11 Kecamatan di Tangerang Dilanda Kekeringan

0
239

KAB. TANGERANG,MO – Kemarau panjang yang diprediksi hingga Agustus mengakibatkan kekeringan yang melanda wilayah Kabupaten Tangerang saat ini berdampak pada krisis air bersih terhadap ribuan warga desa di 11 kecamatan yang terdampak.

11 kecamatan diantaranya Kecamatan Tigaraksa, Legok, Curug, Jambe, Panongan, Jayanti, Teluknaga, Kosambi, Kronjo, Sindang Jaya dan Mauk.

Pemerintah Kabupaten Tangerang pun terus berupaya menditribusikan air bersih dibeberapa desa dan kelurahan diwilayah kecamatan yang terdampak kekurangan air bersih, sudah puluhan tangki air bersih diditribusikan ke masyarakat.

Sekretaris Daerah Kabupaten Tangerang Moch. Maesyal Rasyid langsung siap siaga mengawal pendistribusian air bersih diKelurahan Tigaraksa, Kecamatan Tigaraksa, tepatnya di Perumahan Sudirman Indah.

“Kami siap membantu masyarakat yang kekeringan membutuhan air bersih, permintaan terus berdatangan dari masyarakat,” ungkap Sekda.

Kekeringan yang melanda dibebrapa wilayah kecamatan sekarang sudah 11 kecamatan yang telah terdampak, mulai dari utara Kabupaten Tangerang hingga ke wilayah tengah di Tigaraksa.

Pada musim kemarau tahun ini Pemerintah Kabupaten Tangerang melalui BPBD dan PDAM TKR kebanjiran permintaan air bersih, mulai dari pelosok utara kabupaten tangerang hingga wilayah perumahan yang terdampak kekurangan air bersih.

Direktur Utama PDAM Rusdi Mahmud menambahkan hari ini kita mendistribusikan air bersih ke perumahan sudirman indah, bila tidak ada halangan kita akan masuk tiga kecamatan untuk Air PDAM yaitu Solear, Cisoka dan Tigaraksa.

“Isyaallah akhir tahun ini sudah teraliri Air dari PDAM, untuk warga Solear, Cisoka dan Tigaraksa dari Instalasi Solear,” ungkapnya.

Proses pemasangan pipa sudah selesai 90 persen, lanjut Rusdi, tinggal kita sosialisasi saja kemasyarakat dan mengaliri kesetiap pelanggan kita nantinya.

“Kita upayakan secepatnya sosialisasi, kedepannya 10 ribu pelanggan kita layani di tiga kecamatan agar terpenihinya air bersih diwilayah itu,” tegasnya.

Warga Sudirman Indah blok H, Ibu Hana (43)warga Sudirman Indah telah lama terdampak kekeringan, mulai dari dua bulan yang lalu sumur-sumur bor air tidak keluar, malahan kami membuat sumur bor air sedalam 70 hingga 100 meter tidak keluar air.

“Terimakasih kepada pak Bupati yang mengirim air bersih, sumur kami sudah kering jika hujan kita menampung air hujan,” pungkas warga Sudirman Indah belum lama ini. (darma)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here