Connect with us

Ekonomi

585 Perusahaan Gadai Swasta Belum Berizin

Published

on

metaonline.id
istimewa

METAONLINE,- Seiring meningkatnya kebutuhan masyarakat saat jelang lebaran, banyak usaha pegadaian mengalami kenaikan yang signifikan. Namun sayang, masyarakat harus waspada menggunakan jasa gadai, terutama gadai swasta yang belum berizin.

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat sebanyak 585 perusahaan gadai swasta belum berizin. Sementara, perusahaan gadai swasta yang telah mengantongi izin baru mencapai 24 perusahaan. OJK pun mendorong 585 perusahaan yang belum berizin, segera mengurus syarat-syarat perizinan.

Selain itu, hingga Maret 2018, aset yang dimiliki perusahaan pergadaian swasta yang berizin dan terdaftar di mejanya mencapai Rp597 miliar. Sementara, aset yang dimiliki perusahaan gadai milik pemerintah, yakni PT Pegadaian, sudah menembus Rp50,3 triliun. Begitu juga dari sisi kekuatan ekuitas. Pegadaian memiliki ekuitas sebesar Rp18,93 triliun sementara perusahaan gadai swasta sebanyak Rp 86 miliar.

Deputi Komisioner Pengawasan Industri Keuangan Nonbank (IKNB) OJK II M Ihsanuddin mengatakan, dengan diurusnya perizinan gadai, setidaknya memudahkan OJK dalam melakukan pengawasan usaha gadai swasta.

“Jumlah pasti yang belum terdaftar hanya Allah yang tahu. Terdaftar 25, kita cabut satu jadi tinggal 24. Lalu dikoordinasikan dengan pegadaian sudah terdata 585 gadai yang belum terdaftar dan berizin di OJK. Ini berdasarkan tukar-tukaran data antara kita sama pegadaian,” terang Ihsanuddin di Jakarta.

Banyaknya jumlah usaha gadai swasta yang belum berizin, diakui Ihsan, membuat OJK kesulitan dalam melakukan pengawasan. Wasit lembaga keuangan ini pun mengancam bakal mencabut izin beberapa perusahaan pegadaian ilegal.

Per Mei 2018, perusahaan pegadaian yang terdaftar sebanyak 14 perusahaan dan yang sudah berizin 10 perusahaan Secara lebih rinci, 15 perusahaan pegadaian yang sudah terdaftar di OJK sepuluh di antaranya berbentuk Perseroan Terbatas (PT), dua koperasi, dua Persekutuan Komanditer atau CV, dan satu Usaha Dagang (UD).

Sementara itu, 10 perusahaan yang telah mendapatkan izin dari OJK semuanya berbentuk PT. Dalam POJK tentang pegadaian sendiri, OJK juga mewajibkan adanya minimal modal disetor sebesar Rp 500 juta untuk perusahaan pegadaian yang lingkup operasionalnya wilayah kabupaten/kota, dan Rp 2,5 miliar untuk lingkup provinsi.

Dari 24 perusahaan tersebut, salah satunya perusahaan gadai pelat merah yakni PT Pegadaian Persero. Selebihnya merupakan pegadaian swasta. (Sir/bbs)

Continue Reading
Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ekonomi

Pekan Ini Garuda Layani PEnerbangan Solo-Madinah

Published

on

Garuda Indonesia. (dok)
TANGERANG, MO – Maskapai nasional Garuda Indonesia mengumumkan rencana pengoperasian rute penerbangan Solo-Madinah pp via Aceh yang  akan mulai beroperasi pada 9 Januari 2019 mendatang. Penerbangan tersebut akan dilayani menggunakan armada Airbus A330 berkapasitas 362 Penumpang (all economy class) sebanyak 1 (satu) kali setiap minggunya yakni pada hari Rabu.

Direktur Niaga Garuda Indonesia, Pikri Ilham Kurniansyah mengungkapkan, “Dibukanya rute penerbangan ini sejalan dengan peningkatkan demand pasar umrah dari Solo dan sekitarnya. Dioperasikannya rute Solo-Madinah ini kami harapkan dapat mengoptimalkan potensi pasar umrah tersebut.”

Pikri memaparkan, nantinya penerbangan Garuda rute Solo-Madinah akan transit di Aceh guna mengakomodasi kebutuhan jemaah yang akan berangkat dari Bandara Sultan Iskandar Muda, Aceh yang kemudian akan langsung melanjutkan penerbangan ke Madinah, Arab Saudi.

Pikri menambahkan penerbangan Solo-Madinah ini nantinya kami harapkan dapat memberikan kemudahan bagi para jamaah umrah yang berasal dari Jawa Tengah dan sekitarnya tanpa harus melakukan transit penerbangan di Jakarta maupun Surabaya.

“Dengan jumlah jemaah umrah dari Solo dan sekitarnya yang terus meningkat dari tahun ke tahun. Kami optimistis dibukanya layanan penerbangan ini akan semakin memperkuat potensi pasar umrah dari wilayah Solo dan sekitarnya,” Jelas Pikri

Tercatat pada tahun 2018 lalu jumlah anggota jemaah umrah dari Solo sekitar 25.000 orang. Angka tersebut meningkat jika dibandingkan dengan musim umrah tahun sebelumnya sekitar 19.000 orang

Rute penerbangan Solo-Madinah akan diberangkatkan menggunakan penerbangan GA968 dari Bandara Adisumarmo pada Pukul 16.45 waktu setempat dan akan tiba di Madinah keesokan harinya pada Pukul 02.05 waktu setempat.

Sedangkan penerbangan dari Madinah menuju Solo akan diberangkatkan dengan nomor penerbangan GA 969 yang berangkat dari Madinah Pukul 04.05 waktu setempat dan tiba di Solo pada Pukul 20.30 waktu setempat.

Dengan dibukanya layanan penerbangan Solo-Madinah tersebut, saat ini Garuda Indonesia telah melayani penerbangan tujuan Madinah dari lima kota besar di Indonesia, antara lain dari Jakarta, Makassar, Medan dan Surabaya. (fi)

Continue Reading

Ekonomi

Dorong Pemuda Wirausaha, Wasiat Jakarta Gelar Pelatihan

Published

on

Yayasan Wasiat Tabah Jakarta bekerjasama dengan Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora), menggelar Pelatihan Wirausaha Muda To Be Miliarder di Hotel Cosmo Amaroossa, Cilandak, Jakarta Selatan, Senin (24/12/2018).

JAKARTA, MO – Jangan menunggu tua untuk menjadi miliarder. Ungkapan tersebut dikatakan Kepala Bidang Organisasi Kepemudaan Kemenpora RI, Abdullah Masud di hadapan puluhan pemuda peserta Pelatihan Wirausaha Muda To Be Miliarder di Hotel Cosmo Amaroossa, Cilandak, Jakarta Selatan, Senin (24/12/2018).

Keterampilan wirausaha, dikatakan Masud mesti dimulai sejak muda. Alasannya, sebut Masud, generasi muda memiliki semangat dan kemauan yang tinggi.

“Generasi muda dengan semangat dan kemauannya yang tinggi diyakini dapat hidup mandiri, bahkan mampu membantu negara dalam menciptakan lapangan pekerjaan,” ujar Masud.

Pelatihan yang digagas Yayasan Wasiat Tabah Jakarta itu menyasar anak-anak muda yang akan maupun yang sudah memulai atau merintis bisnis. Ketua Umum IKBAL TABAH, Moh. Nur Huda mengatakan, pihaknya ingin kegiatan ini melahirkan wirausahawan muda yang mampu menciptakan dan mengembangkan peluang usaha.

“Diharapkan anak-anak muda dapat menjawab tantangan revolusi industri 4.0 dengan semangat berkarya dan berinovasi,” tutur Huda yang juga menjabat Pembina Wasiat Jakarta saat membuka acara tersebut.

Sementara itu, Ketua Yayasan Wasiat Tabah Jakarta, Ahmad Nidhomuddin mengungkapkan, pelatihan selama tiga hari (23-25 Desember) tersebut menghadirkan banyak narasumber handal di bidang kewirausahaan. Mereka, sebutnya, adalah pelaku usaha yang dinilai sukses berwirausaha.

Sejumlah narasumber yang hadir antara lain, mentor dan motivator muda, Abay; pengusaha muda pendiri Soto Cak Bukhin yang juga pengurus DPP JAPNAS (Jaringan Pengusaha Nasional), Masbukhin Pradana; pakar internet marketing Dimas Gema Prayoga, serta perwakilan Dinas Koperasi dan UMKM Kota Tangerang Selatan.

“Tak hanya narasumber yang berkompeten saja, tapi kita juga memberikan informasi akses pendanaan bagi wirausahawan yang ada di instansi pemerintahan maupun swasta,” tukas Nidhom.

Untuk diketahui, Yayasan Wasiat Tabah Jakarta adalah lembaga nirlaba di bidang kajian dan pengembangan kepemudaan. Kegiatan yang dilakukan seperti diskusi rutin, penelitian, pelatihan kepemimpinan pemuda, pengembangan kewirausahaan, serta kegiatan keagamaan. (fi)

 

Continue Reading

Ekonomi

Standarisasi Baru Sistem Antrean Bus Diterapkan AP 2

Published

on

Pengunjung tengah menunggu bus di Terminal 2, Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Kota Tangerang, Rabu (19/12/2018).

TANGERANG,  MO – PT Angkasa Pura II (Perseroan) mulai melakukan standarisasi sistem antrean bus dengan pilot project di shelter Bus Terminal 2, Bandara Internasional Soekarno-Hatta sejak Kamis (20/12/2018).

Sistem tersebut dimaksudkan agar penumpang semakin dimudahkan, serta tertib dan dapat memperoleh informasi secara valid terkait dengan rute, waktu dan tarif.

Pada sistem antrean yang baru ini terdapat vending machinePublic Information Display System (PIDS) serta pintu otomatis (autogate) untuk masuk ke dalam area pemberangkatan.  Sehingga kenyamanan dan kepastian waktu boarding lebih terjamin.

Ada pun alurnya, penumpang wajib memesan rute atau bertransaksi dengan menggunakan vending machine.

Setelah penumpang mendapat kode QR, selanjutnya membayar tiket sesuai tarif yang terdapat pada kode QR.

Kemudian untuk masuk ke dalam area pemberangkatan bus, penumpang dapat melakukan pindai kode QR sebelum naik bus melalui autogate.  Pemasangan autogate dimaksudkan agar lajur pada shelter bus dalam kondisi steril.

PIDS layaknya FIDS diklaim mampu menginformasikan dengan jelas rute, nama armada bus, serta kepastian waktu tiba dan berangkat.

“Komitmen kami bertujuan agar pelanggan semakin tertib, mudah dan nyaman dalam memperoleh tiket. Dan, yang terpenting muncul kepastian waktu yang akan membuat penumpang tidak khawatir,” terang Febri Toga Simatupang, Senior Manager Of Communication and Legal, Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Rabu (19/12/2018).

Selain itu, kata Febri, dengan sistem ini manajemen PT Angkasa Pura II dapat langsung berkoordinasi dengan pihak penyedia bus jika kondisi pergerakan penumpang mengalami lonjakan.

“Sehingga tingkat demand akan kebutuhan bus dapat diketahui sesuai dengan kondisi saat itu,” tuturnya.

Untuk diketahui pengembangan sistem antrean ini juga dimaksudkan agar bus yang berada di bandara dapat terlebih dahulu berada di pengendapan. Dengan sistem ini shelter bus dapat membaca koordinat bus saat di pengendapan dan memberikan informasi yang valid pada PIDS.

“Meski begitu sistem ini akan terus dikembangkan. Karena nantinya akan diterapkan di Terminal 1 dan Terminal 3,” terang Febri. (fi)

Continue Reading

Trending