Connect with us

general

20 OKP Rekomendasikan KNPI Dipimpin Kader Muda

Published

on

Dua OKP dukung DPD KNPI Kota Tangerang dipimpin tokoh muda berusia di bawah 30 tahun.

Tokoh Muda Berusia di Bawah 30 Tahun Disebut Sesuai Amanat UU dan Perda

KOTA TANGERANG, MO – Sebanyak 20 organisasi kepemudaan (OKP) sepakat merekomendasikan Dewan Pimpinam Daerah (DPD) Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kota Tangerang dipimpin oleh tokoh muda berkualitas dibawah usia 30 tahun. Dua di antaranya menyebut rekomendasi itu sesuai Amanat Undang-undang (UU) dan Peraturan Daerah (Perda).

Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) dan Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Kota Tangerang sependapat terkait rekomendasi yang dinilai sesuai Amanat UU serta Perda tersebut.

Ketua IPNU Kota Tangerang, Firdaus mengatakan, pendapat pihaknya merujuk pada Amanat Undang-undang (UU) Nomor 40/2009 tentang Kepemudaan. Amanat yang tersurat dalam Bab I, Pasal 1 itu menyebutkan, pemuda adalah warga negara Indonesia yang memasuki periode penting pertumbuhan dan perkembangan yang berusia 16 sampai 30 tahun.

“Kami dari KBNU khususnya IPNU sangat mendorong calon Ketua KNPI yang memang menjadi representatif dari pemuda sesuai dengan Undang Undang Kepemudaan. Musda (Musyawarah Daerah) menjadi ajang kontestasi untuk menentukan kepemimpinan selanjutnya. Kami berharap tidak ada intervensi dari pihak manapun apalagi pemerintah,” tegasnya, Rabu (8/8/2018).

Firdaus berharap pada Musda KNPI yang akan digelar 31 Agustus 2018 mendatang muncul kader potensial dari kalangan pemuda yang sesuai dengan UU dan Perda. Dia menambahkan, upaya pembangunan oleh pemuda membutuhkan wadah penyaluran. Salah satu wadah, sebut dia, adalah KNPI.

“Maka mari kita kembalikan KNPI Kota Tangerang kepada khittah-nya yaitu pemuda. Kami sebagai organisasi kepemudaan tetap berpegang pada payung hukumnya organisasi kepemudaan dan akan mendukung calon yang memang masuk pada kriteria UU tersebut,” ungkap Firdaus.

Berdasarkan peraturan KNPI, calon ketua berumur di atas 30 tahun memang diperbolehkan. Namun Firdaus menegaskan, IPNU hanya merekomendasikan yang sesuai UU dan Perda.

Senada, Ketua DPC GMNI Kota Tangerang, Kamaludin Reynaldi menyebutkan, Amanat UU tadi dikuatkan Peraturan Daerah (Perda) Kota Tangerang Nomor 9/2016 Tentang Kepemudaan.

Jelang Musda KNPI yang akan diselenggarakan pada 31 Agustus, Kamaludin mengenaskan, pihaknya bakal ikut menyukseskan dan mengawal dengan serius. Menurutnya Musda ini adalah moment yang sakral bagi KNPI. Momen itu, sebut Kamaludin, merupakan regenerasi kepemimpinan pemuda di Kota Tangerang.

“KNPI merupakan wadah bagi para pemuda negeri ini dan sudah tentu dengan jelas tonggak kepemimpinan KNPI esok haruslah diprakarsai oleh para kaum muda. Pemuda dalam konteks ini haruslah mengacu pada Undang-Undang, dalam hal ini adalah UU nomor 40 tahun 2009 ditambah lagi dengan Perda Kota Tangerang 9/2016 tentang kepemudaan yang semakin memperkuat dan memperjelas mengenai pemuda,” beber Kamal.

Kamal juga berharap, Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Kota Tangerang ikut andil mengawasi jalannya Musda KNPI ini. Lebih lanjut, pihaknya meminta sejumlah pihak yang terlibat mematuhi serta menegakkan UU dan Perda Kepemudaan yang ada dalan prosesi Musda KNPI ini nanti.

CANDRA IRAWAN

Opini

Yang Muda Siap Menerima Estafet Kepemimpinan

Published

on

Oleh Rano Nursalam

TANGERANG, MO – Kaum muda sebagai generasi penerus bangsa mesti siap dengan segenap jiwa dan raga menghadapi berbagai tantangan. Kaum muda sekarang tidak sedikit yang menempuh pendidikan sampai jenjang sarjana.

Bahkan tidak sedikit pula yang mengenyam pendidikan sampai keluar negeri. Mereka merasa hal yang diperbuat belum cukup sampai di situ saja.

Mereka siap mengemban tugas dan kewajibannya untuk memegang estafet kepimpinan saat ini. Penafsiran pola pikir kaum muda sudah terbuka untuk melakukan pengabdian kepada negeri ini.

Bagaimana mungkin negeri ini akan makmur, akan maju, dan sejahtera jika para pemudanya tak diberi kesempatan dalam mengemban estafet kepemimpinan dan bagaimana jadinya nasib bangsa kita, kaum muda harus geram dengan nasib sesamanya, melihat persoalan sosial yang terjadi tak ada ketidakadilan terhadap sesama. Hati, fikir, dan jiwa marilah dibuka seluas-luasnya agar terlihat betapa negeri ini membutuhkan kita para generasi muda yang tangguh dan penuh semangat dalam memperbaiki bangsa.

Negara bukan hanya berpangku pada pemimpin saat ini saja tapi juga terhadap generasi mudanya. Bahkan justru kitalah yang akan melanjutkan dan memegang estafet perjuangan kepemimpinan, para pemerintahan yang ada sekarang dahulu juga berasal dari para pemuda. Mereka juga adalah para pemuda di masa lampau, pemuda di masa dahulu yang juga dengan gigih menghadapi perihal sosial bangsa dan negara.

Namun sekarang pertanyaannya adalah apakah generasi pemuda di masa lampau akan terus menjadi seorang pemuda hingga saat ini?

Jawabannya adalah tidak! Mereka akan menjadi generasi tua dan harus ada generasi selanjutnya yang menggantikan mereka.

Lantas apakah generasi muda saat ini mampu meneruskan perjuangan generasi tua di masa saat ini serta bisa menjadi para pemimpin yang bisa diharapkan?

Jawabannya adalah ya. Kaum muda saat ini bisa dipercaya dalam mengemban estafet kepimpinan dan dapat diharapkan sebagai pemimpin yang amanah dan dapat menemukan berbagai wacana dalam menyelesaikan permasalahan sosial. (fi)

Penulis adalah Ketua Umum ITMI Priode 2017-2018, Mahasiswa Universitas Pramita Indonesia

Continue Reading

general

Felix Ajak Warga Ramaikan Malam Puncak Festival Visual 2018

Published

on

Pamflet Malam Puncak Penganugerahan Gestival Visual 2018 Kota Tangerang, Senin (3/12/2018).

TANGERANG, MO – Malam puncak penganugerahan Festival Visual 2018 akan segera digelar dalam hitungan jam. Malam puncak yang recananya akan dimulai besok, Senin (3/12/2018), pukul 19.00 WIB di Plaza Puspem Kota Tangerang.

Kepala Bagian Humas, Felix Mulyawan mengatakan, masih ada lomba yang akan digelar pada Hari H yaitu mural. Mural memang diadakan terpisah lantaran proses penilaiannya tak memakan waktu cukup lama dan berkonsep pertunjukan langsung.

“Panitia menyiapkan lomba mural untuk sekitar 10 peserta. Mereka akan mulai membuat karya mural dengan tema Festival Visual Kota Tangerang 2018 “Tangerang Terus Terang”. Perlombaan dimulai pukul 13.00 WIB hingga 17.00 WIB dengan juri Seniman Kota Tangerang Mukahfi Miing Solihin,” jelas Felix, Minggu (2/12/2018)

Disinggung terkait karya dari kategori yang lainnya, Felix dan tim panitia Festival Visual 2018 sudah mengantongi nama-nama yang masuk nominasi dan menjadi juara.

“Sebelumnya, juri juga sudah memilih karya foto, film, dan vidgram yang dikirim ratusan peserta selama bulan Oktober hingga November 2018. Foto-foto terbaik dipamerkan di area Gala Dinner SAIK 2018. Sementara karya vidgram dam film akan diputar saat malam anugerah,” paparnya.

Tak hanya mural yang akan dilombakan pada hari H, tapi juga ada Lomba Foto Selfie bertemakan SAIK dan Fesvikotang 2018 yang akan diumumkan melalui instagram.

“Akan ada hadiah juga untuk Lomba Foto Selfie, foto dengan gaya terkeren jasaaa boleh di foto booth yang sudah disediakan atau bebas cari lokasi yang asyik buat background,” ujar Felix.

Felix berharap kompetisi ini memberi kesempatan kepada penggiat visual di Kota Tangerang untuk menampilkan karya terbaik secara jujur dan apa adanya.

“Setiap tahun, peserta workshop dan lomba bertambah. Hal ini menunjukkan tingginya minat masyarakat terhadap pemanfaatan teknologi komunikasi. Untuk itu sportifitas harus dijunjung tinggi,” tambahnya.

Terakhir, Felix mengajak kepada para peserta yang sudah mengirimkan karyanya untuk datang dan meramaikan malam puncak Festival Visual 2018.

“Jangan lupa datang. Besok jam 7 malam di Plaza Puspem Kota Tangerang. Salam Visual,” tukasnya. (fi)

Continue Reading

general

Festival Pertunjukan Rakyat Pukau Warga Tangerang

Published

on

Sejumlah pengisi acara menghibur pengunjung acara Sinergi Aksi Informasi dan Komunikasi (SIAK) 2018 hingga Minggu (2/11/2018) malam di Lapangan Ahmad Yani, Tangerang.

TANGERANG, MO – Sejumlah penampilan seni mengisi rangkaian acara Sinergi Aksi Informasi dan Komunikasi (SIAK) 2018 hingga Minggu (2/12/2018) malam di Lapangan Ahmad Yani, Tangerang.

Festival Pertunjukan Rakyat Tingkat Nasional menambah kemeriahan acara yang digagas Kementrian Komunikasi dan Informasi (Kemenkominfo) tersebut. Pertunjukan ini menampilkan berbagai kesenian dari seluruh penjuru Indonesia mulai dari Sabang sampai Merauke.

Direktur Jenderal Informasi dan Komunikasi (IKP), Niken Widiastuti membuka langsung Festival tersebut. Dia mengungkapkan, sejumlah seni pertunjukan yang ditampilkan bermaksud mengajak masyarakat Indonesia mengenali lebih dalam kesenian lokal.

“Yang perlu kita ketahui bahwa Indonesia ini kaya akan budaya. Dan yang paling penting baik peserta maupun pengunjung yang datang dapat saling tegur sapa walau berbeda bahasa,” tambah Niken.

Niken juga berpesan, seni pertunjukan rakyat bukan hanya tontonan tetapi juga tuntunan yaitu menyampaikan informasi dan nasehat yang terdapat dalam cerita.

“Provokasi, fitnah, berita yang tidak ada sumbernya tidak patut kita share,” pesan Niken.

Sementara itu, pertunjukan rakyat yang dimulai pukul 19.00 WIB sudah dipadati warga sejak sore hari. Seperti salah satu warga asal Sangiang yang bernama Viky. Ia mengetahui acara festival ini melalui akun media sosial Humas Pemkot Tangerang.

“Penasaran makanya langsung meluncur kesini,” ujar Viky.

“Semoga makin banyak lagi acara kayak gini, biar mengedukasi masyarakat khususnya Kota Tangerang,” harapnya.

Acara pembukaan Festival Pertunjukan Rakyat dimulai dengan tampilan Seni Tradisi Tari Rapa’i Geleng dari Aceh. Kemudian dilanjutkan dengan Lomba Pertunjukan Rakyat dari Jawa Timur, Jawa Tengah, Sumatera Barat, Bangka Belitung, dan terakhir Sulawesi Barat. Festival Pertunjukan Rakyat ini akan dilanjutkan esok hari sampai dengan pengumuman pemenang pada Anugerah Media Humas di tanggal 4 Desember 2018. (fi)

Continue Reading

Trending