yang tidak biasa dari Apel Peringatan Hari Santri 2018 ini, lantaran seluruh petugas dan juga peserta apel mengenakan pakaian muslim layaknya seorang santri tak terkecuali Wali Kota Tangerang Arief R. Wismansyah beserta para jajarannya.

Arief selaku pembina pada apel tersebut mengajak seluruh peserta apel untuk menghormati dan menghargai perjuangan para santri yang telah membantu kemerdekaan bangsa Indonesia.

“Untuk itu semua mari kita sejenak mengheningkan cipta sebagai bentuk penghargaan bagi santri yang telah berjuang,” ajak Arief.

Selain menggelar apel, pada peringatan Hari Santri 2018 yang mengusung tema Bersama Santri Damailah Negeri ini Pemkot juga menggelar sejumlah lomba yang diikuti oleh santri dari berbagai madrasah mulai dari pembacaan Al Qur’an hingga lomba makan kerupuk bersama dengan Wali Kota.

“Ayo santri pada ikutan, saya juga ikutan nanti yang menang dapet hadiah,” seru Arief kepada santri yang memadati halaman Masjid Raya Al Azhom.

Selain lomba, kegiatan yang menarik perhatian dan minat dari para santri adalah pemutaran film Sang Kyai yang menceritakan tentang perjuangan para ulama dan juga santri dalam memperjuangkan kemerdekaan bangsa Indonesia.

Tampak ratusan santri putra dan putri serius dan terbawa alur cerita yang disajikan bahkan tak jarang mereka bersorak dan menahan air mata ketika menyaksikan film yang mengangkat kisah ulama besar, pahlawan nasional serta pendiri Nahdlatul Ulama, Hasyim Asyari. (fi)

Continue Reading

Kota Tangerang

Ditutup, Harkopnas Catatkan Rp 1,7 Miliar Transaksi

Published

on

Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Tangerang, Dadi Budaeri menutup acara Pameran Harkopnas Kota Tangerang, Minggu (21/10/2018).

TANGERANG, MO – Pameran Koperasi dan UMKM yang dilaksanakan dalam rangka Memperingati Hari Ulang Tahun Koperasi ke 71 tingkat Kota Tangerang resmi ditutup. Selama 4 (empat) hari pelaksanaan pameran dari tanggal 18-21 Oktober 2018 telah berhasil mencatatkan transaksi sebesar Rp 1,7 Miliar dengan jumlah pengunjung mencapai 17 ribu orang.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Tangerang, Dadi Budaeri yang hadir dan menutup acara Pameran berharap kedepan ada peningkatan kualitas penyelenggaraan, terutama bagaimana bisa memaksimalkan Kegiatan Pameran untuk pengembangan UMKM di Kota Tangerang.

“Pada saat seperti ini undang para buyer potensial sehingga ada kontrak jangka panjang yang berhasil,” ujarnya, Minggu (21/10/2018) malam.

“Harus ada kerjasama antara Dinas Koperasi dan UMKM dengan Dinas Industri dan Perdagangan untuk menghubungkan kebutuhan industri dengan ketersediaan potensi yang ada di Koperasi dan UMKM,” jelasnya.

Dadi juga berharap dalam kegiatan pameran tersebut ada kompetisi diantara para pelaku UMKM dan Koperasi yang bisa memotivasi mereka untuk meningkatkan daya saing.

“Dalam rangka meningkatkan kinerja meningkatkan omzet UMKM dan Koperasi. Namun hasil lomba yang tadi diumumkan belum mencerminkan itu,” tuturnya.

Dalam kesempatan tersebut juga diumumkan pemenang lomba stand antar peserta pameran hadir sebagai pemenang antara lain Stand Terfavorit 1. Disdukcapil, 2. Ikan Cupang, dan 3. Kadin PB. Untuk kategori Stand Terinovatif juara pertama Disbudpar, disusul stand Serpong Utara (Sahabat UMKM Serut) dan juara ketiga Dinkop Banten. Kemudian untuk stand terbaik diraih oleh Baznas Kota Tangerang, juara dua Komunitas Kreatif Banten, disusul kemudian Dinas Lingkungan Hidup Kota Tangerang.

Pelaksanaan Pameran Harkopnas ke 71 juga dimeriahkan dengan penampilan stand up comedy, live musik dan mendongeng yang dilakukan oleh para seniman Kota Tangerang.

“Di pameran juga dilaksanakan Pelayanan Publik antara lain Perekaman KTP Elektronik, KK dan Akta Gratis,” terang Kabid Koperasi Syarifudin mewakili Dinas UKM dan Koperasi Kota Tangerang.

“Akta kelahiran 300 akta, KTP ada 113, dan KK 405 lembar yang dicetak,” sambungnya. (fi)

Continue Reading

Trending